Ditemukan TKA Ilegal di Riau, Indikasi Pemerintah Lemah

25 Januari 2017 - 10.22 WIB > Dibaca 917 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - Puluhan tenaga kerja asing (TKA) yang ada di Riau, khususnya Kota Pekanbaru sangat meresahkan bagi warga. Pasalnya TKA ini di samping tidak mengantongi surat izin dan mereka  juga sering berkeliaran malam-malam. Seharusnya TKA yang bekerja di Pekanbaru wajib memiliki Surat Keterangan Tempat Tingga Orang Asing (SKTTOA) dan Kartu Izin Tinggal Orang Asing (KITOA). Jika TKA tersebut tidak bisa menunjukkan administrasi kependudukan ini, maka TKA tersebut dianggap ilegal dan sudah melanggar Perda.

Kita harus mengetahui kalau surat keterangan tepat tinggal orang asing dan kartu izin tinggal orang asing itu dikeluarkan oleh Disdukcapil. Ini wajib dimiliki oleh TKA karena sudah diatur dalam Perda Penyelanggaran Administrasi Kependudukan Nomor 5 tahun 2008, tapi apakah mereka para TKA tersebut memilikinya atau tidak?

Menarik memang kalau kita membaca Riau Pos mengangkat mengenai TKA yang ada di Riau potensi TKA bermasalah dan bisa bertambah, oleh karena itu kita meminta kepada Pemerintah Provisni Riau dan Pemko Pekanbaru harus tegas dengan hal ini, jangan sampai TKA yang ada di Pekanbaru, Kota Bertuah, ini menjadi mendominasi pula, di tengah sulitnya mencari kerja.

Kita melihat dalam hal ini pemerintah sama sekali tidak tegas dan terkesan seperti kucing-kucingan mengatasi persolan TKA ini. Dinas terkait juga kita nilai lamban mengatasi persoalan masuknya TKA ke Riau ini.

Menurutnya, naker yang bekerja di Pekanbaru tercatat dari berbagai kewarganegaraan. Seperti Cina, Australia, Filipina, Singapura, Banglades, Prancis, Amerika, dan Inggris. Banyaknya tenaga asing di Pekanbaru ini sama sekali membuat keresahan.

Kita ketahui sebanyak 35 orang warga negara Cina diamankan Disnaker Riau, Selasa (17/1/2016) dari proyek nasional PLTU Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Mereka langsung digiring ke Kantor Imigrasi Pekanbaru. Seluruhnya diamankan saat bekerja sebagai tenaga kerja asing di proyek PLTU tersebut, walaupun akhirnya PLN mengklarifikasi status mereka.

Menariknya, mereka tidak mengantongi visa kerja. Nah tentu hal ini kita pertanyakan ada apa ini sehingga para TKA yang tidak mengantongi dokumen perizinan yang kuat kok bisa lolos masuk dan bebas bekerja di Pekanbaru ini? Ini ke depan harus didudukkan bentuk izin mereka.

Dengan tulisan ini kita sebagai warga Pekanbaru Riau, berharap agar pemerintah baik pemprov maupun pemko serta satker-satker yang terkait dapat tegas untuk mengatasi dan menyelesaikan permaslahan TKA yang ada di Negeri Melayu ini.***

Sarwan Kelana, warga Pekanbaru, Ketum ICMI Muda Kota Pekanbaru.
KOMENTAR
Terbaru
Menteri Keamanan Siber Jepang Ternyata Tak Mengerti Komputer
Dua Kecamatan  Masih Terendam

Jumat, 16 November 2018 - 17:30 WIB

Lutut Istri  Disenggol, Nelayan Bacok Tetangga

Jumat, 16 November 2018 - 17:00 WIB

Miliki 30 Kg Ganja, Petani Ditangkap

Jumat, 16 November 2018 - 16:15 WIB

BRK Ikut MoU e-Samsat Nasional

Jumat, 16 November 2018 - 16:00 WIB

Follow Us