Safira Malia Hayati

Harapan untuk Kampar

14 Februari 2017 - 10.04 WIB > Dibaca 1093 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - Di Kabupaten Kampar sedang hangat dengan akan  berlangsungnya  perhelatan pemilihan  kepala  daerah yang  dikanal dengan Pilkada, di mana akan dilaksanakan, besok, 15 Februari 2017 secara serentak. Masyarakat pun juga tampaknya memiliki antusias yang tinggi terhadap Pilkada kali ini. Semua kecamatan di Kabupaten Kampar ini digelar kampanye dari pasangan-pasangan calon bupati. Pasangan-pasangan calon bupati ini langsung terjun ke lapangan memberikan  gagasan  untuk  kemajuan Kampar ke depan. Patut diberikan apresiasi terhadap setiap pasangan karena melakukan persaingan yang sehat tanpa adanya perseteruan antara pasangan satu dengan yang lainnya.  

Oleh karena karena itu, melalui surat pembaca ini saya sangat mengharapkan kepada pasangan calon (paslon) bupati yang terpilih nanti, bahwa kedekatakan bupati dengan rakyat jangan berhenti sampai di sini saja. Selain itu visi dan misi yang telah di-planning-kan itu hendaknya diaplikasikan setelah duduk menjadi seorang bupati nantinya.

Kita lihat masih banyak keluhan masyarakat berupa pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan yang masih belum terselesaikan pada pemerintahan sebelumnya. Hendaknya ini mejadi perhatian penting bagi pemerintahan terutama sekali masalah pendidikan bagi masyarakat, seperti sarana dan prasarana yang belum mencukupi pada beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Kampar. Kemudian yang menjadi perhatian kita bersama Masjid Islamic Bangkinang yang kurang mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Karena bangunan masjid ini sudah banyak yang rusak dan harus diganti. Kondisi yang cukup memprihatinkan bagi kita semua, masjid yang besar dan megah ini tidak dibangun kembali padahal masjid ini salah satu aset ibadah dari Kabupaten Kampar. Yakni tempat kegiatan majelis taklim, belajar, dan tempat mencetak para hafiz-hafizah, namun tidak mendapat perhatian dari pemerintah.

Saya salah satu masyarakat Kampar yang mewakili juga berharap akan hal ini terhadap bupati dan wakil bupati yang telah terpilih nanti, hendaknya dana APBD juga diarahkan kepada masjid serta sarana pendidikan yang layak pada beberapa desa yang ada di Kabupaten Kampar. Perlu diingat kemajuan Kampar akan bisa dipercepat jika pemimpinnya menggunakan dan megatur dana APBD tersebut kepada yang bermanfaat.

Dan juga saya berharap kepada pemerintahan yang akan datang untuk lebih memperhatikan potensi-potensi dari mahasiswa-mahasiswa yang ada di universitas-universitas di Riau ini, karena tidak sedikit dari mahasiswa Kampar yang memiliki potensi yang sangat baik dalam pendidikannya. Hendaknya bagi mahasiswa yang memang benar-benar memiliki potensi lebih ini disekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi bahkan sampai keluar negeri supaya Kampar bisa melahirkan regenerasi yang lebih produktif, inovatif dan kreatif.***

Safira Malia Hayati,
Warga Kampar, anggota Komunitas Pena Kelana Indonesia.
KOMENTAR
Follow Us