Danrem Edy, Karhutla dan Pilgubri

26 Agustus 2017 - 11.56 WIB > Dibaca 444 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - SELAMAT untuk Brigjen Edy Aprizal Natar Nasution SP yang resmi menjabat Danrem 031/Wirabima sejak Kamis (24/8). Sebagai anak yang lahir dan besar di Riau, tentu banyak harapan yang disandangkan kepadanya. Keberadaan TNI begitu vital dalam menjaga keutuhan NKRI, mencegah dari berbagai ancaman kejahatan dalam dan luar negeri, termasuk dalam pencegahan karhutla.

Soal karhutla ini, peran TNI dalam kurun 3 tahun terakhir diakui cukup signifikan. Dan di tahun-tahun ini pulalah TNI mendapat pekerjaan tambahan dari Presiden RI langsung untuk ikut aktif mengatasi karhutla. Bahkan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai Presiden Joko Widodo mengancam copot jabatan petinggi TNI jika tak mampu mengatasi karhutla. Maka tak heran Dansatgas Karhutla Riau dilekatkan langsung kepada Danrem 031/Wirabima.

Gerak TNI dirasa cukup efektif mengatasi dan mencegah Karhutla. Rantai komando yang kuat mampu menggerakkan personel TNI untuk menjangkau titik-titik api yang selama ini tak mungkin terjangkau. Slogan pantang pulang sebelum padam yang dimiliki personel pemadam kebakaran, di tahun-tahun karhutla menggelora, dipinjam pakai oleh TNI. Dan itu bukan hanya omongan.

Kini Riau relatif aman dari bencana kabut asap. Hampir dua tahun ini karhutla dapat dicegah meluas. Tampak api langsung kejar dan padamkan. Satgas Karhutla yang beranggotakan seluruh unsur, bergerak sesuai tupoksi yang sudah diberikan ke masing-masing.

Pencegahan karhutla sudah tersistem. Dansatgas tinggal menjaga sistem ini berjalan sebagaimana mestinya. Ada beban lagi yang mesti diseriuskan. Menjaga wilayah perbatasan Riau dari segala kejahatan. Riau memiliki perairan yang luas dan strategis perbatasan negara tetangga. Ancaman kejahatan sewaktu-waktu bisa terjadi. Kejahatan luar biasa peredaran narkoba misalnya. Maka sudah selayaknya TNI ikut terlibat aktif mencegah dan menangkap. Karena para mafia terus berupaya memasukkan barang haram itu setiap waktu di perbatasan.

Terakhir, karena strategisnya peran TNI saat ini, maka wajar posisi Danrem 031/Wirabima begitu penting. Siapa penggantinya akan diapresiasi. Apalagi sekarang dijabat putra Riau. Brigjen Edy akan lebih bersinar. Karena menjaga kampung sendiri. Harapan besar dilekatkan kepadanya. Setelah diapresiasi dan dikenal luas, akan dilirik oleh kepentingan politik. Dan isu sudah beredar luas. Beliau akan maju bertarung di Pemilihan Gubernur Riau. Kabarnya sebagai wakil. Jika iya, itu adalah hak politiknya. Tapi tugas pertama Brigjen Edy harus menunjukkan kepiawaiannya sebagai Danrem dalam tiga bulan ini. Sebelum benar-benar memutuskan maju di jalur politik.***
KOMENTAR
Terbaru
Gali Informasi Kantibmas, Kapolres Gelar Silaturahmi

Kamis, 22 November 2018 - 17:30 WIB

Sekda Hadiri Paripurna Pengesahan KUA-PPAS

Kamis, 22 November 2018 - 17:00 WIB

Ratusan Guru Upgrade Pengetahuan tentang Generasi Z

Kamis, 22 November 2018 - 16:30 WIB

Bupati Minta Imigrasi Tingkatkan Pengawasan Orang Asing

Kamis, 22 November 2018 - 16:00 WIB

Grand Ballroom Novotel Bisa Tampung 2 Ribu Tamu

Kamis, 22 November 2018 - 15:37 WIB

Follow Us