Depan >> Opini >> Opini >>

oleh BAGUS SANTOSO

Selamat Datang Calon Pemimpin Riau

25 September 2017 - 11.55 WIB > Dibaca 827 kali | Komentar
 

RIAUPOS.CO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu (14/6) telah meluncurkan jadwal resmi tahapan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Hal tersebut sebagai tahapan resmi setelah KPU akhirnya menetapkan pemungutan suara Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah yang akan digelar Rabu tanggal 27 Juni.

Pilkada Serentak 2018 akan menjadi pilkada serentak gelombang ketiga yang memilih kepala daerah di 17 provinsi serta 154 kabupaten dan kota. Sebelumnya, pada 2017 sudah berlangsung pemilihan di 101 daerah dan pada 2015 berlangsung di 269 daerah.

Di tingkat kabupaten/kota se-Riau telah terpilih 2 pasang wali kota-wakil wali kota (Pekanbaru dan Dumai) plus  9 pasang bupati-wakil bupati (Bengkalis, Meranti, Rohil, Rohul, Kampar, Kuansing, Pelalawan, Inhu dan Siak).

Pilkada Gubernur Riau masuk pada gelombang ketiga bersama dengan satu Kabupaten Indragiri Hilir. Menariknya pemilihan Gubernur  Riau masuk bersama 3 provinsi yang dikenal sebagai zona ‘’super panas’’ yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada sudah menyebutkan pelaksanaan pilkada tahun 2018 digelar pada Juni.

Menjadi catatan bersama, bahwa pekan terakhir bulan tersebut merupakan momentum bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2018/ 1439 H. Mengingat tanggal 27 Juni 2018 berdasarkan hitungan hanya jeda waktu sekitar 12 hari dari Idul Fitri.

Sementara sudah menjadi rahasia bersama, jika melihat dari data, tingkat partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilu maupun pilkada masyarakat yang mencoblos ke TPS cenderung turun alias rendah . Maka KPU meski mencari formula agar tingkat partisipasi pemilih lebih tinggi.

Secara umum, tidak ada perbedaan tahapan pilkada yang akan dimulai delapan bulan sebelum hari penghitungan suara. Dalam PKPU Nomor 1 Tahun 2017, Pasal 4 disebutkan tahapan pemilihan terdiri atas tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan.

Tahapan penyelenggaraan akan dilaksanakan pada September, setelah penerimaan DAK2 pada 31 Juli 2017. Pada lampiran PKPU Nomor 1 Tahun 2017 juga disebutkan, kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dimulai sejak 14 Juni 2017. Sedangkan pembentukan PPK dan PPS akan dimulai 12 Oktober 2017.

Sedangkan masa kampanye akan dimulai pada 15 Februari 2018 dan masa tenang serta pembersihan alat peraga akan dimulai pada 24 Juni 2018.

Selanjutnya, pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 sendiri akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Sedangkan rekapitulasi akan dilaksanakan pada 28 Juni 2018. Pantas saja terhitung sebulan terakir, bakal calon Gubernur- Wakil Gubernur Riau begitu hingar bingar memperkenalkan diri serta saling klaim telah mendapat dukungan partai politik (parpol).

Harris-Yopi Arianto adalah Bupati Pelalawan dan Bupati Inhu. Berdua kompak dan yang pertama kali menyatakan maju sebagai pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau. Kita tunggu keberanian pasangan lainnya, sebut  saja Achmad, Lukman Edy, Nurzahedi (Edy Tanjung), Syamsuar, Firdaus, Arsyadjuliandi Rachman, Irwan Nasir dan nama- nama lainya.

Jika kita simak dari pemberitaan dan pernyataan di media, masing- masing kandidat merasa lebih unggul dengan merujuk lembaga survei masing- masing.  Selamat datang para calon pemimpin Riau-calon pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Riau.***
KOMENTAR
Terbaru
Kakek 60 Tahun Nikah dengan Remaja Cantik Pakai Mahar Rp300 Ribu Saja
Yang Dielus Gubernur Ganjar Pranowo Ini Bukan Hamil Biasa
Angin Reshuffle Kabinet Berhembus Lagi

Jumat, 24 November 2017 - 00:28 WIB

Pemerintah Bangun Ribuan Rumah Seharga Rp90 Juta, Silakan Pakai
Tahu Ga..., Setya Novanto Itu Pernah Jadi Sopir

Jumat, 24 November 2017 - 00:02 WIB

Follow Us