Jembatan Siak III Diresmikan
Minggu, 04 Desember 2011 - 08:34 WIB > Dibaca 2463 kali Print | Komentar
Jembatan Siak III Diresmikan
Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP didampingi Penjabat Wali Kota Pekanbaru Drs H Syamsurizal dan Muspida di sela-sela peresmian jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah, Sabtu (3/12/2011). Usai diresmikan warga langsung berkumpul di atas jembatan. (Foto: CF2/RIAU POS)
Berita Terkait





PEKANBARU (RP) - Gubernur Riau Rusli Zainal, Sabtu (3/12) meresmikan jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah yang sebelumnya dikenal dengan nama Siak III. Peresmian jembatan baru ini merupakan kado istimewa bagi Gubri, karena tepat pada hari itu hari jadi Gubri ke-54.

Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan umur menjadi saksi peresmian sarana infrastruktur jembatan yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi  kemacetan di Jalan Yos Sudarso Rumbai.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Riau yang didampingi Wakil Ketua DPRD Riau Armailis, Penjabat Wali Kota Pekanbaru Drs H Syamsurizal dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Riau SF Hariyanto. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Azaly Johan, budayawan Tennas Effendi, pejabat di lingkungan Pemprov Riau dan Kota Pekanbaru serta ribuan masyarakat yang terlihat memadati lokasi peresmian sejak pukuk 09.00 WIB.

Gubri menilai pembangunan jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah merupakan salah satu wujud kongkrit komitmen Pemprov Riau dalam pengembangan infrastruktur. ‘’Infrastruktur menjadi bagian yang sangat penting dalam menunjang berbagai aspek kehidupan. Dengan jembatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan masyarakat dalam memperoleh akses transportasi,’’ paparnya.

Dia menambahkan, dari beberapa tahun terakhir program pembangunan jembatan telah dilakukan di beberapa daerah. Seperti Jembatan Perawang di Siak dan juga Jembatan Teluk Masjid dan sejumlah jembatan di Indragiri Hilir, Kuansing.

Tidak hanya itu, Komitmen lain dalam pengembangan infrastruktur diwujudkan dengan pengembangan dan pemeliharaan jalan sepanjang 600 kilometer yang menghubungkan sejumlah daerah. Selain itu pembangunan fly over dan Tol Pekanbaru-Dumai menjadi skala prioritas di tahun mendatang. Gubri mengharapkan peresmian jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah dapat menjadi motivasi dalam pengembangan daerah. Untuk itu, Gubri berharap pemeliharaan jembatan dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat dan seluruh stakeholders.

Ketua LAM Riau, Azaly Johan di sela-sela kegiatan peresmian mengatakan jembatan memiliki nilai penting dalam mendukung aktivitas masyarakat. Untuk itu, pihaknya sangat memberikan apresiasi kepada Gubri dan instansi terkait yang telah merealisasikan akses transportasi tersebut.

Sedangkan untuk pilihan nama menurutnya nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah merupakan nama yang tepat. Pasalnya tokoh tersebut merupakan figur yang telah berhasil mengembankan perdagangan di Kota Pekanbaru.

‘’Dahulu sewaktu Kota Pekanbaru masih bernama Senapelan dikenal tokoh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah yang berhasil mengembangan perdagangan. Manfaatnya dapat kita rasakan sampai saat ini,’’ tuturnya.

Sudah Diuji Teknis
Kadis PU SF Hariyanto kepada wartawan mengatakan, jembatan ini sudah diperiksa kelayakannya oleh tim Departemen PU bersama tim Dinas PU Riau. Pemeriksaan dilakukan pada 20 Desember 2011.

Soal masa pemakaian atau ketahanan jembatan, Kadis tidak mempermasalahkan berapa tahunnya. Ia lebih menitikberatkan bagaimana perhatian dan perawatan dilakukan. ‘’Intinya bukan berapa tahunnya tapi tergantung bagaimana perawatan oleh kita,’’ ujar Hariyanto.

Hariyanto juga mengatakan, untuk sementara ini belum ada pembatasan tonase untuk kendaraan yang melintas. Untuk itupun pihaknya tidak akan memasang portal. Tapi yang menjadi perhatian adalah arus lalu lintas agar jangan sampai terjadi kemacetan di jembatan. Oleh karena itu , Hariyanto mengharapkan dinas perhubungan dan Kasatlantas mengatur.

Hariyanto juga menyinggung mengenai perawatan terhadap jembatan yang ada. Sesuai dengan arahan Gubri, lanjutnya, Dinas PU sudah mengajukan surat kepada Menteri PU yang isinya memohon untuk melakukan pengecekan kembali jembatan-jembatan yang memiliki rentang panjang baik di provinsi maupun kabupaten/kota di Riau. Jelas tujuannya untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.

Mengenai Siak IV, Hariyanto berupaya akan menyelesaikan sebelum PON dimulai. Hingga saat ini progress-nya baru mencapai 25 persen. Tapi kalau sudah masuk girder dan lainnya bisa mencapai 40 persen. (rio/zed)
KOMENTAR
Berita Update

PWI Diperkenalkan Cikal Bakal Berdirinya PT RAPP
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:35 wib
Mayat Perempuan  Tanpa Identitas  di Jalan Minas

Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Jalan Minas
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:30 wib

Grasi Susrama Ironis Kemerdekaan Pers
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:28 wib
Hari Ini, Bupati Sambangi Kandis dan Minas

Hari Ini, Bupati Sambangi Kandis dan Minas
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:15 wib
KPU Libatkan Pemuda hingga Pegiat Medsos

KPU Libatkan Pemuda hingga Pegiat Medsos
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:01 wib

Syamsuar Bedah APBD Riau di Gedung BI
Rabu, 23 Januari 2019 - 10:01 wib

Jadi Buruh Batu Bata hingga Jual Gorengan
Rabu, 23 Januari 2019 - 09:53 wib

Dugaan Kartel Maskapai Masuk Tahap Penelitian
Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Dewan Minta Direalisasikan Tahun Ini

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:45 WIB

Masih Kurang Tujuh  Unit Komputer

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:40 WIB

Hasil Audit Belum Keluar, Ranperda PPJ Urung Disahkan
Pengajuan NIP CPNS Serentak

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:30 WIB

Pejabat Diberi Waktu Enam Bulan

Rabu, 23 Januari 2019 - 09:25 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us