Depan >> Kolom >> Chaidir >>

Kuliah di Harvard

Senin, 19 Sep 2011 - 07:33 WIB > Dibaca 1114 kali | Komentar

Berita buruk selalu menjadi baik dan menarik untuk sebuah berita. Tapi ada berita menarik dalam pekan lalu yang menurut saya tidak buruk.

Berita menarik itu, 19 bupati dan wali kota kita bertolak ke Amerika Serikat pada 16 September beberapa hari lalu.

Satu-satunya dari Riau yang ikut dalam rombongan tersebut adalah Bupati Bengkalis, Ir Herliyan Saleh MSc.  

Studi bandingkah mereka? Kali ini bukan. Mereka akan menjalani kuliah singkat di Universitas Harvard, Amerika Serikat, selama sekitar tiga minggu.

Kepala daerah yang terpilih untuk mengikuti pendidikan tersebut yakni Bupati Serdang Bedagai, Samosir, Agam, Bengkalis, Sukabumi, Solok Selatan, Gresik, Malang, Kutai Kartanegara, Sumbawa Barat, Luwu Utara, Mamuju, Poso, Banyuwangi, dan Lampung Selatan.

Kemudian, Wali Kota Kediri, Banjar Baru, Denpasar, dan Ternate. Mereka didampingi Kepala Bappeda masing-masing, sehingga seluruh rombongan berjumlah 38 orang.

Menurut pemberitaan di berbagai media, kepala daerah yang diberangkatkan tersebut  terpilih karena prestasi mereka lulus terbaik selama menjalani kursus kepemimpinan yang dilaksanakan Badan Diklat Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.  

Tentu ada pro-kontra dalam program tersebut, tapi itu biasa. Ada yang  berpendapat, pendidikan singkat seperti itu tak akan efektif.

Seorang bupati misalnya, cukup belajar dari sesama kepala daerah yang lebih maju atau sukses membangun masyarakatnya dengan keberpihakan yang nyata dan membuat banyak terobosan dan inovasi.

Kenapa tidak bertanya saja kepada Wali Kota Solo Joko Widodo? Atau tukar pikiran dengan Wali Kota Tarakan Jusuf Serang Kasim, Bupati Blitar Djarot Saiful Hidayat, Bupati Badung Anak Agung Gde Agung, atau Bupati Gorontalo David Bobihoe, yang merubuhkan pagar rumah dinasnya di Limboto yang dianggap memisahkan dirinya dengan rakyat? Kenapa harus belajar jauh-jauh ke Harvard?

Tapi Harvard University, bukan perguruan tinggi sembarangan. Universitas yang didirikan di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat pada  tahun 1636 ini menurut Academic Rangking of World Universities (ARWU), sebuah lembaga internasional yang berkompeten menyusun rangking universitas terkenal di dunia, Harvard selalu menempati rangking pertama.

Kalangan terpelajar di seluruh penjuru dunia pasti memimpikan untuk kuliah di Harvard University.

Tapi sayang hanya sebagian kecil yang bisa mewujudkan impiannya. Belajar dari kearifan lokal penting, belajar dari kutub peradaban dunia modern juga penting.  

Kuliah di Harvard University, tentulah memberi peluang kepada para bupati dan wali kota kita itu untuk menimba pengalaman, kemampuan, dan tentu saja menambah wawasan dalam tatap muka dengan dosen-dosen terbilang di sana.

Kedalaman ilmu, obyektivitas, kejujuran berpikir, kesederhanaan bersikap, kerendahan hati,  adalah ciri universal intelektual yang telah menjadi tradisi selama beratus tahun.

Dan itu agaknya akan dirasakan aromanya.

Tapi masa tiga pekan, barangkali masa yang terlalu singkat untuk sebuah proses transformasi berpikir dalam diri bupati dan wali kota kita itu.

Namun sekurang-kurangnya, sebagai seorang pemimpin yang berhadapan langsung dengan masyarakat, mereka perlu mulai menyadari, mereka tak boleh berhenti belajar.***  

KOMENTAR
BERITA TERBARU

Wako Minta Pedagang Pindah

13 Desember 2018 - 11:25 WIB

Kondisi JPO Sudirman Memprihatinkan

13 Desember 2018 - 11:21 WIB

Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta

13 Desember 2018 - 11:00 WIB
Univrab Gelar Senastek 2018

Univrab Gelar Senastek 2018

13 Desember 2018 - 10:52 WIB

Jadi Pilot Project Program SKS

13 Desember 2018 - 10:45 WIB

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

13 Desember 2018 - 10:35 WIB

Lima Tiang Reklame Dipotong

13 Desember 2018 - 10:25 WIB
Targetkan Juara Umum Kembali

Targetkan Juara Umum Kembali

13 Desember 2018 - 10:00 WIB
BERITA POPULER

Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak

13 Des 2018 - 09:25 WIB | 125 Klik
Targetkan Juara Umum Kembali

Targetkan Juara Umum Kembali

13 Des 2018 - 10:00 WIB | 118 Klik

Penahanan Diperpanjang 40 Hari

13 Des 2018 - 09:00 WIB | 116 Klik
Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus

13 Des 2018 - 09:29 WIB | 112 Klik

Pemko Harus Proaktif

13 Des 2018 - 09:45 WIB | 99 Klik

Follow Us