Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
Syafril Tamun : Zaini Ismail Agar Dipecat Saja dari PNS
Sabtu, 21 April 2012 - 17:03 WIB > Dibaca 2513 kali Print | Komentar
Berita Terkait





Riau Pos Online-Pergantian Pejabat Eselon tiga dan empat yang dilantik oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wan Syamsir Yus beberapa waktu lalu, masih menuai pro-kontra dan adanya indikasi jual beli jabatan terhadap posisi yang mereka tempati. Banyak pejabat menilai Zaini diduga meminta sejumlah uang untuk posisi baru. Salah satu mengkritisi perpindahan jabatan beberapa waktu lalu itu adalah Syafril Tamun mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Provinsi Riau.

Syafril Tamun mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau mengatakan kepada wartawan, untuk jual beli jabatan itu sudah jelas. Hanya membuktikannya memang susah, karena tidak memakai kwitansi.

"Kalau tidak disogok tak mungkin terjadi penempatan asal-asalan. Banyak yang tidak sesuai dengan bidang keahliannya. Misalnya auditor di Inspektorat ditempatkan di Dinas Sosial. Kemudian orang yang belum pernah menjabat Eselon IV kok bisa langsung ke Eselon III," ujar Syafri.

Syafri menambahkan masih banyak puluhan contoh lainnya. Lagi pula tidak melalui Baperjakat. Kalau Pemprov tidak memberi sanksi kepada Zaini (Kepala BKD) Riau ini mau dibawa kemana lagi Riau ini. Sekarang aja situasi di SKPD sudah kacau balau karena pejabat yang baru dilantik ada yang tidak mengerti tugas barunya. Sedangkan yang lama banyak yang meninggalkan tugas-tugas administratif yang belum tertangani sebelumnya.

"Kalau ditinjau dari aspek belanja daerah, mutasi kemarin sangat merugikan keuangan daerah, karena diperlukan diklat untuk menguasai dan memahani tugas baru. Ini kan tidak efisien. Di Diskominfo sendiri pejabat lama yang saya gantikan sudah punya prestasi bagus untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja Bidang Media Center. Sekarang yang bersangkutan sudah dimutasi ke badan lain," sebut Syafril kecewa.

Tentunya hal ini tidak baik bagi pembinaan dan pengembangan karir PNS ke depan. Saya sebagai pejabat baru yang punya keahlian di bidang irigasi dan rawa (pengairan) tentu sangat tak paham masalah informasi dan komunikasi. ''Bila dilihat dari kepentingan daerah yang ingin meningkatkan SDM khususnya di lembaga pemerintah, maka tindakan Zaini tersebut dapat dikategorikan sebagai penjahat yang harus diberi hukuman yang berat. Misalnya pemecatan sebagai PNS," tegasnya. "Saya tidak akan berhenti berkomentar sampai saya dan teman-teman mendapat keadilan," ujarnya.(azf)

KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR PEKAN LALU
Fadli Zon Heran, Kenapa Jelang Pemilu Jokowi Ketemu PA 212?
Rabu, 25 April 2018 - 21:00 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Rabu, 25 April 2018 - 20:50 wib
PASCAKUNJUNGAN AMIEN RAIS
Simak! Ini Kata Sandi Uno soal Balai Kota DKI Kerap Dijadikan Tempat Berpolitik
Rabu, 25 April 2018 - 20:40 wib
DIKUTIP DARI NOVEL "GHOST FLEET"
Seperti Prabowo, Gatot Sebut 2030 Indonesia Bisa Bubar, Ini Alasannya
Rabu, 25 April 2018 - 20:30 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Kroos: Madrid Harus Juara Liga Champions
Rabu, 25 April 2018 - 20:07 wib
ISU BURSA TRANSFER
Lewandowski dan Kane Dikejar Madrid, Ini Kata Pelatih Muenchen
Rabu, 25 April 2018 - 19:34 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Panggung Lewandowski dan Ronaldo
Rabu, 25 April 2018 - 19:10 wib
CATATAN OLAHRAGA
Mengapa Harus Memaksakan Anis Murzil?
Rabu, 25 April 2018 - 18:21 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Bupati: Jangan Sebatas di Tenggorokan, Alquran Harus Menyentuh Kalbu
Kontraktor Perusak Kantor PUPR Ditangkap

Rabu, 25 April 2018 - 11:53 WIB

Sampaikan Protes Warga ke Pusat, Tolak Waduk Serbaguna Lompatan Harimau
3.737 Paket Sembako Murah Diserbu Warga

Rabu, 25 April 2018 - 11:33 WIB

Keluarga Sultan Malaysia Hadiri Haul Akbar Sultan Siak
Sagang Online
loading...
Follow Us