Tersangka Kasus Islamic Centre Pelalawan Diperiksa
24 April 2012 - 09:29 WIB > Dibaca 1433 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RP)- Bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memeriksa satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Islamic Centre Pelalawan, Senin (23/4). Satu dari enam tersangka tersebut adalah Ir Rahman Saragih, Supervisor Enginer Konsultan Pengawas dari PT Wisatama Arsitek. 

Asisiten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Jacob Hendrik SH MH membenarkan adanya pemeriksaan yang mereka lakukan. Disebutkannya juga bahwa pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan pertama terhadap Ir Rahman Saragih.

‘’Kami periksa dulu sebagai tersangka, nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Dari pemeriksaan kan kami bisa lihat perkembangannya,’’ kata Jacob Hendrik.

Sebelumnya diketahui dari proses penyidikan dugaan korupsi tersebut, Kejati Riau sudah menetapkan enam tersangka yaitu H Amrasul Abdullah ST selaku pejabat pembuat komitmen, H Zakri selaku Direktur PT Langgam Sentosa selaku pengerja proyek dan Ir H Syahril selaku pengguna anggaran atau PA. Ir Tengku Azman MM selaku Kepala sub Dinas (Kasubdin) Cipta Karya pada Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Pelalawan, Ir Rahman Saragih selaku pengawas dari PT Wisatama Arsitek serta satu lagi adalah Ir Tengku Farhan Ridwan MT yang juga selaku Kasubdin Cipta Karya Kimpraswil Pelalawan pada tahun yang berbeda.

Diketahui bahwa anggaran dana yang telah dikeluarkan untuk proyek pembangunan gedung Islamic Centre tersebut sebanyak RpRp5,6 miliar lebih di tahun 2007 lalu. Namun tahun berikutnya kembali dikucurkan dana sebesar Rp3,6 miliar sebagai tambahan dana karena proyek pemerintah tersebut belum selesai.

Namun setelah menghabiskan miliaran dana, gedung Islamic Centre tersebut tetap tidak bisa digunakan karena tidak kunjung selesai. Bahkan kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak.

Ditanya apa agenda penyidik untuk menyelesaikan kasus tersebut sampai ke persidangan, Jacob Hendrik mengatakan mereka akan memeriksa saksi ahli. ‘’Setelah tersangka nantinya kita akan periksa saksi ahli dulu, baru setelah itu kita akan gelar perkaranya,’’ kata Jacob Hendrik.(rul)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Sudah 56 Bayi dan 7 Ibu Meninggal
Sudah 56 Bayi dan 7 Ibu Meninggal
Selasa, 27 September 2016 - 10:35 wib
Adik Apriyadi  Menolak Jadi Polisi
Adik Apriyadi Menolak Jadi Polisi
Selasa, 27 September 2016 - 10:33 wib
Pendemo Mengaku Dibayar Rp100 Ribu
Pendemo Mengaku Dibayar Rp100 Ribu
Selasa, 27 September 2016 - 10:31 wib
Pembunuh Majikan  Terancam Hukuman  Seumur Hidup
Pembunuh Majikan Terancam Hukuman Seumur Hidup
Selasa, 27 September 2016 - 10:28 wib
Kodim Amankan 7 Ton Bawang Merah Ilegal
Selasa, 27 September 2016 - 10:24 wib
6 Los dan 1 Musala Pasar Pemda Terbakar
Selasa, 27 September 2016 - 10:23 wib
5.000 Peserta Siap  Meriahkan
5.000 Peserta Siap Meriahkan
Selasa, 27 September 2016 - 10:20 wib
Mahasiswa Minta Rektor UPP Mundur
Selasa, 27 September 2016 - 10:18 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Keringanan untuk Abdi Negara

Selasa, 27 September 2016 - 09:32 WIB

Outlet Parfum Berkonsep Cafe

Selasa, 27 September 2016 - 09:30 WIB

Launching All New Mirage, 30 Unit Konvoi  Keliling Pekanbaru

Selasa, 27 September 2016 - 09:28 WIB

Tiga Komunitas Otomotif  Jajal Wisata Kampar

Selasa, 27 September 2016 - 09:12 WIB

Berharap Jumlah KKKS Kembali Bertambah

Selasa, 27 September 2016 - 09:10 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us