Wonderful Indonesia
Tersangka Kasus Islamic Centre Pelalawan Diperiksa
Selasa, 24 April 2012 - 09:29 WIB > Dibaca 1481 kali Print | Komentar
PEKANBARU (RP)- Bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memeriksa satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Islamic Centre Pelalawan, Senin (23/4). Satu dari enam tersangka tersebut adalah Ir Rahman Saragih, Supervisor Enginer Konsultan Pengawas dari PT Wisatama Arsitek. 

Asisiten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Jacob Hendrik SH MH membenarkan adanya pemeriksaan yang mereka lakukan. Disebutkannya juga bahwa pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan pertama terhadap Ir Rahman Saragih.

‘’Kami periksa dulu sebagai tersangka, nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Dari pemeriksaan kan kami bisa lihat perkembangannya,’’ kata Jacob Hendrik.

Sebelumnya diketahui dari proses penyidikan dugaan korupsi tersebut, Kejati Riau sudah menetapkan enam tersangka yaitu H Amrasul Abdullah ST selaku pejabat pembuat komitmen, H Zakri selaku Direktur PT Langgam Sentosa selaku pengerja proyek dan Ir H Syahril selaku pengguna anggaran atau PA. Ir Tengku Azman MM selaku Kepala sub Dinas (Kasubdin) Cipta Karya pada Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Pelalawan, Ir Rahman Saragih selaku pengawas dari PT Wisatama Arsitek serta satu lagi adalah Ir Tengku Farhan Ridwan MT yang juga selaku Kasubdin Cipta Karya Kimpraswil Pelalawan pada tahun yang berbeda.

Diketahui bahwa anggaran dana yang telah dikeluarkan untuk proyek pembangunan gedung Islamic Centre tersebut sebanyak RpRp5,6 miliar lebih di tahun 2007 lalu. Namun tahun berikutnya kembali dikucurkan dana sebesar Rp3,6 miliar sebagai tambahan dana karena proyek pemerintah tersebut belum selesai.

Namun setelah menghabiskan miliaran dana, gedung Islamic Centre tersebut tetap tidak bisa digunakan karena tidak kunjung selesai. Bahkan kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak.

Ditanya apa agenda penyidik untuk menyelesaikan kasus tersebut sampai ke persidangan, Jacob Hendrik mengatakan mereka akan memeriksa saksi ahli. ‘’Setelah tersangka nantinya kita akan periksa saksi ahli dulu, baru setelah itu kita akan gelar perkaranya,’’ kata Jacob Hendrik.(rul)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
GELAR PERAYAAN SEDERHANA
Ahok Rayakan Pesta Ulang Tahun di Mako Brimob
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:19 wib
DIANGGAP BERBANDING TERBALIK
Pernyataan Pratikno soal Pertemuan Jokowi dan GNPF MUI Tuai Sindiran
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:14 wib
TERKAIT PANSUS ANGKET
Bakal Diaudit Investigatif BPK, KPK Tak Khawatir
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:07 wib
HINDARI ADANYA PENUMPUKAN KENDARAAN
Pemerintah Harus Rekayasa Lalu Lintas untuk Cegah Kemacetan Arus Balik
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:04 wib
BURSA TRANSFER
Ramirez ke Madrid? Ini Kata sang Presiden...
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:50 wib
TERKAIT PERBEDAAN IDEOLOGI
Pemerintah Didesak Cabut Izin Starbucks di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:38 wib
SEBAGAIMANA KODE ETIK
Kasus dr Stefanus, IDI Imbau Dokter Jaga Kesehatan Pribadi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:31 wib
TERKAIT PT 20 PERSEN
Nasdem: Usul Pemerintah di RUU Pemilu Harus Disetujui Fraksi Pendukung Jokowi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:27 wib
DITEMUKAN BENDERA ISIS DI RUMAHNYA
Pernah ke Suriah, Jaringan Peneror Polda Sumut Terus Didalami Polisi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:23 wib
BURSA TRANSFER
Saul: Barcelona? Rumah Saya di Atletico...
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:05 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Pemerintah Didesak Cabut Izin Starbucks di Indonesia, Ini Alasannya
Mantan Pegawai Sebut 7-Eleven Hancur dari Dalam

Kamis, 29 Juni 2017 - 16:34 WIB

Masih Ada Potensi Ekonomi Bertumbuh

Kamis, 29 Juni 2017 - 00:22 WIB

Penggunaan Data Telkomsel Melonjak 136 Persen

Senin, 26 Juni 2017 - 19:30 WIB

CSR, Whiz Hotel Santuni Panti Asuhan

Jumat, 23 Juni 2017 - 15:38 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us