21 April 2014 - 04.13 wib
Depan >> Berita >> Ekbis >>

Tersangka Kasus Islamic Centre Pelalawan Diperiksa

24 April 2012 - 09.29 WIB > Dibaca 1017 kali Print | Komentar
 
PEKANBARU (RP)- Bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau memeriksa satu tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Islamic Centre Pelalawan, Senin (23/4). Satu dari enam tersangka tersebut adalah Ir Rahman Saragih, Supervisor Enginer Konsultan Pengawas dari PT Wisatama Arsitek. 

Asisiten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Riau, Jacob Hendrik SH MH membenarkan adanya pemeriksaan yang mereka lakukan. Disebutkannya juga bahwa pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan pertama terhadap Ir Rahman Saragih.

‘’Kami periksa dulu sebagai tersangka, nanti kita lihat hasil pemeriksaannya. Dari pemeriksaan kan kami bisa lihat perkembangannya,’’ kata Jacob Hendrik.

Sebelumnya diketahui dari proses penyidikan dugaan korupsi tersebut, Kejati Riau sudah menetapkan enam tersangka yaitu H Amrasul Abdullah ST selaku pejabat pembuat komitmen, H Zakri selaku Direktur PT Langgam Sentosa selaku pengerja proyek dan Ir H Syahril selaku pengguna anggaran atau PA. Ir Tengku Azman MM selaku Kepala sub Dinas (Kasubdin) Cipta Karya pada Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Pelalawan, Ir Rahman Saragih selaku pengawas dari PT Wisatama Arsitek serta satu lagi adalah Ir Tengku Farhan Ridwan MT yang juga selaku Kasubdin Cipta Karya Kimpraswil Pelalawan pada tahun yang berbeda.

Diketahui bahwa anggaran dana yang telah dikeluarkan untuk proyek pembangunan gedung Islamic Centre tersebut sebanyak RpRp5,6 miliar lebih di tahun 2007 lalu. Namun tahun berikutnya kembali dikucurkan dana sebesar Rp3,6 miliar sebagai tambahan dana karena proyek pemerintah tersebut belum selesai.

Namun setelah menghabiskan miliaran dana, gedung Islamic Centre tersebut tetap tidak bisa digunakan karena tidak kunjung selesai. Bahkan kondisi bangunan dinilai sudah tidak layak.

Ditanya apa agenda penyidik untuk menyelesaikan kasus tersebut sampai ke persidangan, Jacob Hendrik mengatakan mereka akan memeriksa saksi ahli. ‘’Setelah tersangka nantinya kita akan periksa saksi ahli dulu, baru setelah itu kita akan gelar perkaranya,’’ kata Jacob Hendrik.(rul)

KOMENTAR
Berbagi
Berita Terkait
 
Ekbis Lainnya
Video Terkait

2 Kasus Korupsi, RZ Divonis 14 Tahun Penjara

Pembeking Dapat Dijerat Undang undang Korupsi

2 Tersangka Korupsi Dinsos Datahan Jaksa

Follow Us

Hajar Hull City 0-3 Arsenal Amankan Empat Besar

Peserta Rapimnas Penonaktifan SDA Bakal Disanksi

Temui SDA, Tiga Ormas Islam Minta PPP Lebih Waspada

PPP Harapkan Imbalan Seikhlasnya dari Prabowo

Merasa Malu, Suryadharma Minta Konflik PPP Tak Diberitakan

Oknum Personil TNI Tendang Wartawan Sumut Pos di Bandara

Surat Pernyataan dari Kepala Daerah Pengganjal NIP Honorer K2

Sikat Norwich 3-2, Liverpool Diambang Juara

Ical Bakal Dijegal di Rapimnas?

Babak Pertama Liverpool Unggul 2-0