Rusia Kembali Ancam Rudal NATO
05 Mei 2012 - 09:22 WIB > Dibaca 24161 kali Print | Komentar
Rusia Kembali Ancam Rudal NATO
Angkatan bersenjata Rusia memamerkan rudal jelajah antar benua dalam sebuah parade militer belum lama ini. Rusia mengancam akan menggunakan kekuatan rudal di Eropa jika negara NATO tetap berkeras membangun pertahanan anti rudal yang didukung AS. (Foto: Reuters)
Berita Terkait

Lindungi Eropa, AS Aktifkan Sistem Rudal Perisai



MOSKOW (RP)- Rusia kembali bersitegang dengan Amerika Serikat dan NATO. Pemicunya adalah rencana penempatan pertahanan rudal di negara-negara Eropa Tengah oleh AS dan NATO.

Sebenarnya, Rusia, AS, dan NATO telah menggelar pertemuan untuk membicarakan masalah ini sejak Kamis kemarin. Namun, Rusia mengklaim pertemuan itu hampir buntu. Sehingga, negara pewaris Uni Soviet itu memberikan peringatan keras kepada AS dan NATO.

‘’Keputusan untuk menggunakan kekuatan penghancur akan diambil jika situasi memburuk,’’ ujar Kepala Staf Pertahanan Rusia, Jenderal Nikolai Makarov sebagaimana dikutip BBC.

Rusia menyebut rencana AS dan NATO itu mengancam keamanan negaranya. Makarov menambahkan, jika rudal pertahanan Eropa itu tetap dibangun, maka Rusia siap memperkuat hulu ledak pada rudal-rudal balistiknya.

Namun, AS dan NATO menyatakan rencana penempatan pertahanan rudal di Eropa Tengah ini untuk perlindungan dari kemungkinan serangan Iran dan Korea Utara. NATO juga tetap optimis pembicaraan yang digelar di Moskow itu akan memperoleh kesepakatan.

Bahkan, perwakilan NATO, Jenderal Alexander Vershbow, mengatakan kekhawatiran Rusia itu tidak berdasar. Menurutnya, sistem rudal pertahanan yang akan dibangun AS dan NATO itu tidak bisa menandingi kekuatan nuklir Rusia.

Rusia dan AS telah bersitegang soal rudal pertahanan sejak 2000—sejak ide ini pertama kali dimunculkan pada masa pemerintahan George W Bush. Pada 2008, Barack Obama yang menggantikan Bush membatalkan rencana perluasan pertahanan rudal di Polandia dan Republik Ceko.

Namun pada 2010, AS menandatangani perjanjian dengan Polandia untuk menggunakan pangkalan tua di Redzikow, wilayah dekat Pantai Baltik, sebagai basis pertahanan rudal. Rusia sendiri dimasukkan ke dalam komisi sistem radar di wilayah Baltik.(int)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Tebusan Amnesti Pajak Capai Rp90 T
Jumat, 30 September 2016 - 11:18 wib
Target 10 Besar Tercapai
Jumat, 30 September 2016 - 11:16 wib
Memilih 170 dari Total 23 Ribu Aksi
Memilih 170 dari Total 23 Ribu Aksi
Jumat, 30 September 2016 - 11:14 wib
Besok, Jamaah Gelombang Kedua Dipulangkan
Besok, Jamaah Gelombang Kedua Dipulangkan
Jumat, 30 September 2016 - 11:13 wib
Pesta Penikmat dan Penggila Pop Culture
Jumat, 30 September 2016 - 11:10 wib
Pemimpin Itu yang Penting Hatinya
Jumat, 30 September 2016 - 11:02 wib
Pembelian Premium dan Solar Masih Normal
Pembelian Premium dan Solar Masih Normal
Jumat, 30 September 2016 - 11:00 wib
BBKSDA Tangkap 2 Pedagang Kulit Harimau
Jumat, 30 September 2016 - 10:58 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Polisi AS Kian Ganas, Videonya Meluas

Jumat, 30 September 2016 - 10:18 WIB

Kongres Cueki Obama, Meski Diveto Tetap Loloskan JASTA

Jumat, 30 September 2016 - 10:15 WIB

Diplomat Muda Nan Cantik Ini Piawai Pukau Sidang Umum PBB

Jumat, 30 September 2016 - 00:46 WIB

Sukses, Rekayasa Genetik Bayi dengan 3 DNA

Kamis, 29 September 2016 - 10:58 WIB

MH17 Jatuh Dirudal Pemberontak Pro-Rusia

Kamis, 29 September 2016 - 10:18 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us