Rusia Kembali Ancam Rudal NATO
05 Mei 2012 - 09:22 WIB > Dibaca 23933 kali Print | Komentar
Rusia Kembali Ancam Rudal NATO
Angkatan bersenjata Rusia memamerkan rudal jelajah antar benua dalam sebuah parade militer belum lama ini. Rusia mengancam akan menggunakan kekuatan rudal di Eropa jika negara NATO tetap berkeras membangun pertahanan anti rudal yang didukung AS. (Foto: Reuters)
Berita Terkait

Lindungi Eropa, AS Aktifkan Sistem Rudal Perisai



MOSKOW (RP)- Rusia kembali bersitegang dengan Amerika Serikat dan NATO. Pemicunya adalah rencana penempatan pertahanan rudal di negara-negara Eropa Tengah oleh AS dan NATO.

Sebenarnya, Rusia, AS, dan NATO telah menggelar pertemuan untuk membicarakan masalah ini sejak Kamis kemarin. Namun, Rusia mengklaim pertemuan itu hampir buntu. Sehingga, negara pewaris Uni Soviet itu memberikan peringatan keras kepada AS dan NATO.

‘’Keputusan untuk menggunakan kekuatan penghancur akan diambil jika situasi memburuk,’’ ujar Kepala Staf Pertahanan Rusia, Jenderal Nikolai Makarov sebagaimana dikutip BBC.

Rusia menyebut rencana AS dan NATO itu mengancam keamanan negaranya. Makarov menambahkan, jika rudal pertahanan Eropa itu tetap dibangun, maka Rusia siap memperkuat hulu ledak pada rudal-rudal balistiknya.

Namun, AS dan NATO menyatakan rencana penempatan pertahanan rudal di Eropa Tengah ini untuk perlindungan dari kemungkinan serangan Iran dan Korea Utara. NATO juga tetap optimis pembicaraan yang digelar di Moskow itu akan memperoleh kesepakatan.

Bahkan, perwakilan NATO, Jenderal Alexander Vershbow, mengatakan kekhawatiran Rusia itu tidak berdasar. Menurutnya, sistem rudal pertahanan yang akan dibangun AS dan NATO itu tidak bisa menandingi kekuatan nuklir Rusia.

Rusia dan AS telah bersitegang soal rudal pertahanan sejak 2000—sejak ide ini pertama kali dimunculkan pada masa pemerintahan George W Bush. Pada 2008, Barack Obama yang menggantikan Bush membatalkan rencana perluasan pertahanan rudal di Polandia dan Republik Ceko.

Namun pada 2010, AS menandatangani perjanjian dengan Polandia untuk menggunakan pangkalan tua di Redzikow, wilayah dekat Pantai Baltik, sebagai basis pertahanan rudal. Rusia sendiri dimasukkan ke dalam komisi sistem radar di wilayah Baltik.(int)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Korban Gempa Italia Meningkat, 247 Tewas
Kamis, 25 Agustus 2016 - 13:18 wib
Dilarikan Sopir Oplet, Pelajar Ditemukan Hamil
Dilarikan Sopir Oplet, Pelajar Ditemukan Hamil
Kamis, 25 Agustus 2016 - 12:06 wib
Dua Perampok Ditangkap
Kamis, 25 Agustus 2016 - 12:02 wib
Bonus Rp150 Juta Menanti Sang Juara
Kamis, 25 Agustus 2016 - 11:57 wib
Jadwal Melontar Jumrah Dipersingkat
Kamis, 25 Agustus 2016 - 11:56 wib
Tiga Oknum Honorer Dishub Terancam Dipecat
Tiga Oknum Honorer Dishub Terancam Dipecat
Kamis, 25 Agustus 2016 - 11:55 wib
2 JCH Kampar Masih Dirawat di Batam
2 JCH Kampar Masih Dirawat di Batam
Kamis, 25 Agustus 2016 - 10:52 wib
DAU Ditunda, Daerah Kelimpungan
DAU Ditunda, Daerah Kelimpungan
Kamis, 25 Agustus 2016 - 10:49 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Korban Gempa Italia Meningkat, 247 Tewas

Kamis, 25 Agustus 2016 - 13:18 WIB

Jadwal Melontar Jumrah Dipersingkat

Kamis, 25 Agustus 2016 - 11:56 WIB

Akhirnya JCH yang Ditahan BNN Madinah Dibebaskan

Kamis, 25 Agustus 2016 - 10:31 WIB

 Ada Payung Pintar Multi-Guna untuk Jamaah Haji

Rabu, 24 Agustus 2016 - 17:45 WIB

Pengemudi Tuli Tewas Ditembak Polisi AS

Rabu, 24 Agustus 2016 - 17:42 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
Follow Us