24 Mai 2013 - 05.30 WIB
Loading
Facebook   Twitter   Youtube   RSS   Email   Pasang Iklan
Riaupos.co.id
 
 
BERITA
 
 
 
Depan >> Ekbis >>
Kasus Rasuah PON Riau
Diki: Rp9 M Mengalir ke DPR RI
6 Juli 2012 - 07.54 WIB > Dibaca 760 kali Print
 
 
PEKANBARU (RP)- Ada fakta aliran dana lain terungkap dalam lanjutan sidang kasus dugaan suap revisi Perda No 6/2010 tentang Venue Lapangan Tembak dengan tersangka Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Dispora Riau, Eka Dharma Putra, dan Manajer Keuangan PT Pembangunan Perumahan, Rahmat Syahputra, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (5/7).

Saksi yang diperiksa mengungkapkan, selain aliran uang suap Rp900 juta ke anggota dewan, juga ada dana yang mengalir ke DPR RI sebanyak Rp9 miliar.

Kesaksian itu diberikan Manajer Operasional proyek pembangunan Stadion Utama Diki Aldianto dari PT Adhi Karya di depan majelis hakim yang dipimpin Ketua Majelis Krosbin Lumban Gaol SH MH.

‘’Total uang yang diserahkan ke DPR RI sudah Rp9 miliar, itu kemungkinan agar APBN PON cair,’’ kata Diki.

Pada awal pemeriksaan, Diki mengatakan, ia tidak mengetahui adanya dana Rp900 juta yang diberikan kepada anggota DPRD untuk membahas dan merevisi peraturan daerah tersebut.

‘’Waktu itu saat pertemuan di rumah Taufan Andoso, Syarif Hidayat, Adrian Ali dan Taufan Andoso mengatakan, kami harus menyediakan dana Rp1,8 miliar. Mereka minta realisasi Rp900 juta dulu,’’ kata Diki.

Diki kemudian memberitahukan pada atasannya dan diarahkan agar Diki tidak melayani permintaan dana tersebut. ‘’Kemudian dua kali Lukman Abbas menghubungi saya, tapi tidak dilayani sampai terjadinya peristiwa penangkapan oleh KPK,’’ kata Diki.

Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim dan penuntut umum dari KPK, Diki mengatakan, Adhi Karya sudah memberikan dana Rp9 miliar untuk DPR RI dalam kepentingan pembangunan venue PON tersebut.

Selain itu, Diki juga mengungkapkan, atasannya, Aji Satmoko, pernah memerintahkan memberikan uang atas permintaan Lukman Abbas.

‘’Lukman Abbas meminta uang Rp700 juta. Atasan saya menyuruh saya memberikan uang kepada Lukman Abbas Rp700 juta, saya kemudian menelepon Pak Lukman. Katanya uang tersebut diantarkan langsung ke rumahnya,’’ terang Diki.

Bahkan disebutkan Diki, anggota DPRD bernama Syarif Hidayat pernah meminta uang Rp4 miliar untuk mengatasi kekurangan dana pembangunan venue PON.

‘’Katanya untuk mengatasi kekurangan dana, dan ia bisa membantu dengan memberikan uang kepadanya Rp4 miliar, tapi tidak dijelaskan pembagiannya kepada siapa saja,’’ ungkap Diki.(rul)
 
 
 
Punya berita/pendapat sendiri? Tuangkan dalam: Citizen News
   
 
 
blog comments powered by Disqus  
Petani Perawang Hasilkan Rp6 Juta per Bulan dari Buah Naga
Perbankan Tetap Jadi Incaran Asing
Regional Champion Segera Terwujud
Hindari Kecurangan, SPBU Dipasang Chip
Penjualan Mobil 2 Juta pada 2020
LP Organizer Giatkan Pengetahuan Akuntansi dan Pajak
Penuhi Azas Resiprokal, Singapura Boleh Akuisisi Danamon
Honda All New Accord Bertenaga Lebih Besar
Pengiriman Uang TKI Rp100 Triliun per Tahun
Gaji Outsourcing BUMN Harus di Atas UMP
 
 
 
Fotogaleri
Tornado Oklahoma Tornado Oklahoma Tornado Oklahoma Tornado Oklahoma
 
 
 
Jaringan Ranmor Antar Provinsi Dibekuk
8.250 Siswa SMA/SMK Tak Lulus
Bujang Dara Riau Kunjungi Riau Pos
Ribut, Richie Sambora Keluar dari Bon Jovi?
PGRI Minta Kurikulum 2013 Tak Dipaksakan
5 Tahun Merantau, Pulang Dalam Peti
Lulus Tanpa Skripsi, Kemendikbud Ancam Unila
Oknum Kadis Paksa Cium Bibir Honorer
Ford Tutup Pabrik di Australia, 1.200 Orang Kena PHK
Rivalitas Pelatih
 
 
 
Panglima Geng Motor XTC Besutan Klewang Ditangkap
May 23, 2013 | 117 views
 
Hendak Pesta Narkoba, 2 Pengunjung XP Club Diciduk
May 23, 2013 | 42 views
 
Ibu Dua Anak Ketahuan Mengutil di Swalayan
May 23, 2013 | 56 views
 
Korban Amukan Kawanan Gajah Minta BKSDA Bantu Biaya Pengobatan
May 23, 2013 | 23 views
 
Wacana ISG Digelar di Dua Daerah, Pemprov Riau Sambut Positif
May 23, 2013 | 54 views
 
 
 
 
 
 
 
BERITA
 
Ekbis
Feature
Hiburan
Hukum & Kriminal
Internasional
Kepri
Kesehatan
Lifestyle
Metropolis
Nasional
Olahraga
Politik
Pro Otonomi
Sumatera
SPESIAL
 
Riaupos TV

Galeri Foto

Lowongan

Mobile

E-Paper

Info Iklan

Berlangganan

Hubungi Kami

 
 
Support by: