Riau Pos Online - Sama dengan penghitungan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dewan Hisab dan Rukyat P"> Riau Pos Online - Sama dengan penghitungan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dewan Hisab dan Rukyat P" />

Sudah Terjadi Ijtimak, tapi Bulan tak Memungkinkan Di-rukyat

Persatuan Islam Pastikan Awal Ramadhan Jatuh pada Hari Sabtu

19 Juli 2012 - 10.00 WIB > Dibaca 1188 kali Print | Komentar
Persatuan Islam Pastikan Awal Ramadhan Jatuh pada Hari Sabtu
Riau Pos Online - Sama dengan penghitungan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Dewan Hisab dan Rukyat PP Persatuan Islam (Persis) juga menghitung pada Kamis siang ini (19/7), sekitar pukul 11.24.32 WIB sudah terjadi ijtimak atau konjungsi.

Ijtimak adalah peristiwa ketika bujur ekliptika matahari dan bujur ekliptika bulan berada pada bujur astronomi yang sama. Posisi matahari dan bulan pada bujur astronomi atau dawair al buruj yang sama ini menjadi pedoman menentukan masuknya bulan baru Qomariyah.

Namun demikian, kesimpulan awal Ramadhan PP Persatuan Islam dengan PP Muhammadiyah berbeda. Bagi Persatuan Islam, saat matahari terbenam Kamis sore nanti, posisi bulan di seluruh Indonesia ghair imkanir rukyat, atau bulan tidak memungkinkan untuk di-rukyat karena bulan belum wujud menjadi hilal. Tinggi hilal saat Maghrib Kamis sore inu di Pelabuhan Ratu 1˚4417 dan di Jayapura 0˚08 30. Posisi hilal tersebut mustahil bulan wujud sebagai hilal.

Dengan demikian, bagi Persatuan Islam, bulan Syaban ini harus digenapkan menjadi 30 hari atau istikmal. Artinya, awal Ramadhan baru terjadi saat matahari terbenam di Jumat sore (20/7). Artinya pula, Jamaah Persatuan Islam baru melaksankan ibadah puasa Ramadhan 1433 Hijriyah pada Sabtu tanggal 21 Juli 2012.

Untuk diketahui, berbeda dengan kalender masehi yang menggunakan perputaran matahari, penghitungan kalender hijriyah berdasarkan perputaran bulan. Berbeda juga dengan kalender masehi yang memulai awal hari dan tanggal pada pukul 00.00, kalender hijriyah mulau awal hari ketika matahari sudah terbenam.(ysa/rmol/jpnn)
Berita Terkait
KOMENTAR

Follow Us

Riau Pos Group
Support by: