NASIONAL
Cabut Syarat Rp25 Juta, Tetap Ketatkan Proses Pengajuan Paspor
Selasa, 21 Maret 2017 - 10:44 WIB > Dibaca 303 kali Print | Komentar
Cabut Syarat Rp25 Juta, Tetap Ketatkan Proses Pengajuan Paspor
Berita Terkait



JAKARTA  (RIAUPOS.CO) – Pemerintah akhirnya mencabut persyaratan Rp25 juta untuk pembuatan paspor setelah mendapatkan tekanan dari masyarakat. Sebagai pengganti, Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM, mengklaim hanya akan mengandalkan petugas wawancara untuk mengendus pengaju paspor yang mencurigakan.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan, keputusan pencabutan syarat tabungan senilai Rp25 juta tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan analisa pemberitaan. Karena merasa banyak masyarakat yang mengeluh terhadap kebijakan ini, pihaknya merasa perlu menenangkan kondisi.

’’Sebagai pembuatan kebijakan kami tidak boleh tutup mata. Dari hasil analisa, masyarakat sepertinya belum bisa memahami maksud dari syarat Rp25 juta itu,’’ ungkapnya dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Meski syarat tersebut dihapus, pemerintah mengaku tetap bakal melakukan pencegahan arus TKI ilegal dengan pengetatan proses Imigrasi. Terkait hal tersebut, pihaknya mengaku bakal mengandalkan petugas yang mewawancari pengaju paspor. Dia menilai bahwa petugas harusnya bisa mengendus orang yang punya latar belakang dan gerak-gerik mencurigakan.

Misalnya, investigasi dari informasi di formulir, pihaknya bisa  menemukan apakah ada yang ganjal. Petugas pun diberi hak untuk menunda pemberian paspor jika gerak-gerik pengaju mencurigakan saat ingin diverifikasi.

’’ Jadi sekarang persyaratan permohonan paspornya sama, harus ada KTP, KK, dan akte kelahiran. Proses profiling dan gesturing serta pemeriksaan database, jika diperlukan, harus dilakukan secara lebih mendalam,’’ tegasnya.
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
JADI SAKSI DUA TERDAKWA
Sebut Dakwaan Lucu, Ganjar Bantah Kecipratan Uang e-KTP
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:40 wib
INFORMASI DARI SUMBER PENEGAK HUKUM
Oknum Pejabat PAL Indonesia Terjaring OTT KPK
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:34 wib
MINTA PESERTA TERTIB
Begini Komentar Djarot soal Aksi 313 Besok
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:31 wib
BERKELILING KE ENAM KOTA
Surat Izin Safari Zakir Naik Belum Diterima Mabes Polri
Kamis, 30 Maret 2017 - 19:27 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Novel Kantongi Bukti Percakapan Miryam dalam OTT
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:59 wib
RANGKAIAN AKSI UNJUK RASA
Simbolis, Mahasiswa Lempar Gedung DPR dengan Tikus
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:46 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Bantahan Kader PDI P Terkait Tekanan terhadap Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:42 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Hakim Tolak Permintaan Jaksa KPK untuk Menahan Miryam
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:38 wib
MINTA MASYARAKAT MELAPORKAN
Soni Sanksi Tegas PNS yang Ikut Aksi 313
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:32 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Ganjar: Saya Tidak Terima, tapi Memang Ada
Kamis, 30 Maret 2017 - 18:28 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Simbolis, Mahasiswa Lempar Gedung DPR dengan Tikus

Kamis, 30 Maret 2017 - 18:46 WIB

Soni Sanksi Tegas PNS yang Ikut Aksi 313

Kamis, 30 Maret 2017 - 18:32 WIB

Perangi Terorisme Jadi Bagian dari MoU Indonesia dan Bahrain
Bakal Banyak Tidak Lulus

Kamis, 30 Maret 2017 - 10:25 WIB

Ibu Negara ”Merajuk” di Depan Ribuan Guru PAUD

Kamis, 30 Maret 2017 - 10:22 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us