21 April 2014 - 09.57 wib

Mabes Polri: Masuk Sekolah Polisi Gratis

30 Juli 2012 - 19.47 WIB > Dibaca 997 kali Print | Komentar
 
JAKARTA (RP) - Markas Besar Polri kembali mengingatkan masyarakat bahwa untuk tahap seleksi penerimaan calon siswa bintara di Sekolah Polisi Negara (SPN) maupun di Akademi Kepolisian (Akpol) tidak dipungut biaya apapun.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak tertipu oleh oknum-oknum tertentu dari luar maupun dalam kepolisian  yang memungut biaya dengan janji akan meloloskan calon siswa bintara dalam tahap seleksi.

"Kita selalu mengatakan setiap seleksi kita pasang pengumuman juga spanduk termasuk online, kita sampaikan bahwa masuk polisi gratis. Kalau ada masyarakat coba-coba bayar itu keliru," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Agus Rianto di Jakarta, Senin (30/7).

Agus meminta masyarakat berkaca pada kasus SPN Batua, Sulsel dimana oknum anggota kepolisian memungut biaya dari dua calon siswa dengan meminta bayaran masing-masing Rp 150 juta. Jika membayar uang tersebut, maka si calon siswa akan mendapatkan lembar jawaban yang belum tentu benar. Agus minta masyarakat tidak terkecoh seperti kejadian di Sulsel tersebut.

Menurutnya, tak ada satu pun panitia dalam tahap seleksi penerimaan yang dapat meloloskan calon siswa bintara dalam ujian yang dijalankan. Oleh karena itu, masyarakat jangan tergiur oleh yang mengaku memiliki kewenangan untuk meluluskan calon siswa.

"Ini kerja tim seleksi. Sangat sulit mengatakan panitia bisa bantu. Sekarang kita istilahkan orang-orang tersebut menembak di atas kuda lari. Mengadu keberuntungan. Kalau lulus aman, kalau tidak lulus kembalikan. Jadi jangan percaya masuk polisi bisa lulus kalau bayar sekita. Itu bohong," tegasnya.(flo/jpnn)
KOMENTAR
Berbagi
Berita Terkait
 
Nasional Lainnya

Follow Us

58 Dipastikan Tewas, 244 Belum Ditemukan

Taylor Kinney Belum Temukan Cincin Yang Pas untuk Lady Gaga

6 Rumah di Kuala Enok Rusak Terkena Abrasi

Graha Pena Riau Cor Lantai Terakhir

Pemkab Siak Beri Apresiasi Penghafal Alquran

Gaji Guru Bantu Inhil Ditransfer Selasa Besok

Ombudsman Laporkan Pelanggaran Ujian Nasional

Tabrakan di Kampar, 4 Tewas, 2 Kritis

Gubri Data Ulang RTRWP Riau

"Tidak Biasanya Membawa Satu Keluarga"