Wonderful Indonesia
sudah paling tepat untuk si bayi.
Mencampur ASI dengan Susu Formula Berisiko pada Ginjal Bayi
Senin, 19 Juni 2017 - 13:47 WIB > Dibaca 890 kali Print | Komentar
Mencampur ASI dengan Susu  Formula Berisiko pada Ginjal Bayi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Apakah Anda sedang berencana untuk menambahkan susu formula pada ASI? Bila iya, sebaiknya jangan Anda teruskan rencana tersebut. Mungkin, maksud Anda melakukan hal tersebut agar kualitas dan gizi susu untuk si bayi akan semakin tinggi. Faktanya tidak!

Air susu ibu (ASI) sudah paling tepat untuk si bayi. Kandungan gizi yang dikandung ASI sudah didisain sedemikian rupa, sehingga ASI bisa dipastikan sebagai makanan bayi sampai 6 bulan pertama kelahirannya. Kekhawatiran mengenai kurangnya gizi bila hanya memberikan ASI, tidak beralasan sama sekali.

Yang cukup membahayakan lainnya adalah bila Anda tetap nekad mencampur ASI dengan susu formula. Dilansir dari Baby Center, Konsultan Laktasi Jan Barger menjelaskan, dengan mencampurkan dua jenis susu itu dapat mengubah komposisi ASI.

Tak hanya itu, kandungan mikronutrien yang terkandung di dalam susu formula bisa membahayakan si bayi. Sebab, pada beberapa bayi yang ginjalnya belum kuat akan sangat berbahaya.

Dia juga menjelaskan untuk jangan pernah sekali-sekali mencampurkan apapun pada susu formula, kecuali air panas. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ASI merupakan makanan bayi yang paling tepat. Pemberian susu formula sebaiknya dimulai pada bayi berusia tujuh bulan, seiring dengan sudah diperbolehkannya bayi mendapatkan makanan pendamping ASI.

Tetapi, pada kasus bayi yang tidak bisa mengonsumsi ASI, penentuan susu fomula yang paling cocok untuk si bayi menjadi hal yang cukup penting. Sebab, bila Anda salah memilih susu formula, maka kesehatan bayi menjadi taruhannya.(int/eca)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TERKAIT KEMUDAHAN VERIFIKASI
Partai-partai Baru Sudah Pengaruhi KPU? Ini Kata Pengamat
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:30 wib
TERKAIT MEKANISME PENGAWASAN
Kapolri Harus Jelaskan Pengendalian Densus Tipikor kepada Presiden
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 18:00 wib
SEDIANYA DIGELAR BULAN INI
Demonstrasi Honorer K2 Batal karena Kurang Amunisi
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:45 wib
BERUJUNG PENGHENTIAN OPERASIONAL
PT RAPP Disanksi, Begini Penjelasan Kementerian LHK
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:30 wib
BAGI TERDDAKWA ANDI NAROGONG
Dua Kali Mangkir, Setnov Dituding Bersiasat untuk Tak Bersaksi
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:15 wib
PERTIMBANGAN KESEHATAN
Komitmen Pemerintah Mulai Dipertanyakan Terkait Kenaikan Cukai Rokok
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:50 wib
TELAH BERKERJA DENGAN BAIK
Jokowi Berhasil di Bidang Infrastruktur dalam Tiga Tahun Pemerintahan
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:40 wib
BAIK DANA DAN KEWENANGAN
Keluhan dari Internal Polri Jadi Alasan DPR Usul Bentuk Densus Tipikor
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:30 wib
ADA PERUBAHAN SISTEM PEMBERANTASAN KORUPSI
Pengamat: Jokowi Diuntungkan dengan Pembentukan Densus Tipikor
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:20 wib
BANYAK PERUBAHAN DI WAJAH
Foto Jadul Beredar, Via Vallen Dituduh Operasi Plastik
Sabtu, 21 Oktober 2017 - 16:10 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
5 Manfaat Berlari bagi Tubuh

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:18 WIB

Manfaat Konsumsi Buah Setiap Hari bagi Jantung

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:14 WIB

Deteksi Dini Flek Hitam di Wajah

Jumat, 20 Oktober 2017 - 10:38 WIB

Derita Fauzi, Mantan Buruh yang Tak Bisa Bayar Iuran BPJS Kaki Infeksi, Dua Bulan Meringkuk di Rumah
IKPP Gelar Pelatihan Kader Posyandu Se-Kecamatan Tualang
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us