Riau Pos Online-Pantai Arta di Desa Sungai Limau Pariaman pada liburan Idul Fitri 1433 H tahun ini jadi sasara"> Riau Pos Online-Pantai Arta di Desa Sungai Limau Pariaman pada liburan Idul Fitri 1433 H tahun ini jadi sasara" />

Pantai Arta Pariaman Ramai Pengunjung di Hari Raya Idul Fitri

22 Agustus 2012 - 16.09 WIB > Dibaca 1900 kali Print | Komentar
Pantai Arta Pariaman Ramai Pengunjung di Hari Raya Idul Fitri
RAMAI PENGUNJUNG: Pantai Arta Pariaman, sekitar 100 km dari Kota Bukittinggi ramai dikunjungi pada Hari Raya Idul Fitri 1433 H atau H+4, Rabu (22/8/2012). Anak-anak berenang riang gembira dan dihempas deburan ombak setinggi 1 meter.(foto aznil fajri/riau pos)
Riau Pos Online-Pantai Arta di Desa Sungai Limau Pariaman pada liburan Idul Fitri 1433 H tahun ini jadi sasaran kunjungan ribuan pengunjung dari dalam dan luar kota.

Pantai sepanjang hampir 1.000 meter di jalan lintas Maninjau-Lubuk Basung-Pariaman ini memiliki deburan ombak setinggi sekitar 1 meter dan sangat digemari oleh anak-anak.

Dalam pengamatan Riau Pos Online Rabu petang (22/8) bertepatan dengan Idul Fitri 1433 H pada H+4, pengunjung diperkirakan mencapai 100.000 orang.

Lokasi pantai berwarna coklat muda dengan pasir putih ini dapat dicapai dengan angkutan umum maupun kendaraan pribadi dari Bukittinggi-Maninjau-Lubukbasung-Pantai Arta Pariaman. Dari Bukittinggi jaraknya sekitar 100 Km.  Lokasi ini berada di sebelah barat dari Provinsi Sumatera Barat dan berhadapan dengan lautan bebas.

Kendati tak lepas dari trauma gempa dan tsunami beberapa waktu lalu, pengunjung tetap ramai dan selalu waspada jika ada gempa dan tsunami. Bahkan oleh perangkat Desa Sungai Limau Pariaman ini sudah dibuat jalan darurat untuk evakuasi tsunami ke arah bukit yang jaraknya sekitar 200 meter dari bibir pantai Arta ini.

Topografi daerah wisata ini memang terdapat pantai yang rendah tapi juga terdapat perbukitan setinggi sekitar 50 meter di sebelahnya. Bahkan di antaranya terdapat hamparan sawah masyarakat dibelah jalan lintas Danau Maninjau-Lubukbasung-Pariaman dan Jalan Bypass menuju Sicincin.

Masuk ke lokasi wisata tirta ini hanya dikenakan karcis masuk Rp3.000 per orang dan kendaraan roda empat Rp4.000. Penduduk setempat membuka kedai-kedai mini di lokasi dan menyewakan tikar untuk duduk di pantai Rp5.000 sekali sewa. Vegetasi jenis pinus mendominasi hamparan Pantai Arta Pariaman dan membuat sejuk pengunjung yang bergolek di pinggir pantai. Petang ini masyarakat belum beranjak dari pantai karena menunggu untuk menyaksikan matahari tenggelam (sunset) di ufuk barat.(azf)
Berita Terkait
KOMENTAR

Follow Us

Riau Pos Group
Support by: