Wonderful Indonesia
DIDUGA ADA PRAKTIK RASUAH
Tak Sesuai Permintaan Panglima TNI, Ini Kata BPK soal Audit Alutsista
Kamis, 12 Oktober 2017 - 20:10 WIB > Dibaca 1598 kali Print | Komentar
Tak Sesuai Permintaan Panglima TNI, Ini Kata BPK soal Audit Alutsista
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Audit terhadap alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu sebagaimana permintaan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Gatot sendiri sengaja meminta BPK mengaudit alutista lantaran pengadaan helikopter Agusta Westland 101 diduga ada praktik rasuah dan berpotensi merugikan negara. Karena itu, BPK lantas mulai mengaudit pembelian alutista dari 2007 sampai 2017.

Karena itu, proses audit itu tak sesuai dengan permintaan Gatot yang minta audit helikopter seharga Rp700 miliar lebih itu. Menurut Anggota BPK Agung Firman Sampurna, mereka memang tak mengaudit helikopter saja, tetapi seluruh senjata.

“Dalam hal ini, boleh saja meminta audit, yakni Panglima TNI. Namun, untuk jenis pemeriksaan, kami yang tentukan," ujarnya di kantor BPK Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).

Sebelumnya, panglima telah mengirim surat ke BPK untuk audit pengadaan alutista helikopter jenis Agusta Westland (AW) 101. Akan tetapi, BPK mengaudit keseluruhan alutista yang saat ini dioperasikan sebagai alat pertahanan negara.

"Panglima TNI telah mengirim surat audit investigasi pengadaan alutista. Tapi yang kami periksa terhadap seluruh alustista di pertahanan TNI," imbuhnya.

Lebih jauh dikatakannya, siapa saja berhak melaporkan informasi dugaan kepada BPK. Namun, sambungnya, keputusan audit akan ditentukan langsung oleh BPK.

"Jadi, tidak hanya Panglima TNI yang jadi konsiderasi pemeriksaan. Sejauh pengelolaan keuangan negara, kami periksa itu boleh saja dari siapapun, masyarkat, entitas apa pun," tutupnya. (elf)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Oleh: Muhammmad Amin
Kupas Tuntas Hubungan Industrial
Minggu, 25 Februari 2018 - 16:01 wib

Pacu Jalur Iven Nasional Dihelat Usai Idul Adha
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:30 wib
Nada Kenangan Bersama Sanggar Mahligai
‘‘Sirawa’’ Undang KPLMR
Minggu, 25 Februari 2018 - 15:23 wib
NEYMAR JR
Sakit, Diragukan Tampil di Le Classique
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:53 wib
Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak

Puskesmas dan RS Harus Ramah Anak
Minggu, 25 Februari 2018 - 14:51 wib
GUNA HINDARI PERCERAIAN
Perlunya Bimbingan Menjaga Ketahanan Keluarga
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:52 wib

Juni, Cak Imin Putuskan Maju Cawapres
Minggu, 25 Februari 2018 - 13:48 wib
DATUK SERI ULAMA SETIA NEGARA
Buah Pengembaraan
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:59 wib
Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib

Mobil ’’Presiden’’ Dipecah, Uang dan Laptop Raib
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:49 wib
ALAMAK
Bertemu Mantan, Antar ke Butik Kebaya
Minggu, 25 Februari 2018 - 12:44 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Jenderal Polisi Tak Jadi Jabat Penjabat Gubernur

Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:07 WIB

Nenek Ini Sedih karena Digugat Empat Anaknya Rp1,6 M

Sabtu, 24 Februari 2018 - 11:47 WIB

Anies Baswedan Diadukan, Polisi Masih Mempelajari

Jumat, 23 Februari 2018 - 21:11 WIB

Badan Anggaran DPR Setuju Pemerintah Angkat Guru Honorer Jadi CPNS
Pengunggah Hoax "Megawati Minta Azan di Masjid Ditiadakan" Bilang Cuma Iseng
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us