Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
93 Kelompok Tani Ternak Peroleh Bansos APBN
Rabu, 19 September 2012 - 09:59 WIB > Dibaca 2301 kali Print | Komentar
Berita Terkait
PEKANBARU (RP)- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI, dalam tahun 2011 hingga 2012, sudah mengucurkan anggaran yang cukup besar pada petani ternak di Riau melalui APBN.

Bantuan tersebut diserahkan melalui berbagai program kegiatan bantuan sosial (Bansos). Dari data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, sebanyak 93 kelompok petani ternak sudah mendapatkan kucuran anggaran Bansos dari Kementan RI.

“Hampir seluruh kabupaten/kota di Riau yang mendapatkan bantuan tersebut,” ujar Kabid Budidaya Ternak, Disnak Riau Afif Hilmansyah kepada Riau Pos, Selasa (18/9) di kantor Dinas Peternakan Riau.

Tahun 2011 lalu melalui program Insentif dan Penyelamatan Sapi/Kerbau Betina Produktif (IPBP), sebanyak 21 kelompok tani ternak dari tujuh kabupaten/kota di Riau yang mendapatkan bantuan.

Program Pengendalian Sapi/kerbau Betina Produktif (PBP) tahun 2012 sebanyak 54 kelompok tani ternak dari 11 kabupaten/kota.

Bansos ke petani ternak di Riau juga dikucurkan melalui program lumbung pakan ruminansia tahun 2012 untuk dua kelompok tani di Siak dan Kabupaten Inhil.

Program lumbung pakan non ruminansia tahun 2012 untuk satu kelompok tani di Kabupaten Kampar.

Selanjutnya, program pengembangan unggas di pedesaan tahun 2012, sebanyak lima kelompok tani di Kabupaten Bengkalis, Kampar dan Pelalawan.

Program pengembangan budidaya tahun 2012 untuk satu kelompok tani di Pekanbaru. Program pembibitan ternak lokal tahun 2012 satu kelompok tani di Kepulauan Meranti.

Program Integrasi Ternak tahun 2012, satu kelompok tani di Kabupaten Kuansing. Program integrasi tanaman sawit dan sapi tahun 2012 di Kabupaten Rohul, Kampar dan Kuansing sebanyak tiga kelompok tani.

Program integrasi tanaman sawit dan kambing tahun 2012 di Kabupaten Rohil dan Kuansing untuk dua kelompok tani.

Program pengembangan budidaya sapi perah tahun 2011 di Kabupaten Pelalawan sebanyak satu kelompok, program pengembangan budidaya sapi 2012 di Kabupaten Kampar dua kelompok tani, program pengembangan budidaya kambing perah tahun 2012 di Kabupaten Kampar satu kelompok tani dan program integrasi ternak dan tanaman sawit tahun 2011 satu kelompok tani di Kabupaten Kampar.

“Itu ada yang melalui Bansos untuk program provinsi dan kabupaten/kota dan Bansos pimpinan langsung dari Kementerian Pertanian, yakni Menteri dan Sekjen,” ujarnya.(dac)
KOMENTAR
Berita Update

Ciptakan Lingkungan Bersih Sampah
Jumat, 27 April 2018 - 11:49 wib

Rombak Komisaris-Direksi PGN
Jumat, 27 April 2018 - 11:24 wib
Menekan Angka DBD
Perlu Kesadaran Masyarakat, Dinas dan Swasta
Jumat, 27 April 2018 - 11:19 wib
Debat Calon PILGUBRI 2018
Matangkan Materi, 4 Paslon Siap Berdebat
Jumat, 27 April 2018 - 11:09 wib

Harapkan Arena Khusus Sepatu Roda
Jumat, 27 April 2018 - 11:07 wib

Rp53 Triliun Antre Menanti Perda RTRW
Jumat, 27 April 2018 - 11:07 wib
84 Jamaah Riau Gagal Berangkat Umrah

84 Jamaah Riau Gagal Berangkat Umrah
Jumat, 27 April 2018 - 11:04 wib

Sukiman Siap Besarkan Gerindra
Jumat, 27 April 2018 - 11:04 wib
Alamaaak!
Nama Sama, Orangnya Berbeda
Jumat, 27 April 2018 - 10:51 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Rp53 Triliun Antre Menanti Perda RTRW

Jumat, 27 April 2018 - 11:07 WIB

84 Jamaah Riau Gagal Berangkat Umrah

Jumat, 27 April 2018 - 11:04 WIB

Perlu Evaluasi Penggunaan Anggaran

Jumat, 27 April 2018 - 10:41 WIB

SPS Riau Visit Media ke Bali Post

Jumat, 27 April 2018 - 10:38 WIB

Gebrak Meja DPRD, Dewan Minta Kadiskes Dievaluasi

Jumat, 27 April 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us