Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
TUDINGAN PARTAI PENDUKUNG KHILAFAH
Polisi Hentikan Sementara Kasus Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, Alasannya...
Jumat, 12 Januari 2018 - 19:15 WIB > Dibaca 4641 kali Print | Komentar
Polisi Hentikan Sementara Kasus Ujaran Kebencian Viktor Laiskodat, Alasannya...
Victor Laiskodat. (JPNN)
Ditambahkannya, penundaan kasus hukum seperti itu bukan hanya terjadi pada Pilkada Serentak 2018, melainkan sudah berjalan pada Pilkada sebelumnya.

"Ini bukan hanya Pilkada ini, di Pilkada sebelumnya juga dilakukan yang sama," tutup mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Adapun Viktor Laiskodat yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur NTT dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan ujaran kebencian dan permusuhan terkait pidatonya di Kupang, NTT pada 1 Agustus 2017 lalu.

Pidato Viktor itu kemudian viral di media sosial. Dalam video itu, Viktor menuding empat partai, yakni Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN mendukung adanya khilafah karena menolak Perppu Ormas.

Dalam perkembangan kasus itu, penyelidikan Polri tersendat dengan status Viktor yang merupakan anggota DPR, apakah saat mengungkapkan pidato tersebut dalam rangka menjalankan tugas sebagai anggota dewan atau bukan.

Apabila saat berujar di pidato tersebut Viktor merupakan anggota dewan, sesuai MD3, dia mendapatkan hak imunitas dan proses hukum Bareskrim tidak bisa berlanjut. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
TAMU REDAKSI
BEM FISIP Universitas Riau Belajar Jurnalistik ke Riau Pos
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:19 wib

Kabut Tak Pengaruhi Penerbangan
Rabu, 17 Januari 2018 - 10:16 wib

Jaga Kekompakan Anggota MBC
Rabu, 17 Januari 2018 - 08:52 wib
DIMINTA SECARA KHUSUS
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK
Rabu, 16 Januari 2018 - 21:00 wib
TERKAIT PILKADA JATIM
Tanyakan soal Mahar Gerindra, Bawaslu Kembali Panggil La Nyalla
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:50 wib
BISA TERELIMINASI PADA 2019
Pengamat: Hanura Terancam karena Oso Selalu Gagal Urus Partai
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:30 wib
BERTEMU KOMISI III DPR
Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:20 wib
BERKICAU DI TWITTER
Sebut Mahar Pilkada Sudah Rahasia Umum, Ini Saran Ruhut untuk KPU
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:10 wib
DILAPORKAN FARHAT ABBAS
Ancaman 6 Tahun Bui Mulai Bayangi Nikita Mirzani, Kasusnya...
Rabu, 16 Januari 2018 - 20:00 wib
DIGELAR PEKAN INI
Oso soal Munaslub Kubu Sudding: Harus Seizin Saya
Rabu, 16 Januari 2018 - 19:50 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Setya Novanto Jadi JC Kasus e-KTP? Ini Bantahan KPK

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:00 WIB

Untuk Kedua Kalinya, Ketua MK Kembali Langgar Kode Etik

Selasa, 16 Januari 2018 - 20:20 WIB

Diperiksa KPK, Kader PKB Bantah Terima Duit e-KTP

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:00 WIB

Dituntut Dua Tahun  Enam Bulan, Syahrani dan Ridwan Bungkam
Tak Sanggup Beri Makan, Bayi Dibuang

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:22 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us