Depan >> Berita >> Riau >>
Mess Pekerja Asing Disegel
01 Oktober 2012 - 07:43 WIB > Dibaca 1449 kali Print | Komentar
Mess Pekerja Asing Disegel
Tukang dari PT ABS menyegel bangunan yang dibuat untuk PT Hypec di area pembangunan PLTU Tenayan Raya, Sabtu (29/9/2012). (Foto: defizal/riau pos)
PEKANBARU (RP)- Mess tenaga kerja asing dari Cina, selaku pekerja bidang mesin PLTU 2x110 MW Tenayan, disegel PT Anugerah Bumi Sentoso (ABS). Pasalnya ada janji yang tidak bisa dipenuhi oleh PT Hypec selaku kontraktor mesin PLTU Tenayan, sesuai dengan surat perjanjian bernomor: SUM/010/ PKU-MTR/II/2012, sebesar Rp3.008.141.000, terhadap PT ABS selaku pembangun mess PLTU Tenayan tersebut.

Komisaris PT ABS, H Suhardiman menyebutkan, bahwa penyegelan gedung ini disebabkan karena PT ABS merasa dirugikan dengan tidak dipenuhinya janji-janji oleh PT Hypec. Selain itu juga disebutkan Suhardiman, pihaknya juga merasa dilecehkan dengan adanya statement dari pimpinan PT Hypec, Ojahan, yang menuduh pihaknya melakukan penipuan.

‘’Kami dirugikan dan kami tidak terima dengan cara-cara yang dilakukan itu. Dari perjanjian yang dibuat itu semua sudah sesuai dengan yang kami lakukan. Dan jika tidak percaya, kami juga sudah mengajak untuk melakukan audit bersama-sama dan melihat langsung kondisi pembangunan yang sesungguhnya,’’ jelas Suhardiman, Sabtu (29/9).

Dikatakan Suhardiman lagi, justru pihak Hypec yang mengerjai mereka. Pasalnya, awalnya sudah ada kesepakatan untuk melakukan audit bersama-sama di lokasi. Namun dari janji yang sudah disepakati, pihak Hypec malah tidak hadir. ‘’Mereka sudah menyepakati untuk audit dilakukan Kamis (27/9) kemarin. Malah mereka (Hypec, red) menjanjikan akan mendatangkan tim mereka dari Jakarta, namun tidak datang juga. Selanjutnya Jumat bikin janji lagi, bahkan Sabtu juga menjanjikan pun tidak datang. Jadi kami dipermainankan. Ini tidak bisa,’’ tegasnya kepada wartawan.

Oleh karena merasa dipermainkan ini, maka dilakukan penyegelan gedung yang dijadikan mess tenaga asing Cina ini sampai waktu yang tidak ditentukan atau sampai ada kesepakatan. ‘’Kita segel sampai ada kesepakatan dengan pihak Hypec, dan mereka melakukan pembayaran kepada perusahaan kami sesuai dengan perjanjian. Soal audit ini kami juga sudah usulkan untuk mendatangkan pihak indepeden, seperti PU, agar hasilnya lebih riil,’’ katanya lagi.

Mess ini disebutkan Suhardiman lagi, adalah untuk mess tenaga asing dari Cina dalam pembangunan PLTU 2x110 MW, dan ini merupakan proyek APBN yang kontraktor mesinnya itu PT Hypec. ‘’Tenaga asing saat ini ada sekitar 30 orang, dan menurut informasinya bakal datang datang sekitar 300 lagi untuk menangani mesin PLTU,’’ sebutnya lagi.

Menurut Suhardiman, sebelumnya pekerja pembangunan gedung ini sudah ingin berbuat anarkis dengan ingin menghancurkan gedung, namun masih bisa diredam. Karena sampai dua pekan teakhir mereka belum dapat bayaran atau upah. ‘’Sudah hampir dua pekan mereka tidak kerja karena belum dibayar. Semua tergantung Hypec untuk kelangsungan gedung ini,’’ tegasnya.

Sementara itu perwakilan PT Hypec, Sarbaini menegaskan bahwa apa yang terjadi hanyalah miscommunication saja, dan sebenarnya menurutnya penyegelan ini tidak perlu terjadi.

‘’Semua dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan kami akan penuhi semua permintaannya. Ini hanya miscommunication saja. Jadi kami minta bersabar saja dahulu, karena semua dalam nego,’’ ujarnya kepada Riau Pos.(gus)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DATANG BERSAMA KETUA KOMISI III
Ikut Temui Massa Aksi 212, Kader PDI P Ini Diteriaki Hampir 20 Menit
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:59 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Bantah Pernyataan Ahok, Yunahar: Tak Ada Larangan Memilih Berdasar Agama
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:43 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Yunahar Ilyas: Ahok Menyebut Al-Maidah 51 Itu Jadi Alat Membohongi
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:37 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Kiai Akhyar Sebut Hanya Umat Muslim yang Bertabayun, Begini Reaksi Kubu Ahok
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:30 wib
TERKAIT RELOKASI WARGA KE RUMAH SUSUN
Maaf, ya, Jangan Dipolitisasi Persoalan Banjir
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:24 wib
DIGELAR PERTENGAHAN PEKAN INI
Hak Angket Dugaan Pelanggaran Undang-undang oleh Presiden Jokowi Dibacakan di Parpurna
Rabu, 21 Februari 2017 - 19:12 wib
PUSAMANI DAN MU JADI PARTAI PEMBUKA
Ketat! Inilah Hasil "Drawing" Babak 8 Besar Piala Presiden 2017
Rabu, 21 Februari 2017 - 18:44 wib
POLEMIK PEMBERHENTIAN SEMENTARA
Pernyataan Jaksa Agung Soal Ahok Ini Bikin Fadli Zon Heran
Rabu, 21 Februari 2017 - 18:28 wib
DEMO HONORER K2
Yang 232 Dipastikan Heboh, untuk Aksi Besok...
Rabu, 21 Februari 2017 - 18:25 wib
KASUS DUGAAN PENISTAAN AGAMA
Pengamat: Kalau Mau Jadi Gubernur Lagi, Sebaiknya Ahok Mundur
Rabu, 21 Februari 2017 - 18:17 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
52 Perusahaan Sawit di TNTN Akan Dibekukan

Selasa, 21 Februari 2017 - 17:59 WIB

Aset Pemprov Bertambah Rp7 Triliun

Selasa, 21 Februari 2017 - 17:57 WIB

DPRD Minta Gubernur Turun Tangan

Selasa, 21 Februari 2017 - 17:46 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Jadi yang Terbanyak Ditangani DPPPA Bengkalis
Lahan Eks Puskesmas Laku Rp2,26 Miliar

Selasa, 21 Februari 2017 - 11:57 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us
Populer hari ini