Depan >> Berita >> Riau >>
Mess Pekerja Asing Disegel
Senin, 01 Oktober 2012 - 07:43 WIB > Dibaca 1450 kali Print | Komentar
Mess Pekerja Asing Disegel
Tukang dari PT ABS menyegel bangunan yang dibuat untuk PT Hypec di area pembangunan PLTU Tenayan Raya, Sabtu (29/9/2012). (Foto: defizal/riau pos)
Berita Terkait

Horee... PLTU Tenayan Raya sudah Selesai 95 Persen

Menanti PLTU Tenayan Beroperasi



PEKANBARU (RP)- Mess tenaga kerja asing dari Cina, selaku pekerja bidang mesin PLTU 2x110 MW Tenayan, disegel PT Anugerah Bumi Sentoso (ABS). Pasalnya ada janji yang tidak bisa dipenuhi oleh PT Hypec selaku kontraktor mesin PLTU Tenayan, sesuai dengan surat perjanjian bernomor: SUM/010/ PKU-MTR/II/2012, sebesar Rp3.008.141.000, terhadap PT ABS selaku pembangun mess PLTU Tenayan tersebut.

Komisaris PT ABS, H Suhardiman menyebutkan, bahwa penyegelan gedung ini disebabkan karena PT ABS merasa dirugikan dengan tidak dipenuhinya janji-janji oleh PT Hypec. Selain itu juga disebutkan Suhardiman, pihaknya juga merasa dilecehkan dengan adanya statement dari pimpinan PT Hypec, Ojahan, yang menuduh pihaknya melakukan penipuan.

‘’Kami dirugikan dan kami tidak terima dengan cara-cara yang dilakukan itu. Dari perjanjian yang dibuat itu semua sudah sesuai dengan yang kami lakukan. Dan jika tidak percaya, kami juga sudah mengajak untuk melakukan audit bersama-sama dan melihat langsung kondisi pembangunan yang sesungguhnya,’’ jelas Suhardiman, Sabtu (29/9).

Dikatakan Suhardiman lagi, justru pihak Hypec yang mengerjai mereka. Pasalnya, awalnya sudah ada kesepakatan untuk melakukan audit bersama-sama di lokasi. Namun dari janji yang sudah disepakati, pihak Hypec malah tidak hadir. ‘’Mereka sudah menyepakati untuk audit dilakukan Kamis (27/9) kemarin. Malah mereka (Hypec, red) menjanjikan akan mendatangkan tim mereka dari Jakarta, namun tidak datang juga. Selanjutnya Jumat bikin janji lagi, bahkan Sabtu juga menjanjikan pun tidak datang. Jadi kami dipermainankan. Ini tidak bisa,’’ tegasnya kepada wartawan.

Oleh karena merasa dipermainkan ini, maka dilakukan penyegelan gedung yang dijadikan mess tenaga asing Cina ini sampai waktu yang tidak ditentukan atau sampai ada kesepakatan. ‘’Kita segel sampai ada kesepakatan dengan pihak Hypec, dan mereka melakukan pembayaran kepada perusahaan kami sesuai dengan perjanjian. Soal audit ini kami juga sudah usulkan untuk mendatangkan pihak indepeden, seperti PU, agar hasilnya lebih riil,’’ katanya lagi.

Mess ini disebutkan Suhardiman lagi, adalah untuk mess tenaga asing dari Cina dalam pembangunan PLTU 2x110 MW, dan ini merupakan proyek APBN yang kontraktor mesinnya itu PT Hypec. ‘’Tenaga asing saat ini ada sekitar 30 orang, dan menurut informasinya bakal datang datang sekitar 300 lagi untuk menangani mesin PLTU,’’ sebutnya lagi.

Menurut Suhardiman, sebelumnya pekerja pembangunan gedung ini sudah ingin berbuat anarkis dengan ingin menghancurkan gedung, namun masih bisa diredam. Karena sampai dua pekan teakhir mereka belum dapat bayaran atau upah. ‘’Sudah hampir dua pekan mereka tidak kerja karena belum dibayar. Semua tergantung Hypec untuk kelangsungan gedung ini,’’ tegasnya.

Sementara itu perwakilan PT Hypec, Sarbaini menegaskan bahwa apa yang terjadi hanyalah miscommunication saja, dan sebenarnya menurutnya penyegelan ini tidak perlu terjadi.

‘’Semua dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan dan kami akan penuhi semua permintaannya. Ini hanya miscommunication saja. Jadi kami minta bersabar saja dahulu, karena semua dalam nego,’’ ujarnya kepada Riau Pos.(gus)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MIDNITE SALE 24-27 MARET 2017
Global Bangunan Diskon Hingga 70 Persen dan Hadiah Langsung
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:00 wib
EMPAT ORANG TELAH DIPECAT
MK Kecolongan, Berkas Perkara Pilkada Dogiyai Dinyatakan Hilang
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:57 wib
SEBUT ADA PIHAK YANG MEMPROVOKASI
Isu Penculikan dan Penjualan Organ Tubuh Anak, Kapolri: Itu Tidak Benar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:56 wib
WACANA PANSUS RUU PEMILU DPR
Pengamat Sebut Independensi KPU Diintimidasi oleh Rencana Perwakilan Parpol
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:51 wib
BUTUH BANYAK JENDERAL BARU
Kapolri Promosikan 52 Kombes Jadi Brigjen
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:47 wib
TERKAIT MOGOKNYA MOBIL PRESIDEN
Fadli Zon: Ya Ganti Saja sama Esemka
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:36 wib
SEBELUM 12 APRIL
Anggota KPU dan Bawaslu Harus Segera Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:33 wib
SIAPKAN TIGA OPSI
PPP Tentukan Pilihan Akhir Pekan Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:30 wib
TAKTIK TIKI-TAKA TAK BERJALAN SEMPURNA
Timas U-22 Berlatih Transisi usai Kalah dari Myanmar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:24 wib
TERKAIT ANGGARAN PROYEK E-KTP
Bantah Pertemuan dengan Andi, Teguh: Saat Itu Saya Sedang Sakit
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:19 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Ketua DPRD Riau Buka Kedai Kopi Quantung

Kamis, 23 Maret 2017 - 12:24 WIB

Temui Bupati, Muharman Tak Kunjung Terima SK

Kamis, 23 Maret 2017 - 11:31 WIB

DPRD Minta Jangan Perkeruh Suasana Pemerintahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 11:29 WIB

Bangun Daerah, Mursini Kejar Dana Pusat

Kamis, 23 Maret 2017 - 11:27 WIB

Dugaan Korupsi, Camat Rambah Hilir Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 11:27 WIB

Advertorial KAB ROHIL
Advertorial DPRD ROHIL
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us