Varian Mobil Listrik Makin Beragam
Ravi Ikuti Jejak Ahmadi
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 08:39 WIB > Print | Komentar
 Ravi Ikuti Jejak Ahmadi
MENJAJAL: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjajal langsung mobil listrik yang diberi nama Ravi di Surabaya, Jumat (19/10/2012). foto:diaputri/jpnn
SURABAYA (RP) - Proyek mobil listrik terus berjalan. Tidak sekadar konsep, beberapa bahkan sudah diproduksi. Jenisnya pun semakin beragam.

Setelah muncul mobil jenis city car karya Dasep Ahmadi di Depok, kali ini muncul mobil listrik tipe all purpose vehicle (APV) yang dibuat PT Great Asia Link (Grain) dengan nama Ravi.

Pekan depan, giliran mobil sport mirip Ferrari yang akan diluncurkan di Jokjakarta.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menjajal langsung mobil APV yang diberi nama Ravi tersebut di Surabaya kemarin. ‘’Mobilnya enak, lancar,’’ katanya.

Dahlan membawa mobil tersebut berkeliling beberapa saat.  Meski memuji performa Ravi, Dahlan mengatakan bahwa mobil listrik itu belum siap diproduksi secara massal.

Sebab, ada beberapa bagian yang mesti dibenahi. Selain Ravi, PT Great Asia Link juga akan memproduksi mobil listrik jenis lain. Yakni, Havi (pick up) dan Hivi (city car).

Dahlan menyambut gembira munculnya beraneka ragam jenis mobil listrik. Dia mengatakan, hingga akhir tahun ini akan ada lima jenis mobil listrik yang keluar.

Salah satunya adalah mobil listrik mirip Ferrari yang rencananya keluar pekan depan di Jogjakarta. Dahlan menegaskan bahwa pasar Indonesia sudah siap menyambut mobil listrik. Mobil jenis ini menjadi pilihan seiring dengan meningkatknya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM).

‘’Biaya operasional mobil ini jauh lebih hemat,’’ katanya.  Dari segi harga, akan diusahakan sama dengan mobil berbahan bakar minyak.

Bahkan bisa lebih murah. Untuk itu, nantinya akan ada keringanan bagi pabrikan mobil listrik di Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberi fasilitas keringanan pajak untuk pembelian bahan baku.

Manager Marketing and Sales PT Great Asia Link Haryanto Setiawan mengatakan, perusahaannnya berkomitmen untuk mengembangkan mobil listrik.

Dia yakin prospeknya sangat bagus karena belum tergarap di Indonesia. Padahal di beberapa negara maju seperti Belanda, market share mobil listrik mencapai 20 persen.

‘’Mobil ini bisa menjadi alternatif. Biaya operasionalnya 75 persen lebih hemat dibanding mobil biasa,’’ terangnya. Salah satu kelemahan mobil listrik adalah kekuatan baterai. Alhasil, pada tanjakan atau medan tertentu, mobil listrik tampak lemah.

Namun, dengan terus meng-update teknologi, masalah itu bisa direduksi. Untuk mobil listrik Ravi, kapasitas baterainya bisa menempuh 120 sampai 160 kilometer dengan kecepatan 120 km/jam.

Haryanto menambahkan, tipe Havi dan Hivi saat ini masih dalam prototype dan direncanakan rampung Desember mendatang. Setelah semua bagian dirasa sempurna, pihaknya bakal memproduksi secara masal pada Maret 2013.

Selain ada kejanggalan-kejanggalan di lapangan. Ada beberapa poin yang disepakati, di antaranya hukum tetap dilaksanakan. Komisi I DPR RI mengatakan, akan melakukan rapat dengar pendapat dengan Panglima TNI.

Sama sekali tidak ada perdamaian dalam pertemuan itu.

Selanjutnya, organisasi wartawan di Riau akan membuat surat kepada DPRD Riau untuk membahas tindak lanjut kasus ini. Ini juga akan ditindaklanjuti dengan aksi unjuk rasa.

Untuk tahap awal, PT Great Asia Link bakal memanfaatkan 25 persen dari kapasitas pabriknya, yaitu sekitar 20 ribu unit per tahun.

Secara penuh, mereka bisa memperoduksi mobil listrik jenis manual sebanyak 20 ribu unit per tahun, serta 60 ribu unit per tahun untuk jenis matic.(sof/rdl/jpnn)
KOMENTAR
Berita Update

Kecepatan Produksi Surat Suara Lebihi Target
Minggu, 17 Februari 2019 - 13:21 wib

Bangun Sinergi Kawal Pemilu 2019
Minggu, 17 Februari 2019 - 13:19 wib
Markkanen Cetak Quattrick, PSM Gulung Perseru 9-0

Markkanen Cetak Quattrick, PSM Gulung Perseru 9-0
Minggu, 17 Februari 2019 - 11:19 wib

Lion Air Tergelincir di Runway Bandara Pontianak
Minggu, 17 Februari 2019 - 11:14 wib
Borobudur Masuk 4 KSPN Prioritas

Borobudur Masuk 4 KSPN Prioritas
Minggu, 17 Februari 2019 - 11:12 wib

Plt Ketua PSSI Jadi Tersangka
Minggu, 17 Februari 2019 - 10:36 wib
Empat Perbakin Kabupaten Diminta Segera Bekerja

Empat Perbakin Kabupaten Diminta Segera Bekerja
Minggu, 17 Februari 2019 - 10:34 wib
Tim USA Empaskan Tim Dunia 161-144
Pesta Dunk dan Three Point
Minggu, 17 Februari 2019 - 10:31 wib

Pembagian Kuota Haji Tidak Berubah
Minggu, 17 Februari 2019 - 10:28 wib

Atmosfer yang Kurang Kondusif
Minggu, 17 Februari 2019 - 10:27 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Ketika "Tujuh Hantu" Tak Lagi Adang BBM Rakyat

Selasa, 06 November 2018 - 21:13 WIB

Ada Apa di Balik Deklarasi Itu?

Rabu, 24 Oktober 2018 - 16:59 WIB

Hotel Ayola Tawarkan Menu Crispy Chicken Steak

Rabu, 24 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Tebar Buku UAS hingga Bisnis Daring dengan Sentuhan Jari
Masyarakat Mesti Bijak Gunakan Medsos

Selasa, 18 September 2018 - 19:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us