Ajang Teater Sumatera (ATS) III
Teater dan Obsesi Kekinian
Minggu, 01 Juli 2018 - 10:16 WIB > Dibaca 5407 kali Print | Komentar
Teater dan Obsesi Kekinian
Sebagai penutup diskusi tersebut, Radhar mengajak semua insan teater untuk mendalami dan memahami makna teater yang sesungguhnya. Karena kerja kreatif yang dilakukan itu juga membentuk kepribadian seseorang dalam menjalani kehidupan itu sendiri. Apalagi, teater memang mengajarkan sensitivitas, improvisasi, mengasah otak, tubuh, terutama hati atau keyakinan diri.

Sebelumnya, Jumat (29/6) lalu juga hadir pembicara yang juga membahas tema menarik dari seni dan fenomena sosial. Adalah Afrizal Malna, sastrawan dan Teaterawan Indonesia itu mengangkat tema, Tradisi dan Pasca-Kebenaran. Sebagian besar peserta diskusi tertarik dan terlibat aktif dalam forum itu.

Bahkan mereka mengaku waktu yang tersedia sangat singkat sebab masih banyak hal yang bisa didalami bersama.

Keinginan Seniman
Dalam Ajang Teater Sumatera (ATS) lll yang berlangsung, 28-30 Juni, plus tambahan waktu 26-27 Juni dengan workshop Suzuki Method di Anjung Seni Idrus Tintin itu, tentu saja mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Riau, terutama Pekanbaru sekitarnya. Kenapa tidak, musti pelaksanaan acara di masa libur panjang sekolah dan kampus, tak kurang 400-500 orang hadir menyaksikan karya-karya yang disuguhkan para penyaji setiap malamnya.

Helat yang digagas Lembaga Teater Selembayung, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Riau itu, telah menjadi titik tolak dalam melihat perkembangan dan kecendrungan teater Sumatera, juga Indonesia pada umumnya. Apalagi penyaji yang diundang tidak hanya berasal dari Sumatera, melainkan Jawa dan Kalimantan. Bahkan satu penyaji berasal dari Singapura yang menyuguhkan karya monolog.

Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Riau, Dandun Wibawa mengatakan, ATS yang sudah berlangsung tiga tahun berturut-turut itu, bukan lahir dari pemerintah, melainkan usulan dari para seniman teater itu sendiri. Dikatakannya, mengapa pemerintah, dalam hal ini Dinas Pariwisata Riau, memang menyaksikan langsung selama bertahun-tahun, insan teater bergerak sendiri dengan usaha dan biaya sendiri. Pemerintah bahkan nyaris luput atau absen sepanjang perjalanan tersebut.


KOMENTAR
Berita Update
TNI Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba ke Sekolah

TNI Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba ke Sekolah
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:17 wib
Polres Meranti Juara Turnamen Futsal Sago Old Star 2019

Polres Meranti Juara Turnamen Futsal Sago Old Star 2019
Selasa, 22 Januari 2019 - 13:00 wib

Pengedar 2 Kg Ganja Dibekuk Polisi
Selasa, 22 Januari 2019 - 12:30 wib

Tuntut Lahan, Warga Ancam Temui Presiden
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:35 wib
Tunggakan BPJS Dianggarkan Rp25 Miliar

Tunggakan BPJS Dianggarkan Rp25 Miliar
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:25 wib

PT ISB Serahkan Bibit Ikan untuk Warga Rambah
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:15 wib

Jadwalkan Periksa Maraton 45 Artis
Selasa, 22 Januari 2019 - 11:05 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
"Padang Perburuan" dan Panggung Hening Taman Budaya

Minggu, 20 Januari 2019 - 20:29 WIB

Mengeluh, Jalan Menuju Kematian

Minggu, 20 Januari 2019 - 20:20 WIB

Seni dan Budaya Melayu Dilestarikan Bersama

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:45 WIB

Petir Jagung

Senin, 14 Januari 2019 - 10:16 WIB

Ajang Pamerkan Karya Seni

Rabu, 19 Desember 2018 - 09:39 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us