Depan >> Berita >> Perca >>
PIALA DUNIA 2018
Messi-Ronaldo Dimatikan, Argentina-Portugal Pulang Cepat
Senin, 02 Juli 2018 - 00:47 WIB > Print | Komentar
Messi-Ronaldo Dimatikan, Argentina-Portugal Pulang Cepat
Dengan komposisi seperti itu, Messi pun sering kehilangan bola. Antoin Griezmann dan NGolo Kante bergantian mematikannya. Ini diperparah dengan lini belakang yang rapuh dan gampang ditembus oleh Mbappe atau yang lainnya. Duet Marcos Rojo dan Nicholas Otamendi juga rawan melakukan pelanggaran seperti yang kemudian berujung gol penalti Griezmann akibat pelanggaran Rojo terhadap Mbappe.

Lalu bagaimana dengan Portugal? Secara permainan, statistik menjelaskan bahwa tim asuhan Fernando Santos ini unggul segalanya atas Uruguay. Tapi, pertahanan mereka dibunuh oleh dua gol Cavani melalu serangan balik. Satu gol sundulan yang dicetak Pepe tak bisa menolong Argentina agar tidak pulang lebih cepat.

Kemenangan Uruguay terletak pada keuletan mereka saat bertahan. Duet Diego Godin dan Jose Maria Gimenez di sentral pertahanan, tak memberi ruang kepada Ronaldo untuk melakukan tendangan. Maklumlah, duet ini juga duet pertahanan Atletico Madrid yang sudah sangat hapal bagaimana mematikan Ronaldo di La Liga. Pemain-pemain seperti Nandez Acosta dan Martin Caceres di sisi kanan dan Matias Vecino-Diego Laxalt di kiri, juga bergantian mematikan Ronaldo ketika pemain Real Madrid itu merapat ke sayap. Akibatnya Ronaldo menjadi terisolasi.Terputus dari teman-temannya. Dan, premis bahwa Ronaldo dimatikan maka Portugal akan kehilangan nyawanya, berlaku dalam pertandingan.

Para gelandang Portugal bukannya tak melakukan upaya, baik menusuk dari dua sayap dan tengah, maupun melakukan tendangan dari luar kotak. Tapi hasilnya, kalau tak diblok kiper Fernando Muslera, ya kandas di kaki Godin, Gimenez, dan pemain lainnya. Perbandingan penguasaan bola 67-33 persen menjelaskan bagaimana Portugal mengurung pertahanan Uruguay.

Kini, setelah Jerman, Argentina, dan Portugal pulang pagi, kita masih menunggu sepak-terjang para jagoan lain seperti Brazil, Spanyol, Belgia, Kroasia, atau Inggris di pertandingan selanjutnya. Jika mereka akhirnya juga karam di partai 16 Besar, maka Piala Dunia 2018 benar-benar penuh kejutan.***
KOMENTAR
Berita Update

Masuk Rutan KPK, Syamsuar Tak Ingin Jadi Pasien Keempat
Kamis, 20 Februari 2019 - 22:05 wib

Bos Puskaptis Sebut 10 Lembaga Survei Ini Tidak Kredibel
Kamis, 20 Februari 2019 - 21:01 wib

Calon Jemaah Haji Tidak Perlu Daftar Paspor Online
Kamis, 20 Februari 2019 - 20:52 wib

Berharap Setelah jadi PPPK Bisa Diangkat sebagai PNS
Kamis, 20 Februari 2019 - 20:39 wib

Politik Tanah Jokowi Bikin Prabowo dan Amien Rais Geger
Kamis, 20 Februari 2019 - 20:34 wib
5 Tahun Jembatan Timbang Tak Beroperasi

5 Tahun Jembatan Timbang Tak Beroperasi
Kamis, 20 Februari 2019 - 17:00 wib

Sepekan Berjuang Padamkan Api
Kamis, 20 Februari 2019 - 16:55 wib

Ungkap Peredaran Narkoba di Tiga Tempat
Kamis, 20 Februari 2019 - 15:43 wib
Cari Berita
Perca Terbaru
 Kakunya Aturan yang Menyulitkan Pelipuan Asian Games

Minggu, 26 Agustus 2018 - 00:12 WIB

Asian Games dan Infrastruktur Olahraga Kita

Selasa, 21 Agustus 2018 - 22:27 WIB

Riau Ikut “Berjuang” di Asian Games

Senin, 20 Agustus 2018 - 11:36 WIB

Asian Games, Harga Diri, dan Eksistensi Sebuah Bangsa

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:16 WIB

Duel Kante-Pogba Versus Modric-Rakitic Menjadi Penentu
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini