Terjebak dalam Bentuk
Minggu, 15 Juli 2018 - 11:14 WIB > Dibaca 834 kali Print | Komentar
Terjebak dalam Bentuk
Parade Tari Se-Riau 2018 di Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru.

Iwan Irawan dan kawan-kawan sudah mengusulkan dan memberi saran pada pemilik kebijakan. Bahwa setiap perhelatan, salah satunya parade tari yang tahun ini dilaksanakan pada Sabtu (7/7) lalu di Anjung Seni Idrus Tintin, Kota Pekanbaru, diberi penghargaan setimpal. Misalnya, Parade Tari di Kepulauan Riau (Kepri), para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan piagam/piala. Tidak hanya bagi peraih juara umum, juga yang lain seperti pemenang kedua, ketiga, dan seterusnya. Bahkan, setiap peserta diberi dana produksi sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas keikutsertaan mereka. Tidak hanya itu, peserta juga ditanggung penginapan dan makan-minum selama acara.

Iwan mengilustrasikan, dirinya baru saja menjadi juri/ dewan pengamat di Provinsi Kepri. Secara pengkaryaan dan tema yang diangkat koreografer cukup menggembirakan. Para koreografer tidak lagi berkutat pada tema seperti di Riau, nikah-kawin, tapi juga masuk dalam tema besar budaya lokal seperti kehidupan suku laut dan semacamnya. Selain itu, setiap peserta dapat bantuan produksi masing-masing Rp2,5 juta. Bahkan pemenang utama meraih piagam dan uang tunai Rp20 juta. Begitu pula di kabupaten/ kota di sana. Kota Tanjungpinang misalnya memberi hadiah sebesar Rp15 juta untuk juara umum. Begitu juga di Kota Batam yang memberi hadiah Rp10 juta untuk juara umum.

"Ada baiknya, hal serupa ini juga diikuti Riau. Sehingga para koreografer dan insan tari secara keseluruhan merasa dihargai. Ini juga akan memantapkan keinginan mereka (insan tari) untuk menghasilkan karya terbaik," ucap Iwan.

Sejak awal, parade tari di daerah ini belum juga memberi penghargaan seperti yang dilakukan Kepri, selain piala untuk juara umum dan menanggung semua biaya pemenang provinsi ke tingkat nasional. Usul saran yang berulang-ulang disampaikan ini, setali dengan usul saran untuk insan tari yang juga tak keluar dari proses pengulangan-pengulangan.***


Laporan FEDLI AZIS, Pekanbaru
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Lembaga  Sensor Film tak  "Berkuku"

Minggu, 02 September 2018 - 15:53 WIB

Kegilaan Penyair "Alam Gaib" di Akhir PSK

Senin, 27 Agustus 2018 - 08:09 WIB

Agar Siswa Paham Dunia Literasi dan Musikalisasi Puisi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:50 WIB

Puisi Inspirasi Tiada Henti

Minggu, 12 Agustus 2018 - 08:42 WIB

Spirit Lokal dari Ceruk Kampung

Minggu, 05 Agustus 2018 - 15:01 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us