Berumur 100 Tahun Lebih
Lestarikan Rumah Melayu
Rabu, 18 Juli 2018 - 08:37 WIB > Dibaca 1090 kali Print | Komentar
Lestarikan Rumah Melayu
RUMAH KHAS MELAYU: Ketua LAM Pekanbaru Datuk Yose Saputra saat mengunjungi salah satu rumah khas Melayu yang diperkirakan sudah berumur 100 tahun lebih di Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Lima Puluh, Senin (16/7/2018). CF1/MIRSHAL/RIAU POS
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Bentuknya tak lagi sempurna, setiap sudut bangunannya sudah terlihat rapuh dan reot, begitu juga atapnya memang sudah perlu peremajaan. Begitulah kondisi salah satu rumah tua yang masih tersisa di Kota Pekanbaru  yang diperkirakan sudah berumur 100 tahun. Rumah Melayu yang terbuat dari kayu, alias papan, sampai kini masih dihuni oleh pemilik dari keturunannya, dan masih terjaga keasliannya.

Dengan kondisi ini, Ketua LAM Pekanbaru Yose Saputra yang bergelar datuk ini, bersama rombongan menyempatkan diri untuk mengunjungi bangunan antik dan bersejarah ini. Ia pun minta supaya ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru untuk tetap menjaga dengan dianggarkan di APBD Kota Pekanbaru, supaya nilai sejarah yang dihadirkan dari bangunan tua ini tetap menjadi sejarah kemelayuan di Provinsi Riau dan khususnya Kota Pekanbaru.

Disebutkan Yose yang juga anggota DPRD Pekanbaru ini, bangunan tua yang masih menunjukkan keasliannya ini masuk ke dalam cagar budaya Riau, dan juga sudah menjadi perhatian berbagai kalangan untuk dapat tetap terjaga nilai sejarahnya. Bangunan ini beralamat di Jalan Tanjung Batu, Nomor 83, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru.

Menurut politisi partai Golkar ini, Selasa (17/7), usai kunjungan mengatakan, agenda kunjungan ini sudah lama diagendakan Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru namun baru terealisasi. Agenda ini juga merupakan salah satu program kerja LAM Pekanbaru, tentunya dalam menjaga dan melestari kan sejarah Melayu yang ada di Kota Pekanbaru.

"Dari hasil kunjungan itu, kami melihatnya sangat miris. Tidak terawat dengan baik, padahal mempunyai nilai sejarah tinggi dan perkembangan Kota Pekanbaru hingga masuk ke masa modern ini," ujar Yose.


KOMENTAR
Berita Update
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Jangan Percaya Oknum Mengaku Pegawai Bapenda
Wajib Pajak Tertipu Rp4,8 Juta
Kamis, 13 Desember 2018 - 11:00 wib
Integritas Halal Science and Technology
Univrab Gelar Senastek 2018
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:52 wib
Jadi Pilot Project Program SKS

Jadi Pilot Project Program SKS
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:45 wib
Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polsek Limapuluh Akan Musnahkan Sabu dan Ekstasi
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:35 wib
Lima Tiang Reklame Dipotong

Lima Tiang Reklame Dipotong
Kamis, 13 Desember 2018 - 10:25 wib
Pemko Harus Proaktif
Terkait Master Plan Banjir
Pemko Harus Proaktif
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:45 wib
DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang

DPP Akan Tertibkan Timbangan Pedagang
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:35 wib

Jalan Pekan Heran-Mumpa Putus
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:29 wib
Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak

Lihat Motor Pacar yang Dicuri, Langsung Ditabrak
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:25 wib
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Oknum Lurah Terkena OTT
Penahanan Diperpanjang 40 Hari
Kamis, 13 Desember 2018 - 09:00 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Sutardji: Perempuan,  Tetaplah Jadi Ruh Bagi Kesusasteraan
Isu Ekologis dalam Filosofi Silat

Minggu, 25 November 2018 - 13:43 WIB

Ratusan Siswa Meriahkan Bulan Bahasa dan Kenduri Puisi  XII
Perlawanan Lewat Karya di “Padang Perburuan”

Minggu, 04 November 2018 - 14:10 WIB

Realitas Kekinian dalam "Padang Perburuan"

Minggu, 07 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us