Waspada Difteri Di Negara Berkembang
Senin, 27 Agustus 2018 - 13:50 WIB > Dibaca 4232 kali Print | Komentar
Waspada Difteri Di Negara Berkembang
Berita Terkait

Kecamatan Tampan KLB Difteri



Penyebaran bakteri penyebab difteri ini dapat terjadi dengan mudah. Terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai.

- Terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk. Ini merupakan cara penularan difteri yang paling umum.

- Barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, contohnya mainan atau handuk.

- Sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita. Penularan ini umumnya terjadi pada penderita yang tinggal di lingkungan yang padat penduduk dan kebersihannya tidak terjaga.

- Bakteri difteri akan menghasilkan racun yang akan membunuh sel-sel sehat dalam tenggorokan, sehingga akhirnya menjadi sel mati. Sel-sel yang mati inilah yang akan membentuk membran (lapisan tipis) abu-abu pada tenggorokan. Di samping itu, racun yang dihasilkan juga berpotensi menyebar dalam aliran darah dan merusak jantung, ginjal, serta sistem saraf.

Terkadang, difteri bisa jadi tidak menunjukkan gejala apapun sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya terinfeksi. Apabila tidak menjalani pengobatan dengan tepat, mereka berpotensi menularkan penyakit ini kepada orang di sekitarnya, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi.

Gejala Difteri

Difteri umumnya memiliki masa inkubasi atau rentang waktu sejak bakteri masuk ke tubuh sampai gejala muncul 2 hingga 5 hari. Gejala-gejala dari penyakit ini meliputi:

- Terbentuknya lapisan tipis berwarna abu-abu yang menutupi tenggorokan dan amandel.

- Demam dan menggigil.

- Sakit tenggorokan dan suara serak.

- Sulit bernapas atau napas yang cepat.

- Pembengkakan kelenjar limfe pada leher.

- Lemas dan lelah.

- Pilek.

Awalnya cair, tapi lama-kelamaan menjadi kental dan terkadang bercampur darah. Difteri juga terkadang dapat menyerang kulit dan menyebabkan luka seperti borok (ulkus). Ulkus tersebut akan sembuh dalam beberapa bulan, tapi biasanya akan meninggalkan bekas pada kulit. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda atau anak Anda menunjukkan gejala-gejala di atas. Penyakit ini harus diobati secepatnya untuk mencegah komplikasi.(int)
KOMENTAR
Berita Update
Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk
Selasa, 20 November 2018 - 15:00 wib

Pemkab Komit Kelola Lahan Gambut
Selasa, 20 November 2018 - 14:30 wib

TP PKK Berikan Penanganan Stunting di 10 Desa
Selasa, 20 November 2018 - 14:00 wib

Bupati Launching Aplikasi Sipedih
Selasa, 20 November 2018 - 13:30 wib
Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri

Tunggu Kepastian Pelantikan Plt Gubri
Selasa, 20 November 2018 - 13:00 wib
Rp772,5 Juta Beasiswa Belum Disalurkan

Rp772,5 Juta Beasiswa Belum Disalurkan
Selasa, 20 November 2018 - 12:30 wib
4 Kabupaten Masih Terendam Banjir

4 Kabupaten Masih Terendam Banjir
Selasa, 20 November 2018 - 12:00 wib
Pedagang Pasar Rumbai Minta Pembayaran Kios per Hari

Pedagang Pasar Rumbai Minta Pembayaran Kios per Hari
Selasa, 20 November 2018 - 11:48 wib

Haul Marhum Pekan Ingatkan Sejarah Pekanbaru
Selasa, 20 November 2018 - 11:27 wib
Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta
AirAsia Pindahkan Penerbangan ke Terminal 2
Selasa, 20 November 2018 - 11:26 wib
Cari Berita
Ladies Terbaru
Si Classic Ala 90íS

Jumat, 16 November 2018 - 09:36 WIB

Kulit Cerah dengan Sapuan Warna Cokelat

Rabu, 14 November 2018 - 12:53 WIB

The Pink Vespa Is Mine

Selasa, 30 Oktober 2018 - 14:45 WIB

Jangan Tergiur Behel Abal-Abal

Senin, 29 Oktober 2018 - 12:29 WIB

Pengeroposan Gigi Harus Cepat Ditanggapi

Senin, 22 Oktober 2018 - 15:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us