Depan >> Berita >> Hukum >>
Setya Novanto Tahu Proyek PLTU Riau 1
Selasa, 28 Agustus 2018 - 17:29 WIB > Dibaca 3447 kali Print | Komentar
 Setya Novanto Tahu Proyek PLTU Riau 1
JAWAB PERTANYAAN: Terpidana kasus korupsi mega proyek KTP-el Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Senin (27/8/2018). Setya Novanto diperiksa terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. (ISMAIL POHAN/JPG)
Seperti diberitakan, sejumlah penyidik senior dikerahkan dalam penanganan perkara kakap ini. Di antaranya Yudi Purnomo Harahap (ketua Wadah Pegawai KPK), Ambarita Damanik, Taufik Herdiansyah, hingga Novel Baswedan. Sebagian dari mereka merupakan penyidik kasus KTP-el yang menyeret Setnov sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menambahkan, ada dua kapasitas Setnov yang didalami terkait perkara proyek PLTU Riau 1. Yakni, sebagai ketua DPR dan ketua umum Partai Golkar. Sebagai ketua umum, Setnov diduga mengetahui sejauh mana peran Idrus Marham yang ditetapkan tersangka dalam kasus ini. Idrus pernah menjabat sebagai sekretaris jenderal sebelum menjadi menteri sosial.

“Penyidik saat ini lebih fokus pada apa yang diketahui saksi Setya Novanto terkait proyek PLTU Riau 1,” terangnya.

Pengetahuan yang digali dari Setnov itu bisa tentang proyek listrik secara umum hingga pertemuan-pertemuan antara Setnov dan para tersangka dalam kasus ini. Lalu bagaimana dengan keterlibatan pihak lain dan dugaan uang suap dari Kotjo yang mengalir ke Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar tahun lalu? Febri belum bisa berkomentar lebih jauh. Namun, dia memastikan pemeriksaan saksi bakal kembali dilanjutkan untuk memperjelas konstruksi perkara ini.

“Kami mulai memeriksa saksi-saksi untuk membuat lebih terang kasus ini,” paparnya.

KPK berencana memanggil anak Setnov, Rheza Herwindo, pada hari ini (28/8). Rheza akan diperiksa untuk tersangka Idrus terkait dengan kapasitasnya sebagai Komisaris PT Skydweller Indonesia Mandiri. Berdasar informasi yang dihimpun JPG, perusahaan itu berkantor di gedung Equity Tower lantai 22 unit B, C dan D SCBD Lot 9 kavling 52-53 Jalan Jenderal Sudirman Jakarta.

Merujuk pada fakta persidangan KTP-el, Setnov juga memiliki kantor di lantai 20 di gedung tersebut. Di kantor itu, Setnov beberapa kali bertemu dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong dan sejumlah rekanan proyek KTP-el di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun anggaran 2011-2012.

“Jadwal pemeriksaannya (Rheza Herwindo) besok (hari ini, red),” ujar Febri.

Sementara itu, Setnov kemarin menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam. Terpidana korupsi KTP-el itu tiba di gedung KPK pukul 09.00 WIB dan keluar dari ruang pemeriksaan pukul 15.00 WIB. Usai diperiksa, Setnov terus membantah pertanyaan awak media tentang keterlibatannya dalam proyek PLTU Riau 1. (tyo/bay/agm/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Dampak Cuaca Buruk di Sumbar
Harga Beras Terus Mengalami Kenaikan
Selasa, 13 November 2018 - 10:00 wib
Pengendara Jatuh  Terpeleset Tumpahan CPO

Pengendara Jatuh Terpeleset Tumpahan CPO
Selasa, 13 November 2018 - 09:40 wib

Tak Bawa KTP Disidang
Selasa, 13 November 2018 - 09:08 wib
Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda

Suksesnya Perhutanan Sosial Tergantung Dukungan Pemda
Selasa, 13 November 2018 - 08:22 wib
PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi

PDIP Jateng Sweeping Poster Jokowi "Raja Jawa"
Selasa, 13 November 2018 - 08:14 wib
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Untuk Pemerataan Ekonomi
Maksimalkan Melalui Produk Unggulan
Selasa, 12 November 2018 - 21:00 wib

2019, Tour de Singkarak Lintasi Mandeh dan Jambi
Selasa, 12 November 2018 - 20:30 wib

Tausiah UAS Banjir Jamaah
Selasa, 12 November 2018 - 20:00 wib
Transaksi Harian Saham  Anjlok 1,89 Persen

Transaksi Harian Saham Anjlok 1,89 Persen
Selasa, 12 November 2018 - 19:00 wib

Lions Club 307 A2 Beri Bantuan Pengecatan Panti Asuhan
Selasa, 12 November 2018 - 18:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Eni Saragih Segera Sidang

Sabtu, 10 November 2018 - 18:55 WIB

Dua Kali Mangkir, Direktur PT SK Akhirnya Ditahan

Jumat, 09 November 2018 - 10:49 WIB

Gemetar saat Ditanya, Ternyata Bawa Sabu

Kamis, 08 November 2018 - 16:30 WIB

Sempat Ditahan, Status Hukum Rizieq Belum Jelas

Kamis, 08 November 2018 - 13:34 WIB

Istana Serahkan Kasus Novel ke Polri

Sabtu, 03 November 2018 - 11:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us