Depan >> Berita >> Hukum >>
Idrus Marham Tahu Akan Ditahan KPK
Sabtu, 01 September 2018 - 13:15 WIB > Dibaca 6221 kali Print | Komentar
Idrus Marham Tahu Akan Ditahan KPK
MASUK MOBIL: Mantan Mensos Idrus Marham masuk ke dalam mobil menuju Rutan KPK setelah diperiksa sekitar empat jam di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/8/2018). Idrus disangkakan menerima uang dalam korupsi PLTU Riau-1. (FEDRIK TARIGAN/JPG)
”Belum cukup bukti. Kalau sudah cukup bukti pasti akan kami naikan (status hukumnya),” tutur dia.

Alex menyebutkan bahwa keterangan Eni belum cukup menjadi alat bukti. Sebab, sangat mudah dipatahkan. ”Ada kemungkinan dengan mudahnya itu dibantah di pengadilan,” ujarnya.

Apalagi kalau Eni menarik keterangan yang pernah disampaikan kepada penyidik. Sehingga sampai saat ini status Sofyan dalam kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1 tetap saksi. ”Karena alat buktinya belum cukup,” ungkap dia.

Berkaitan penahanan Idrus, Alex menyebutkan bahwa semua itu merupakan kewenangan penyidik. Meski selama ini yang bersangkutan kooperatif, penyidik menilai penahanan harus dilakukan mulai kemarin. Sesuai ketentuan, penahanan pertama berlangsung sampai 20 hari ke depan.

”Syukur-syukur dalam satu bulan kami bisa selesaikan berkasnya dan kami limpahkan ke pengadilan,” imbuhnya.

Karena itu, Alex berharap agar Idrus lebih terbuka lagi kepada penyidik. Sehingga proses hukum terhadap dirinya berjalan cepat. ”Kalau memang ada pihak-pihak lain yang ikut terlibat, bagus untuk yang bersangkutan bisa membuka. Sehingga perkara bisa lebih terang, kami bisa ungkap lebih menyeluruh,” terang dia.

Setelah Idrus ditahan, Alex memastikan pemeriksaan terhadap saksi-saksi juga dipercepat. Meski masih belum pasti, Alex menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan KPK memanggil petinggi Partai Golkar. Khususnya yang secara aktif terlibat dalam munaslub partai berlambang pohon beringin itu. Selama penyidik menilai mereka relevan dijadikan saksi, pemanggilan pasti dilakukan. ”Selalu terbuka untuk memanggil para pihak yang diperkirakan tahu tentang perkara,” bebernya.


KOMENTAR
Berita Update
Pembakar Lahan TNTN Ditangkap

Pembakar Lahan TNTN Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 19:52 wib
Catatan Teater Riau
Kembalinya sang Primadona
Senin, 23 September 2018 - 19:48 wib

Disdik Tempati Gedung Eks SMK Teknologi
Senin, 23 September 2018 - 19:47 wib
Alamaaak!
Ditabrak Emak-Emak
Senin, 23 September 2018 - 19:46 wib
Warga Resah dengan Kandungannya
Anggur Murah Laris Manis Terjual
Senin, 23 September 2018 - 19:40 wib
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
PWNU Riau Sambangi LAMR
Minta Jembatani GP Ansor-UAS
Senin, 23 September 2018 - 17:50 wib
2.000 IKM Tak Terdaftar

2.000 IKM Tak Terdaftar
Senin, 23 September 2018 - 15:00 wib
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Akibat Oli Tumpah
Pemotor Kecelakaan Beruntun
Senin, 23 September 2018 - 14:48 wib
Polisi Gadungan Ditangkap

Polisi Gadungan Ditangkap
Senin, 23 September 2018 - 14:34 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini