Hari Ini, Pedagang Direlokasi
Jumat, 07 September 2018 - 11:10 WIB > Dibaca 2645 kali Print | Komentar
Hari Ini, Pedagang Direlokasi
PASAR INDUK: Suasana di pasar induk sementara di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Kamis (6/9/2018). Pemko Pekanbaru berencana membangun gedung pengujian kendaraan bermotor (PKB) di lokasi pasar sehingga pedagang harus direlokasi. EVAN GUNANZAR/RIAU POS
Berita Terkait

“Jadi sebagian pedagang sudah setuju. Beberapa pedagang ada yang kurang sepakat. Tetapi tetap diminta pindah. Satpol PP yang turun kalau pedagang tidak mau pindah misalnya,” katanya.

Lokasi itu juga dijadikan aktivitas bongkar muat. Didominasi hasil pertanian. Seperti lobak, wortel, tomat, cabai dan sayur mayur lainnya. Suhardi mengatakan pasokan sayu mayur itu untuk didistribusikan ke pasar tradisional. “Sebagian dibeli langsung di tempat. Sebagian didistribusikan ke Pelalawan, Siak, Perawang dan Kampar. Pasakon berasal dari Sumatera Barat, Medan dan pulau Jawa,” katanya.

Ia mengatakan bahwa rencana relokasi tersebut direalisasikan karena rencana awal lokasi di terminal akan dibangun gedung pengujian kendaraan bermotor (PKB). Namun pembangunannya batal tahun ini. “Meski batal pembangunan gedung uji kir itu, tetapi relokasi tetap dilanjutkan,” tuturnya.

Sebelumnya, 138 dari sekitar 150 pedagang di pasar induk sementara Terminal BRPS mendatangi DPRD Pekanbaru, Kamis (23/8) untuk menyampaikan penolakan mereka terhadap rencana Pemko Pekanbaru merelokasi mereka. Mereka meminta agar pembangunan pasar induk di Jalan Soekarno-Hatta digesa sehingga mereka bisa langsung pindah ke pasar sebenarnya.

Ke-138 pedagang ini membubuhkan tanda tangan sebagai bukti menolak. Pedagang juga menilai tempat relokasi yang baru tidak nyaman bagi pedagang.

“Kami tidak ada disertakan dalam kebijakan ini. Tiba-tiba saja langsung diminta pindah. Jelas kami  keberatan. Soalnya janji dahulu, pindah di pasar induk jika sudah selesai. Sementara pasar induk belum jelas selesainya kapan,” kata perwakilan pedagang Limson usai menjumpai Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga saat itu.

Jhon Romi Sinaga mengatakan tidak setuju dengan rencana pemko tersebut. Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pemko seharusnya tetap memberikan izin kepada pedagang untuk tetap berjualan di tempat saat ini sampai proses pembangunan gedung PKB dimulai dan pasar induk jelas statusnya.

“Pasar induk belum selesai kan? Gedung PKB pun belum dibangun tahun ini karena alasan anggaran. Maka pastikan betul lokasi yang kondusif untuk pedagang pindah,” ujarnya.(yls)


Laporan JOKO SUSILO, Kota


KOMENTAR
Berita Update

Sekda Hadiri Pengukuhan Warga PSHT
Senin, 24 September 2018 - 14:30 wib

Dealer Isuzu Isuindomas Putra Gelar Service Clinic
Senin, 24 September 2018 - 14:29 wib
Inovasi Produk Dorong Penjualan

Inovasi Produk Dorong Penjualan
Senin, 24 September 2018 - 14:20 wib
Polda Awasi Medsos Secara Ketat

Polda Awasi Medsos Secara Ketat
Senin, 24 September 2018 - 14:00 wib

Jessica Raih Emas Kejurnas Piala Panglima
Senin, 24 September 2018 - 13:30 wib
Paripurna Molor 6 Jam,  11 Anggota Dewan Bolos

Paripurna Molor 6 Jam, 11 Anggota Dewan Bolos
Senin, 24 September 2018 - 13:16 wib

Joshua Penuhi Janji
Senin, 24 September 2018 - 13:00 wib
Setujui Tobasa Jadi Toba

Setujui Tobasa Jadi Toba
Senin, 24 September 2018 - 12:55 wib
12 Jamaah Haji Nagan  Belum Kembali

12 Jamaah Haji Nagan Belum Kembali
Senin, 24 September 2018 - 12:31 wib

Marquez Juara di Aragon
Senin, 24 September 2018 - 12:30 wib
Cari Berita
Pekanbaru Terbaru
Oktober, Job Expo di Empat Lokasi

Senin, 24 September 2018 - 12:17 WIB

Pencairan TB Dilakukan Bertahap

Senin, 24 September 2018 - 10:50 WIB

350 Guru Komite Akan Diangkat Jadi Honor Pemko

Senin, 24 September 2018 - 10:42 WIB

Akun FB Wako Diretas, Pelaku Minta Uang

Senin, 24 September 2018 - 10:32 WIB

THM Harus Patuhi Aturan Jam Tutup

Senin, 24 September 2018 - 10:18 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us