Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Riau >>
UMP Riau 2013 Naik Jadi Rp1.400.000
Sabtu, 10 November 2012 - 10:57 WIB > Dibaca 1968 kali Print | Komentar
Laporan DESRIANDI CANDRA, Pekanbaru desriandicandra@riaupos.co

Dewan Pengupahan Provinsi Riau akhirnya sepakat memutuskan dan menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Riau tahun 2013. UMP 2013 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2012, dari Rp1.238.000 menjadi Rp1.400.000 per bulan.

Angka ini pun naik 13,08 persen dibandingkan tahun 2012. Hasil ini ditetapkan Dewan Pengupahan yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, perguruan tinggi dan serikat pekerja sebanyak 29 orang, setelah menjalani pembahasan alot.

“Tapi keputusan ini akhirnya Kamis (8/11) kemarin sudah kita sepakati,” ujar H Nazaruddin SH, Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Riau, didampingi Sekretaris Dewan Pengupahan Drs H Erwan dan anggota Dewan Pengupahan Provinsi Riau, Budi Santoso, menjawab Riau Pos, Jumat (9/11) di kantor Disnakertransduk Riau.

Nazaruddin yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Distransduk) Riau mengatakan, banyak item yang menjadi pertimbangan.

Misalnya, perubahan item kebutuhan hidup layak (KHL) dari 46 item di tahun 2012 menjadi 60 item di tahun 2013 ini yang ditetapkan berdasarkan Permennaker nomor 13 tahun 2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak.

Beberapa komponen pertimbangan penetapan UPM misalnya, KL, indeks harga konsumen, kemampuan dan perkembangan kelangsungan perusahaan, upah pada umumnya yang berlaku di daerah tertentu dan antar daerah, kondisi pasar kerja, tingkat perkembangan ekonomi dan pendapatan berdasarkan Permenaker RI nomor.01/Men/1999.

Hasil UMP ini nantinya akan menjadi rujukan dari Pemkab/Pemko dalam menetapkan UMK, yang biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan UMP yang ditetapkan.

Sementara Erwan dan Budi Santoso mengatakan, pihaknya menilai wajar dengan kenaikan UMP Riau tahun 2013. Mereka meminta agar perusahaan mematuhi UMP yang sudah ditetapkan Dewan Pengupahan Provinsi Riau. Perusahaan yang mangkir, tentunya akan diberi sanksi tegas.(dac)
KOMENTAR
Berita Update
DIGELAR PEKAN LALU
Fadli Zon Heran, Kenapa Jelang Pemilu Jokowi Ketemu PA 212?
Kamis, 25 April 2018 - 21:00 wib
KASUS UJARAN KEBENCIAN
Sebut PKI Bangkit, Alfian Yakin Bebas dari Tuntutan 3 Tahun Penjara
Kamis, 25 April 2018 - 20:50 wib
DIKUTIP DARI NOVEL "GHOST FLEET"
Seperti Prabowo, Gatot Sebut 2030 Indonesia Bisa Bubar, Ini Alasannya
Kamis, 25 April 2018 - 20:30 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Kroos: Madrid Harus Juara Liga Champions
Kamis, 25 April 2018 - 20:07 wib
DITAJA UPT KEMENDIKBUD
Nonton Film hingga Pagelaran Seni Warnai Semarak Peringatan Hardiknas 2018
Kamis, 25 April 2018 - 20:02 wib
ISU BURSA TRANSFER
Lewandowski dan Kane Dikejar Madrid, Ini Kata Pelatih Muenchen
Kamis, 25 April 2018 - 19:34 wib
BAYERN MUENCHEN VS REAL MADRID
Panggung Lewandowski dan Ronaldo
Kamis, 25 April 2018 - 19:10 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Bupati: Jangan Sebatas di Tenggorokan, Alquran Harus Menyentuh Kalbu
Kontraktor Perusak Kantor PUPR Ditangkap

Rabu, 25 April 2018 - 11:53 WIB

Sampaikan Protes Warga ke Pusat, Tolak Waduk Serbaguna Lompatan Harimau
3.737 Paket Sembako Murah Diserbu Warga

Rabu, 25 April 2018 - 11:33 WIB

Keluarga Sultan Malaysia Hadiri Haul Akbar Sultan Siak
Sagang Online
loading...
Follow Us