Depan >> Berita >> Kepri >>

Satu Perompak Terdeteksi di Pulau Kasu

4 Januari 2013 - 09.24 WIB > Dibaca 1256 kali Print | Komentar
BATAM (RP) - Satu per satu tempat pelarian perompak tongkang Olympus akhirnya terdeteksi Buser TNI AL.

Setelah dua otak perencana pembajakan diringkus Buser TNI AL, kini satu perompak terendus memiliki rumah di Pulau Kasu.

Hal tersebut dikatakan Pasintel Lanal Batam, Mayor Pelaut, Muhammad Abduh kepada Batam Pos di Mako Lanal, Kamis (3/1).

“Satu perompak ini kami dapati di rumahnya berdasarkan keterangan dari dua perompak yang sudah kami ringkus. Kami tinggal menunggu  pelaku pulang ke rumahnya dan menggerebek saja,” ujar Mayor Muhammad Abduh.

Perompak tongkang Olympus sendiri dipastikan hanya ada tujuh pelaku, bukan 11 seperti yang diberitakan media lainnya. Kebetulan, dua perompak yang diringkus merupakan otak perencana sekaligus ikut sebagai eksekutor, istilah lainnya adalah koordinator rompak.

Apakah pelaku merupakan pemain lama yang selama ini menghantui kapal-kapal yang berlayar di perairan Kepri? Muhammad Abduh mengatakan kelompok perompak tongkang Olympus merupakan pemain baru, bukan pemain lama.

“Memang jaringan atau kelompok ini merupakan jaringan baru. Tapi kalau dilihat dari satu persatu personelnya apabila tertangkap semua nanti, tak mustahil ada diantaranya merupakan pemain kambuhan,” terang Muhammad Abduh.

Saat ini TNI AL selain fokus mengejar dan mencari perompak yang masih kabur, pihaknya juga mencari jawaban tentang keberadaan minyak solar yang dibajak hingga 140 ton itu dibawa ke mana?

“Itulah yang menjadi pertanyaan kami, minyak solar dan premium sebanyak itu saat kejadian diangkut menggunakan apa? Sebab, perompak sendiri datang merompak hanya menggunakan speed boat kecil ukuran 49 PK. Bisa jadi, ada satu tim yang masih jaringannya membawa kapal ditengah laut khusus untuk menampung minyak solar dan premium hasil rompakan,” ujar Muhammad Abduh.

Sementara Danlanal Batam, Kolonel Pelaut Nurhidayat mengatakan, pihak TNI AL Batam saat ini gencar berpatroli melacak keberadaan perompak yang masih kabur.

“Kami dari Lanal Batam melakukan upaya pencarian dan pengejaran perompak yang saat ini diyakini masih bersembunyi di wilayah pulau-pulau dalam yang masih daerah Batam. Pencarian kami lakukan di beberapa titik seperti perairan Selat Nenek, Tanjung Pelanduk, serta daerah sekitar Pulau Abang. Maaf tak bisa memberikan pernyataan panjang soalnya saya lagi di Jakarta menghadiri acara KSAL,” ujar Kolonel Nurhidayat.

Sejauh ini, perompak tongkang Olympus yang diringkus baru dua perompak. Sementara para saksi yaitu korban tujuh awak tongkang dan tug boat ditangani pihak Dirpolair untuk dimintai keterangan. (gas/eca)

KOMENTAR

Follow Us

Riau Pos Group
Support by: