Delapan Jam Dicecar Pertanyaan, Ketua DPRD Pessel tak Ditahan
Sabtu, 26 Januari 2013 - 16:56 WIB > Dibaca 324 kali Print | Komentar
Delapan Jam Dicecar Pertanyaan, Ketua DPRD Pessel tak Ditahan
Berita Terkait





Riau Pos Online — Ketua DPRD Pesisir Selatan, Mardinas N Syair memenuhi panggilan dari Unit Tipikor Polres Pessel untuk memberikan keterangan. Dia dicecar 75 pertanyaan atas dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif selama tahun 2011 selama delapan jam.

Pemeriksaan dimulai pukul 10.00 dan berlangsung tertutup. Karena belum tuntas, pemeriksaan dilanjutkan Senin, 28 Januari mendatang. “Kedatangan Mardinas ini yang pertama sebagai tersangka. Mardinas belum ditahan karena kooperatif dan tidak dicurigai akan mempersulit atau melarikan diri. Namun, saat ini Mardinas dicekal ke luar negeri,” jelas Wakapolres Kompol Dwiharsono didampingi Kasat Reskrim AKP Andi Sentosa.

Ditegaskannya, ketua DPRD Pessel dijerat dalam kasus perjalanan dinas fiktif pada tahun 2011 (ralat: bukan 2009-2011, seperti yang diberitakan sebelumnya).

“Untuk mengetahui kerugian negara, kita masih menunggu audit resmi dari BPKP. Tapi dari hitungan sementara yang dilakukan oleh unit tipikor mencapai Rp 1,4 miliar,” jelasnya.

“Sejak kasus ini bergulir, pihak kepolisian melalui unit tipikor sudah memanggil 50 saksi. Dari keterangan saksi itu sudah didapatkan tiga orang tersangka. Selain Ketua DPRD Mardinas N Syair, Rahmat Realson (mantan sekwan) dan Afriyanti Belinda (mantan bendahara), sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini mendapat penangguhan penahananan atas jaminan pemkab,” terangnya.

Tersangka akan dijerat Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 9 jis 55 KUHP, UU No 31 Tahun 1999 dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun.

Kuasa hukum tersangka, Khairus yang dihubungi terpisah mengatakan belum bisa memberikan keterangan. Sebab, pemeriksaan terhadap kliennya belum menjurus kepada pokok persoalan. “Pemeriksaan belum sampai ke intinya, jadi saya belum bisa memberikan keterangan apa pun,” kata Khairus saat dihubungi Padang Ekspres tadi malam.

Meskipun belum bisa memberikan keterangan, tapi kuasa hukum tersangka dari Kantor Pengacara Equator itu, berharap penyidik tidak menahan kliennya karena masih kooperatif. “Buktinya, klien saya menghadiri pemanggilan dirinya sebagai tersangka,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam proses pemeriksaan, penyidik Polres Pessel menemukan barang bukti berupa 51 stempel palsu dari sejumlah provinsi, kabupaten/kota, dan DPRD di Indonesia. Stempel palsu itu ditemukan penyidik dalam salah satu ruangan di Sekretariat DPRD Pessel, Rabu (30/5-2012) lalu.

Awal Agustus 2012 lalu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menandatangani izin pemeriksaan terhadap 40 anggota DPRD Pessel termasuk Ketua DPRD Pessel Mardinas N Syair. Keluarnya izin ini memberikan jalan bagi penyidik untuk memeriksa ke-40 anggota DPRD Pessel tersebut. (rdi/yon/padek/rpg)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MIDNITE SALE 24-27 MARET 2017
Global Bangunan Diskon Hingga 70 Persen dan Hadiah Langsung
Kamis, 23 Maret 2017 - 17:00 wib
EMPAT ORANG TELAH DIPECAT
MK Kecolongan, Berkas Perkara Pilkada Dogiyai Dinyatakan Hilang
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:57 wib
SEBUT ADA PIHAK YANG MEMPROVOKASI
Isu Penculikan dan Penjualan Organ Tubuh Anak, Kapolri: Itu Tidak Benar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:56 wib
WACANA PANSUS RUU PEMILU DPR
Pengamat Sebut Independensi KPU Diintimidasi oleh Rencana Perwakilan Parpol
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:51 wib
BUTUH BANYAK JENDERAL BARU
Kapolri Promosikan 52 Kombes Jadi Brigjen
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:47 wib
TERKAIT MOGOKNYA MOBIL PRESIDEN
Fadli Zon: Ya Ganti Saja sama Esemka
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:36 wib
SEBELUM 12 APRIL
Anggota KPU dan Bawaslu Harus Segera Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:33 wib
SIAPKAN TIGA OPSI
PPP Tentukan Pilihan Akhir Pekan Ini
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:30 wib
TAKTIK TIKI-TAKA TAK BERJALAN SEMPURNA
Timas U-22 Berlatih Transisi usai Kalah dari Myanmar
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:24 wib
TERKAIT ANGGARAN PROYEK E-KTP
Bantah Pertemuan dengan Andi, Teguh: Saat Itu Saya Sedang Sakit
Kamis, 23 Maret 2017 - 16:19 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kapolri Promosikan 52 Kombes Jadi Brigjen

Kamis, 23 Maret 2017 - 16:47 WIB

Ojek Online Sering Terlibat Bentrok, Ini Peringatan dari Kapolri
Fadli Zon: Ya Ganti Saja sama Esemka

Kamis, 23 Maret 2017 - 16:36 WIB

Anggota KPU dan Bawaslu Harus Segera Jalani Uji Kepatutan dan Kelayakan
Jokowi Harus Turun Tangan Terkait Aksi Cor Kaki Petani Kendeng
sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us