25 April 2014 - 06.50 wib

Rp7,6 Triliun Tunjangan Guru Diurus Pusat

7 Februari 2013 - 00.12 WIB > Dibaca 1068 kali Print | Komentar
 
Riau Pos Online -  Mulai tahun ini sebanyak Rp 7,6 triliun tunjangan guru akan disalurkan sepenuhnya melalui pemerintah pusat. Sebelumnya, pada tahun lalu, sebanyak Rp 5,7 triliun tunjangan guru disalurkan melalui mekanisme dana dekonsentrasi.

Tunjangan itu meliputi tunjangan fungsional non PNS, tunjangan profesi, tunjangan khusus bagi guru di daerah terpencil dan tertinggal, dan tunjangan kualifikasi bagi guru yang melanjutkan ke DIV atau S1.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh saat memberikan keterangan pers di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (6/2).

Anggaran tersebut dialokasikan bagi sebanyak 629.044 guru. Jumlahnya meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 610.685 guru.

Dari anggaran tersebut, sebagian anggaran digunakan untuk tunjangan fungsional guru non PNS daerah atau guru swasta dan yang belum mendapatkan tunjangan profesi karena belum sertifikasi.

“Alasan ditariknya anggaran fungsional ke pusat supaya efektif. Tahun lalu penyalurannya sering terlambat. Oleh karena itu, (sekarang) ke pusat supaya lebih efektif,” katanya.

Mendikbud menyebutkan, pada tahun ini sebanyak 321 ribu guru akan menerima tunjangan fungsional tersebut. Jumlah ini berkurang dari tahun lalu sebanyak 339.573 guru.

Menurut Mendikbud, penurunan jumlah penerima tunjangan ini karena sebagian guru swasta telah mendapatkan tunjangan sertifikasi. “Tunjangan fungsional diberikan kepada guru yang belum sertifikasi,” katanya.(fat/jpnn)
KOMENTAR
Berbagi
Berita Terkait
 
Nasional Lainnya
Video Terkait

Puluhan Guru Bantu Tuntut Gaji Belum Bayar

Ribuan Guru Gelar Shalat Istisqa dan Ritual Mandikan Hewan

Guru Tidak Diperkenankan Libur

Follow Us

Batas Akhir Pencairan TPG 30 April

Telkomsel Wujudkan Masyarakat Digital Indonesia

BNN Bekuk Mantan Anggota DPRD Inhil

Ancelotti Bangga dengan Permainan Anak Asuhnya

Penghitungan Suara DPR RI Belum Final

Dirut PT BLJ Ditetapkan Jadi Tersangka

Investor Tertarik Bangun Tol Pekanbaru-Dumai

Puluhan Remaja Dipaksa Jadi PSK di Malaysia

Ilmuan Belanda Kagumi Kebesaran Kebudayaan Melayu

Lahan Bakti Praja Sudah Diadakan sejak 2002