20 April 2014 - 17.56 wib

Satu Pleton Brimob Polda Riau Amankan Lokasi, Nyaris Terjadi Bentrok Massa OKP

Pembunuh Simson Pandiangan di Palas Pekanbaru Diringkus Polisi

2 Maret 2013 - 20.39 WIB > Dibaca 1140 kali Print | Komentar
 
Pembunuh Simson Pandiangan di Palas Pekanbaru Diringkus Polisi
Riau Pos Online-Pelaku pembunuhan terhadap Simson Pandiangan famili satu marga dari Wadir Sabhara Polda Riau AKBP S Pandiangan SH di Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru Sabtu dinihari (2/3) pukul 02.30 WIB akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Pelaku berinisial DN bersama 30 orang pendukungnya warga dari Flores yang menjaga kebun sawit H Sulaiman ditangkap dan diamankan ke Mapolresta Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru Sabtu senja tadi (2/3). Satu pleton aparat Brimob Polda Riau diturunkan ke lokasi kejadian karena ratusan massa dari salah satu OKP loreng-loreng (Pemuda Pancasila) berkerumun di simpang jalan masuk ke lokasi TKP untuk melancarkan serangan. Namun situasi berhasil dikendalikan aparat Brimob dan tersangka DN bersama 30 orang warga Flores diselamatkan aparat Brimob Polda Riau dengan bus polisi.

Dari pemantauan Riau Pos Online di Mapolresta Pekanbaru malam tadi, ke-30 orang Flores yang menjaga kebun sawit itu sedang diinterogasi di ruang Buser Polresta Pekanbaru, gedung bagian belakang tempat test SIM dulu.

Demikian dikatakan Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar S MM kepada pers termasuk Riau Pos Online di Mapolresta Pekanbaru Sabtu malam tadi (2/3) pukul 19.45 WIB. Menurut Adang, lokasi kejadian sudah diamankan dan dikuasai satu pleton aparat Brimob Polda Riau. Massa yang tadinya berkerumun dan mau membalas serangan balik sudah diantisipasi aparat Brimob dan massa diminta bubar oleh aparat.

Kejadian penikaman terhadap Simson Pandiangan (41) menurut Adang terjadi saat korban datang ke pintu gerbang kebun sawit H Sulaiman. Di pintu gerbang ini korban dalam keadaan mabuk. Pintu gerbang dijaga oleh kelompok keamanan warga Flores lebih kurang 30 orang. Saat situasi tak terkendali akhirnya terjadi penikaman yang menewaskan Simson Pandiangan dan pelaku penikaman, DN sudah ditangkap dan ditahan di Mapolresta Pekanbaru tadi malam.

Sementara H Sulaiman sebagai pemilik kebun sawit 800 hektare yang merasa kebunnya diserobot orang lain mengatakan kepada Riau Pos Online, bentrok ini adalah masalah lama dulu yang berkobar lagi karena masalah penyerobotan lahan sawitnya oleh orang lain yang datang ke kampung itu. Hampir 400 hektare kebun sawitnya ditraktor orang lain setahun lalu yang di belakangnya ada dibeking oknum polisi di mana oknum ini juga memiliki kebun sawit di atas tanah milik H Sulaiman.

"Saya sudah berkali-kali melaporkan penyerobotan lahan kebun sawit warisan dari ayah saya
ini ke Polda Riau sejak setahun lalu. Tapi tidak ada tanggapan bahkan lahan sawit saya
diekskavator dan dibuat parit pembatas oleh penyerobot. Dulu saat ayah saya di sini kawasan
ini masih hutan lebat, lalu diimas tumbang oleh ayah saya dan ditanami sawit. Surat-surat
tanah Kami lengkap dari dulu sampai sekarang. Tapi ada pihak luar yang merampas tanah
warisan dari ayah Saya," ujar H Sulaiman.(azf)


KOMENTAR

Follow Us

Perampok Bersenjata Api Otomatis, Sikat Toko Mas Mulia Pekanbaru

Siswa Berprestasi Diberi Beasiswa

Lagi, 10 Mayat Diangkat dari Sewol

KPU Rohul Baru Terima Rekomendasi Rekap Ulang 4 PPS

Tiga PPK Diminta Rekap Ulang

DPW PAN Riau Yakin Delapan Kursi

PDI-P Prediksi Lima Kursi DPRD Kota

Hari Ini, Final Kejuaraan Panjat Tebing Nasional

Hak Konsumen Dilindungi Hukum

Banyak PNS di Inhil Keluyuran Saat Jam Kerja