Wonderful Indonesia
Abdikan Hidup untuk Urusan "Mistar Gawang"
Hermansyah, Salah Satu Legenda Penjaga Gawang Indonesia
Minggu, 11 September 2011 - 06:38 WIB > Dibaca 1668 kali Print | Komentar
Hermansyah, Salah Satu Legenda Penjaga Gawang Indonesia
Hermansyah
Berita Terkait





Timnas Indonesia pernah punya penjaga gawang jempolan. Yaitu Hermansysah. Sukses berkiprah sebagai pemain, pria asal Sukabumi ini sekarang serius menekuni profesi sebagai pelatih kiper. Dan dia ingin terus mencetak kipper-kiper hebat  di tanah air.   

Laporan JPNN, Jakarta

Pada era 80-an nama Hermansyah begitu dikenal. Kala itu, seolah olah hanya dialah penjaga gawang yang dimiliki Indonesia. Maklum, tiap kali timnas Merah Putih bertanding, bisa dipastikan Hermansyah akan berdiri di bawah mistar. Itu terjadi di era 1983 hingga awal 1990.

 Saat Hermansyah menjadi kipper utama timnas, Indonesia nyaris bisa berlaga di Piala Dunia 1986 Meksiko. Sayang, saat itu, di partai final Indonesia yang menjadi juara Grup 3B kalah dari Korsel yang juara Grup 3A. Bermain di Jakarta Timnas Merah Putih kalah 1-3 dan saat melawat ke Korsel Indonesia kalah 0-2.
 "Itu pencapaian tertinggi saya bersama timnas. Sayang setelah itu timnas semakin ‘jauh’ dari Piala Dunia," ujar Hermansyah saat ditemui di kediamanya di kawasan Bintaro Jakarta Kamis (8/9) siang.. Prestasi tinggi Hermansyah lainnya bersama timnas adalah ketika berlaga di final King Cup Thailand 1995.
   
Pria kelahiran Sukabumi, 17 Agustus 1963 itu mengakhiri karirnya sebagai pemain pada musim 1999. Saat itu dia berkostum Persikota. Berhenti sebagai pemain, pria yang akrab disapa Man itu langsung menekuni karir pelatih kiper. Hermansyah mengikuti kursus lisensi khusus kiper pada 2000 di Semarang.

Karir kepelatihan Hermansyah dimulai di Persikota (2000-2002). Setelah itu, kelihaiannya dalam melatih penjaga gawang diminati oleh beberapa klub. Saat ini, pria yang mengaku sudah bermain sebagai kipper sejak Sekolah Dasar (SD) itu dikontrak oleh klub papan atas Divisi Utama Persidafon Dafonsoro. Hermansyah juga pernah dipercaya sebagai pelatih kipper timnas. Beberapa kipper papan atas Indonesia pernah dipoles Hermansyah. Antara lain Hendro Kartiko, Mukti Ali Radja, Jendri Pitoy, dan Hendra Prasetya.

Pria yang pernah mempersembahkan gelar juara Galatama untuk Pelita Jaya dua musim beruntun (1988/1989, 1989/1990) itu menegaskan dirinya ingin terus berkarir sebagai pelatih kiper hingga benar-benar tidak kuat lagi. "Obsesi saya adalah terus menelurkan kiper-kiper tangguh di Indonesia," katanya.

Untuk merealisaikan misinya itu Hermansyah sudah merancang untuk mendirikan akademi khusus penjaga gawang.  ‘’Di akademi itu nantinya ada sekitar 20-40 kiper muda berbakat yang akan kita latih secara intensif mulai dasar," bebernya. Menurutnya, rencana itu sudah pernah dibicarakan secara serius dengan salah satu pihak di ibukota. Bahkan sponsor sudah ada yang masuk dan pendirian badan hukum pun sudah dibuat. Yaitu CV Hermasnsyah Jaya Utama. Sayang, karena kesibukannya sebagai pelatih kiper, cita-cita itu sementara ini masih tertunda.     

"Untuk saat ini saya masih ingin mencetak kipper bagus lewat jalur sebagai pelatih kiper di klub-klub. Tapi jika nanti saya sudah jenuh bergabung dengan klub, akademi kiper yang sudah saya rancang itu akan langsung saya jalankan," papanrya.

Pria yang punya garis keturunan Tionghoa dari ibu itu mengatakan jika dirinya sangat mencintai dunia penjaga gawang. Dan putra kedua dari empat bersaudara pasangan  Hermawan (alm) dan Erin Sriwati bertekat hanya ingin mengabdikan hidupnya untuk urusan "mistar gawang".(esi)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
DIDUGA AKIBAT KELELAHAN
Pasca-Meninggalnya dr Stefanus, IDI Soroti Aturan Pembagian Jam Kerja Dokter
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:26 wib
GELAR PERAYAAN SEDERHANA
Ahok Rayakan Pesta Ulang Tahun di Mako Brimob
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:19 wib
DIANGGAP BERBANDING TERBALIK
Pernyataan Pratikno soal Pertemuan Jokowi dan GNPF MUI Tuai Sindiran
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:14 wib
TERKAIT PANSUS ANGKET
Bakal Diaudit Investigatif BPK, KPK Tak Khawatir
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:07 wib
HINDARI ADANYA PENUMPUKAN KENDARAAN
Pemerintah Harus Rekayasa Lalu Lintas untuk Cegah Kemacetan Arus Balik
Kamis, 29 Juni 2017 - 19:04 wib
BERSETERU DENGAN LEWIS HAMILTON
Vettel Terancam Dihukum akibat Insiden di GP Azerbaijan
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:44 wib
TERKAIT PERBEDAAN IDEOLOGI
Pemerintah Didesak Cabut Izin Starbucks di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:38 wib
SEBAGAIMANA KODE ETIK
Kasus dr Stefanus, IDI Imbau Dokter Jaga Kesehatan Pribadi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:31 wib
TERKAIT PT 20 PERSEN
Nasdem: Usul Pemerintah di RUU Pemilu Harus Disetujui Fraksi Pendukung Jokowi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:27 wib
DITEMUKAN BENDERA ISIS DI RUMAHNYA
Pernah ke Suriah, Jaringan Peneror Polda Sumut Terus Didalami Polisi
Kamis, 29 Juni 2017 - 18:23 wib
Cari Berita
Feature Terbaru
Lama Waktu Mengemudi Maksimal Tiga  Jam

Minggu, 11 Juni 2017 - 11:05 WIB

Berkah dari Sang Penyengat

Minggu, 11 Juni 2017 - 10:59 WIB

HARI INI LANGIT MENDUNG

Jumat, 02 Juni 2017 - 10:03 WIB

 Dua Pedagang Keliling Batam Taklukkan Buaya 5 Meter
Pilih Usaha Peternakan, Miliki Aset Ratusan Juta

Minggu, 14 Mei 2017 - 09:53 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us