Tampar Guru SD, Said Nurjaya Akhirnya Diadili di PN Pekanbaru

15 April 2013 - 18.18 WIB > Dibaca 1436 kali Print | Komentar
Tampar Guru SD, Said Nurjaya Akhirnya Diadili di PN Pekanbaru
DIADILI: Mantan kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Riau Said Nurjaya SH (Gepeng) diadili di Pengadilan Negeri Pekanbaru Senin petang tadi (15/4/2013) didakwa menampar guru SDN 81 Pekanbaru Hj Nurbaiti beberapa waktu lalu. Usai sidang, Said ditahan dan diangkut mobil tahanan kejaksaan dan dijebloskan ke Lapas Pekanbaru.(foto istimewa)
Riau Pos Online-Mantan Kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Riau Said Nurjaya SH akhirnya diadili di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru Senin petang tadi (15/4) terkait penamparan terhadap guru SDN 81 Pekanbaru, Hj Nurbaiti 26 November 2012 lalu.

Dalam dakwaan jaksa penuntut umum JPU Syafril SH dan Wilda SH Nomor Reg Perk.: PDM-145/PEKAN/04/2013 tanggal 4 April 2013, secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan atau membiarkan sesuatu dengan memakai kekerasan maupun perlakuan tak menyenangkan dan memakai ancaman kekerasan terhadap guru SDN 81 Pekanbaru Hj Nurbaiti.

Hal ini bermula ketika guru SDN 81 Jalan Tiram Gang Tilan Kelurahan Tangkerang Barat
Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru menegur anak terdakwa, Said Muhammad Rizki sedang berbicara dengan temannya. Namun Said Muhammad Rizki tak mengacuhkannya sehingga Nurbaiti mendatanginya  dan mengecek tugas yang diberikan. Ternyata Said Muhammad Rizki belum menyelesaikan tugas yang diberikan gurunya Nurbaiti. Selanjutnya Nurbaiti mengatakan: "Kalau tidak mau belajar pulang saja," Dan ternyata Said Muhammad Rizki langsung pulang ke rumahnya dan melaporkan ke ibunya bahwa dirinya disuruh pulang dan ditampar guru.

Masalah penamparan ini disampaikan Said Muhammad rizki kepada ibunya Syarifah Devela, dan Syarifah melaporkan hal ini ke suaminya Said Nurjaya. Mendapat laporan ini akhirnya Said Nurjaya didampingi Guntur (wartawan Antv) mendatangi guru Hj Nurbaiti dan Said Nurjaya menampar pipi Hj Nurbaiti. Setelah menampar itu Said Nurjaya mengacungkan senjata Air Softgun ke hadapan Hj Nurbaiti dan mengancam akan membunuh Nurbaiti, suami Nurbaiti dan tujuh keturunan Nurbaiti akan dibunuh. Setelah menampar itu Said Nurjaya langsung menuju mobilnya. Atas perbuatan terdakwa said nurjaya ini dia diancam pasal 351 ayat 1 dan pasal 335 ayat 1 dengan ancaman hukuman kurungan penjara 2,8 tahun.

Atas dakwaan JPU Syafril SH dan Wilda SH ini kuasa hukum Said Nurjaya SH, Asep Rukhiat SH mengajukan keberatan (eksepsi) dan akan menyampaikan eksepsinya pekan depan.(azf)



Berita Terkait
KOMENTAR
Riau Pos Group
Support by: