15 Ton Bawang Diamankan
Kamis, 25 April 2013 - 09:21 WIB > Dibaca 312 kali Print | Komentar
15 Ton Bawang Diamankan
Jajaran Satpolair Polres Bengkalis menangkap kapal yang membawa bawang merah dan bawang bombay tanpa surat sah di Selat Miring dengan tujuan Dumai, Rabu (24/4/2013). Foto: evi suryati/riau pos
BENGKALIS (RP) -  Satuan Polisi Perairan Polres Bengkalis menangamankan 15 ton bawang merah dan bawang bombay yang dimuat di Kapal Motor (KM) Berdikari Jaya III tanpa dilengkapi dokumen sah, Selasa (23/4), sekitar pukul 15.30 WIB.

Selain mengamankan bawang dan kapal, polisi juga menahan nahkoda Amirudin Ilyas Handra, warga asal Kota Dumai bersama empat anak buah kapal (ABK) masing-masing Ahmad Gio, Subandi, Adin, dan Riswanto yang diketahui warga asal Kecamatan Rupat. Kapolres Bengkalis AKBP Ulung Sampurna Jaya SIK didampingi Kasat Polair Polres Bengkalis AKP Angga Febrian Herlambang SIK, dan Ka PAUR Humas Polres Bengkalis Ipda Andri Saputra, Rabu (24/4) kepada sejumlah wartawan mengutarakan, pengungkapan kasus bawang asal luar negeri yang masuk secara ilegal ke Kabupaten Bengkalis ini sudah kesekian kalinya. Saat ini para nahkoda dan ABK tengah diproses lebih lanjut.

AKP Angga mengutarakan, diamankannya belasan ton bawang merah dan bombay asal Malaysia tepatnya di Kuala Linggi ini berkat kecekatan anggota patroli perairan Satpolair di Selat Morong, Kecamatan Rupat.

‘’Bawang-bawang ini diamankan tepat diperairan Selat Morong, Kecamatan Rupat, dimana Kapal Patroli Polair IV-1304 mengendus akan adanya kapal bermuatan bawang ilegal tanpa dilengkapi dokumen berlayar menuju ke salah satu pelabuhan di Kota Dumai. Dalam perkara ini, nahkoda dan ABK melanggar tindak pidana pelayaran dan karantina,’’ ungkap AKP Angga Febrian Herlambang saat gelar perkara didampingi Kanit Gakkum Brigadir Teguh Rahmat di Mapolres Bengkalis.

Dikatakanya, dalam perkara ini para tersangka dijerat dengan UU Nomor 17/2008 Pasal 323 ayat 1 junto Pasal 219 ayat 1, dan Pasal 31 ayat 1 junto Pasal 5, Pasal 6, Pasal 21 dan Pasal 25 UU RI Nomor 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

‘’Barang bukti bawang akan dimusnahkan, dan saat ini bawang bersama kapal diamankan sementara di Pos Polair untuk proses penyidikan lebih lanjut,’’ katanya lagi. (evi)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
MOTOGP 2017
Rossi Pakai KTP Palsu? Bagaimana Ceritanya?
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:23 wib
Polri Tembak Mati Bandar Eks Penegak Hukum
Bandar Narkotika Internasional Makin Liar
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:20 wib
PRA PIALA DUNIA 2018
Jepang dan Australia Menang, Zona Asia Makin Seru
Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00 wib
KEGIATAN KEBERSAMAAN
Toyota Brotherhood Community Promo Wisata Sambil Bakti Sosial
Rabu, 28 Maret 2017 - 20:55 wib
SPS RIAU
SPS Persembahkan "Integrity Award"
Rabu, 28 Maret 2017 - 17:04 wib
NASIONAL
Jerat Pemilik Restoran Pencuri Data Kartu Kredit
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:58 wib
TEMBILHAN
Komit Bangun Pendidikan dan Sejahterakan Guru
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:51 wib
POLITIK
Keluarkan Perppu Perpanjang Masa Aktif Pimpinan KPU
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:43 wib
POLITIK
Kepala Daerah Boleh Ikut Kampanye di Pilkada DKI
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:41 wib
POLITIK
Intsiawati Ayus Geser Pesaing
Rabu, 28 Maret 2017 - 16:39 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Mesum di Movie-Box Berlanjut

Senin, 27 Maret 2017 - 11:03 WIB

Sindikat Perampok Tanker Ditangkap

Senin, 27 Maret 2017 - 10:44 WIB

Curi Kerang Tambak, 9 Warga Diamankan Satpolair

Senin, 27 Maret 2017 - 10:14 WIB

Asyik Main, Handphone Dirampas  Jambret

Senin, 27 Maret 2017 - 10:09 WIB

Lompat dari Gedung, Pencuri Sarang Walet Tewas

Senin, 27 Maret 2017 - 10:05 WIB

sumatranet
Ranggi Riau Pos
loading...
Follow Us