Wonderful Indonesia
Banjir, Dua Kecamatan Berstatus Tanggap Darurat
Kamis, 02 Mei 2013 - 11:27 WIB > Dibaca 209 kali Print | Komentar
Berita Terkait





SOLSEL  (RP) - Akibat meluapnya Batang Bangko, puluhan hektare sawah di Kecamatan Pauhduo, Kabupaten Solok Selatan gagal panen. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Paninjauan Nagari Pauhduo Nan Batigo rusak total dan tidak dapat berfungsi. Sebanyak 350 KK, kini hidup tanpa listrik.

Meski tak sempat menghantam pemukiman penduduk, bencana banjir banding yang terjadi, Senin (29/4) malam sekitar pukul 22.45 WIB di sepanjang aliran Batang Bbangko, memporakporandakan areal sawah warga. Informasi yang dirangkum RPG, ada dua kecamatan dan tiga nagari yang terkena dampak jebolnya tanggul Batang Bangko. Di Kecamatan Sungaipagu  yaitu nagari Bomas, dan di Kecamatan Pauhduo yakni Nagari Pauh Duo Nan Batigo dan Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo.

”Kami telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir Batang Bangko di dua kecamatan tersebut,” sebut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel, Hamudis, Rabu (1/5).

Di Nagari Alam Pauh Duo Nan Batigo, setidaknya ada dua jorong yang terkena dampak banjir. Jorong Taratakbukareh dan Paninjauan. Di Taratakbukareh, dua kapalo banda  yang mengaliri sawah masyarakat putus akibat terjangan air. Sedangkan di Paninjauan, dampak banjir membuat PLTMH tak berfungssi dan berimbas pada pengairan sawah masyarakat. Satu ekor kerbau milik warga peninjauan tewas dilibas banjir.

Di Nagari Luak Kapau Alam Pauh Duo, setidaknya ada tiga jorong yang dilanda banjir. Jorong Ujungjalan, Janjangkambing dan Pinangsinawa. Di Ujungjalan, tanggul sepanjang 300 meter jebol yang mengakibatkan terendamnya pasar Pakan Sabtu, dan rubuhnya beronjong sepanjang 100 meter. Di Janjangkambing, satu unit pondok hanyut. Sedangkan di Pinangsinawa, beronjong sepanjang 150 meter dekat lapangan bola kaki ikut jebol.

Menurut data BPBD Solsel, jebolnya tanggul sungai sepanjang 1.000 meter di Jorong Bangko Tangah, Sungaipagu, menyebabkan rusaknya areal persawahan sepanjang alur Batangbangko di kawasan itu.

Anggota DPRD Solsel Mukhlis yang juga warga Pauhduo saat meninjau ke lokasi mengaku khawatir, kalau debit Batang Bangko kembali tinggi maka areal perkampungan penduduk akan menjadi sasaran. ”Kita berharap persoalan ini segera ada jalan keluar. Takutnya, kalau Batang Bangko meluap lagi, maka akan sampai di pemukiman warga,” ujarnya.

Kepala BPBD Solsel, Hamudis mengatakan, selama masa tanggap darurat akan dilakukan normalisasi sungai. Sedimen sungai yang sudah mendangkal akan dikeruk. Sedangkan masalah pembangunan beronjong, kemungkinan akan dilakukan setelah tanggap darurat pasca bencana atau masa rehab rekon. ”Kalau untuk pembangunan beronjong perlu dianggarkan dulu di APBD. Selama masa tanggap darurat, kita melakukan upaya normalisasi sungai,” kata Hamudis.(sih/rpg)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Annisah
Bupati Jenguk Anak Penderita Tumor Ganas
Senin, 23 Oktober 2017 - 14:48 wib
Peringati Hari Sumpah Pemuda
MAN 2 Pekanbaru Gelar Pentas Drama dan Baca Puisi
Senin, 23 Oktober 2017 - 14:39 wib

Pengurus IPKKI Riau Dilantik
Senin, 23 Oktober 2017 - 14:22 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Tingkatkan Posyandu untuk Layanan Sosial
Senin, 23 Oktober 2017 - 14:15 wib

Ikut Senam Aerobik Plaza Batam Jaya Dapat Doorprize
Senin, 23 Oktober 2017 - 13:56 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Diskusikan Industri Hilir Kelapa
Senin, 23 Oktober 2017 - 13:52 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Uang Kesra Pegawai Tetap Dibayar
Senin, 23 Oktober 2017 - 13:46 wib

PAN dan PKS Dukung Penguatan KPK
Senin, 23 Oktober 2017 - 11:28 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Siti Imbau Semua Tenang

Senin, 23 Oktober 2017 - 10:42 WIB

Panglima TNI Baru Tahu Dilarang ke AS saat Check In

Senin, 23 Oktober 2017 - 10:28 WIB

Demonstrasi Honorer K2 Batal karena Kurang Amunisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:45 WIB

PT RAPP Disanksi, Begini Penjelasan Kementerian LHK

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 17:30 WIB

Jokowi Berhasil di Bidang Infrastruktur dalam Tiga Tahun Pemerintahan
sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us