Puluhan Anggota Geng Motor Pengikut Klewang Ditangkap di Sekolahnya

13 Mai 2013 - 13.25 WIB > Dibaca 1278 kali Print | Komentar
Puluhan Anggota Geng Motor Pengikut Klewang Ditangkap di Sekolahnya
DITANGKAP DI SEKOLAH: Dua siswa SMKN 2 Jalan Pattimura Pekanbaru kelompok Geng Motor XTC binaan Klewang, ditangkap aparat Polresta Pekanbaru di sekolahnya siang tadi di SMKN 2 Pekanbaru, Senin siang (13/5/2013). Para siswa geng motor ini digelandang ke Mapolresta Pekanbaru untuk diperiksa.(foto defizal/riau pos)
Riau Pos Online-Sekitar 13 orang siswa dan siswi anggota Geng Motor XTC pengikut Klewang hari ini Senin (13/5) berhasil ditangkap jajaran Polresta Pekanbaru setelah dilakukan operasi intelijen, pendataan, dan penangkapan langsung oleh petugas Reskrim Polresta Pekanbaru di sekolah mereka masing-masing.

Di SMKN 2 Jalan Pattimura Pekanbaru siang ini, polisi menangkap dua siswa anggota geng motor yang ditakuti tersebut. Dua siswa SMKN 2 Pekanbaru yang ditangkap itu berinisial Rah warga Jalan Rajawali Sakti Panam Pekanbaru dan Ang warga Jalan Tuah Karya Panam Pekanbaru masing-masing siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Mesin Produksi (MP) duduk di kelas satu.

Selain dua siswa SMKN 2 Pekanbaru, polisi juga menangkap dua siswa SMK Al Huda Jalan HR Soebrantas Km 12 Panam Pekanbaru. Kemudian juga operasi penangkapan dilakukan di SMAN 2 Tambang, SMPN 3 Tambang, dan SMPN 4 Tambang. Penangkapan di Desa Tarai Bangun, Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Riau ini berhasil menciduk para siswi geng motor kelompok XTC. Kemudian aparat polisi juga menyisir SMK Kansai Jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru, namun tak mendapatkan siswa geng motor dimaksud.

Saat berita ini dibuat pukul 13.20 WIB, empat siswa geng motor (dua siswa dari SMKN 2 Pekanbaru dan dua siswa dari SMK Al Huda Pekanbaru) sudah digelandang ke Mapolresta Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan. Sedangkan pengikut siswi yang ditangkap dari SMAN 2 Tambang, SMPN 3 Tambang, dan SMPN 4 Tambang masih berada di perjalanan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMKN 2 Pekanbaru, Maryulis yang ditemui Riau Pos Online di sekolahnya pasca penangkapan dua siswanya menegaskan bahwa kedua anak didiknya itu tidak ada melanggar peraturan sekolah saat menuntut ilmu di SMKN 2 Pekanbaru. Menurut Maryulis, apa yang dilakukan kedua siswanya itu di luar sekolah, bukan tanggungjawab sekolah melainkan tanggungjawab orang tua siswa.

"Jadi tak ada kaitannya dengan sekolah kami, kebetulan saja siswa yang dijemput polisi itu adalah murid kami dia berkelakuan baik di sekolah ini, kelakuan di luar sekolah bukan urusan kami. Siswa yang kami terima rata-rata nilainya di atas 7,5 termasuk dua siswa kami ini. Kami membantu polisi menjalankan tugas sesuai hukum kami serahkan siswa itu," kata Maryulis.

Dalam operasi penangkapan di sejumlah sekolah tadi, mengundang perhatian bagi siswa yang sedang belajar lainnya. Polisi yang datang ke sekolah berpakaian preman membawa surat resmi dan ditunjukkan kepada pihak sekolah. Nama-nama siswa ini terseret setelah dilakukan pengembangan pemeriksaan terhadap dedengkot geng motornya Klewang yang kini sudah ditahan di sel Polresta Pekanbaru. Klewang (58) mantan desersi TNI AD dan menurunkan doktrin ilmu sesatnya kepada siswa-siswi baik di Bandung dulu dan kini pindah ke Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginajar S MM yang dikonfirmasi wartawan siang tadi menegaskan penangkapan anggota geng motor ini memang sampai ke sekolah-sekolah dan akan diambil sampai habis. Hal ini untuk demi terpeliharanya Kamtibmas dan rasa aman di masyarakat Kota Pekanbaru.(azf)
KOMENTAR
Riau Pos Group
Support by: