Wonderful Indonesia
Polwan Cantik Terancam Dipecat karena Foto Syur
Jumat, 17 Mei 2013 - 09:48 WIB > Dibaca 4334 kali Print | Komentar
Polwan Cantik Terancam Dipecat karena Foto Syur
Briptu Rani Yuni Nugraeni. Getty Images
Berita Terkait



MOJOKERTO (RP) - Briptu Rani Yuni Nugraeni kabur dari tempatnya berdinas di Polres Mojokerto. Penyebabnya, polwan cantik itu dianggap indisipliner dan tersandung foto-foto syurnya yang pernah beredar melalui akun Facebook. Nah, pose panas di jejaring sosial itu rupanya membuat gerah Polres Mojokerto. 

Sejak foto menggoda polwan seksi itu beredar di berbagai media, petinggi polisi seolah kebakaran jenggot. Bahkan, Polda Jatim kemarin (16/5) dikabarkan memanggil Kapolres AKBP Eko Puji Nugroho secara mendadak. Ada yang menyebutkan bahwa orang nomor satu di polres tersebut dijemput petugas polda tanpa mengendarai mobil dinas Kapolres. Sebab, dalam waktu bersamaan, mobil dinas Kapolres, yakni X-Trail silver, sedang diparkir di depan ruang lobi mapolres.

Santer disebut, Eko berada di Polda Jatim untuk dimintai keterangan dan diperiksa perihal kaburnya Rani. Baik sebagai DPO maupun munculnya foto-foto syur Rani yang secara tidak langsung mencoreng institusi kepolisian.

Sumber di kepolisian menyatakan, beredarnya foto syur Rani memang mengejutkan jajaran dan petinggi mapolres. Tidak saja terlihat menggoda, lanjut dia, foto-foto yang muncul pada akun yang berinisial RI itu juga terkesan mencoreng nama baik kepolisian. Khususnya, Polres Mojokerto.

Sebab, foto tersebut tidak layak ditunjukkan seorang anggota kepolisian. ''Sebenarnya, kasus disersi atau indisipliner tidak begitu bermasalah. Justru yang masalah besar adalah foto-foto syurnya itu,'' ujarnya.

Memang foto polwan yang mengawali karir di Polwil Bojonegoro pada 2006-2010 tersebut tidak hanya beredar di internal kepolisian, melainkan sudah beredar luas di tengah khalayak. Di antaranya, ada yang terlihat mengenakan kostum renang sembari membawa ponsel BlackBerry serta berbaju bikini putih. ''Bisa jadi Kapolres dipanggil ke polda untuk diperiksa menyangkut masalah foto-foto nakal itu,'' ungkapnya.

Keberadaan Eko di polres kemarin pagi memang tidak diketahui. Sebab, saat beberapa media elektronik dan cetak ingin mewawancarai, dia sudah tidak berada di kantor.

Wakapolres Kompol Eryek Kusmayadi menyangkal bahwa Eko berada di Polda Jatim untuk diperiksa. ''Tidak ada pemeriksaan terhadap Pak Kapolres. Justru beliau ingin meminta masukan dan pendapat hukum. Di antaranya, kepada Propam Polda maupun Bidang Hukum Polda Jatim. Atau seperti apa petunjuk pimpinan (Kapolda),'' katanya.

Sejak Rani masuk dalam DPO per tanggal 25 April, polres disebut-sebut tengah menyiapkan sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP). Yakni, melakukan penyelidikan dan pengejaran Rani hingga ke Bandung dan Bogor. Serta, meminta keterangan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti pelanggaran disersi Rani.

''Tetapi, itu tidak bisa kami putuskan sendiri. Sebab, harus ada masukan dan pertimbangan jajaran atas (polda). Masukannya seperti apa itu akan menjadi pertimbangan,'' tegasnya.

 Apakah sidang KKEP dilaksanakan setelah Rani berhasil ditangkap? Eryek menyatakan tidak perlu menunggu yang bersangkutan ditemukan. Selagi syarat-syarat sidang, seperti majelis, pengacara, materi sidang, saksi-saksi terpenuhi, kata Eryek, sidang sudah bisa dilaksanakan dengan in absensia atau tanpa Rani. (ris/jpnn/c14/ami/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
YANG KENA PECAT DIREHABILITASI
Airlangga Beri Jabatan pada Kader yang Dicopot Setya Novanto
Kamis, 14 Desember 2017 - 01:12 wib
GANTIKAN SETYA NOVANTO
Rabu Tengah Malam, Airlangga Hartarto Ditetapkan Jadi Ketua Umum Golkar
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:55 wib
BERPOTENSI MEMBERIKAN ANCAMAN
Sabtu Lusa Ada Asteroid Bergerak Mendekati Bumi
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:32 wib
SIGRA DI POSISI TERATAS
Jelang Tutup Tahun, Daihatsu Jual Mobil 173.353 Unit
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:12 wib
MARET, PENERIMAAN DIBUKA
Syarat Ini Jadi Prioritas untuk Lulus Jadi CPNS
Kamis, 14 Desember 2017 - 00:10 wib
KUASA HUKUM AKUI MENERIMA
Kasus Persekusi Ustaz Somad Terus Jalan meski Ormas Terlapor Minta Maaf
Kamis, 13 Desember 2017 - 21:00 wib
JADI ORGANISASI TERLARANG
PNS Dilarang Gabung HTI, Ini Sanksinya
Kamis, 13 Desember 2017 - 20:40 wib
TERKAIT KASUS E-KTP
Persidangan Perdana Novanto Diwarnai Wajah Sedih Sang Istri
Kamis, 13 Desember 2017 - 20:20 wib
SIDANG LANJUTAN KASUS E-KTP
Setnov Disebut Dapat Jatah USD 7,3 Juta, Begini Penjelasan JPU KPK
Kamis, 13 Desember 2017 - 20:00 wib
BERAGENDAKAN KESIMPULAN
Hakim Bacakan Putusan Praperadilan Setya Novanto Besok
Kamis, 13 Desember 2017 - 19:50 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Apel P4GN, Gerakan Berantas Narkoba

Rabu, 13 Desember 2017 - 10:23 WIB

Satu Pelaku Penikaman Masih Boron

Selasa, 12 Desember 2017 - 15:27 WIB

Polisi Tangkap Penikam Anggota Satpol PP

Senin, 11 Desember 2017 - 11:16 WIB

Bayi Perempuan Mengapung di Sungai Siak

Sabtu, 09 Desember 2017 - 08:09 WIB

Miras dan Judi Masih Marak

Sabtu, 09 Desember 2017 - 07:34 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us