24 April 2014 - 12.49 wib

Massa Tuntut Pengelolaan Blok Siak Dikembalikan ke Daerah

12 Juni 2013 - 09.58 WIB > Dibaca 1007 kali Print | Komentar
 
PEKANBARU (RP) - Massa yang mengatasnamakan Forum Rakyat Peduli Kampar (FRPK) menggelar aksi demontrasi di luar pagar Kantor Gubernur Riau, Selasa (11/6).

Massa menuntut agar pengelolaan sumur minyak dan gas (Migas) Blok Siak dikembalikan ke daerah.

Pengelolaan sumur minyak yang berada di beberapa kabupaten tersebut dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi masyarakat dengan dikelola langsung daerah tanpa campur tangan pihak asing.

“Kerakusan asing atas cengkeraman mereka di Riau harus diakhiri. Dan Gubri harus  tegas karena kontribusi kepada daerah selama ini sangat minim. Harus direbut demi kesejahteraan rakyat,” ujar Ketua Umum FRPK Syafrizol.

Syafrizol menambahkan dalam pernyataan tertulisnya bahwa sudah saatnya daerah yang mengelola Blok Siak.

“Ladang minyak yang berada di Kampar harus dikelola oleh masyarakat Kampar, dan digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Kampar. Kami meminta Pak Gubernur selaku pemerintah daerah, agar menyampaikan aspirasi ini ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Dalam aksi siang kemarin, massa membawa sejumlah spanduk dan poster yang mendesak agar Chevron tidak lagi mengelola Blok Siak di Kampar.

Pendemo juga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih banyak untuk mendukung aspirasi mereka agar benar-benar terealisasi.(egp)

KOMENTAR
Berbagi
Berita Terkait
 
Pro Otonomi Lainnya
Video Terkait

Pemprov Terus Kejar Pengelolaan Blok Siak

Blok Siak, Pemprov Riau Tawarkan 3 Opsi Lobi

Blok Siak, Riau Petrolium Harus Siapkan SDM, Peralatan dan Dana

Follow Us

BNN Bekuk Mantan Anggota DPRD Inhil

Ancelotti Bangga dengan Permainan Anak Asuhnya

Penghitungan Suara DPR RI Belum Final

Dirut PT BLJ Ditetapkan Jadi Tersangka

Investor Tertarik Bangun Tol Pekanbaru-Dumai

Puluhan Remaja Dipaksa Jadi PSK di Malaysia

Ilmuan Belanda Kagumi Kebesaran Kebudayaan Melayu

Lahan Bakti Praja Sudah Diadakan sejak 2002

Batas P-153 Masuk Riau

Pasar Cik Puan, Pemprov Tunggu Draf MoU Pemko