Wonderful Indonesia
Dua Peluru Nyasar ke Gedung Putih
Kamis, 17 November 2011 - 11:31 WIB > Dibaca 1477 kali Print | Komentar
Dua Peluru Nyasar ke Gedung Putih
Gedung Putih (Foto: nbc.com)
Berita Terkait





WASHINGTON (RP) - Gedung Putih yang penjagaannya demikian ketat itu ternyata bisa "diterobos" juga. Memang bukan oleh orang, tapi oleh dua peluru yang belum diketahui ditembakkan oleh siapa.

Kedua peluru itu ditemukan para petugas Secret Service -bagian dari Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat yang salah satu tugasnya melindungi presiden dan wakil presiden AS beserta keluarga mereka- Selasa pagi waktu setempat (Rabu pagi WIB). Yang pertama di kaca antipeluru yang melindungi jendela luar Gedung Putih. Satunya lagi di halaman kediaman resmi presiden.

Meski Secret Service belum berani memastikan, diduga kuat kedua peluru itu tak terkait dengan serangan teroris. Tapi, hanyalah peluru "nyasar" menyusul terjadinya insiden tembakan di area dekat Gedung Putih pada Jumat malam lalu (11/11).

Seperti dilansir NBC.com, dugaan itu muncul setelah petugas juga menemukan sebuah senapan tergeletak di dalam sebuah mobil yang ditinggalkan pemiliknya masih di kawasan yang tak terlalu jauh dari Gedung Putih. "Hasil penelusuran kami, mobil itu terkait dengan Oscar Ortega-Hernandez," kata seorang petugas kepada News4, seperti dikutip NBC.com.

Hernandez adalah seorang pria Hispanik berusia 21 tahun yang diketahui memiliki catatan kriminalitas panjang. Dia pernah menghadapi kasus hukum terkait narkotika, alkohol, dan penyerangan di Texas, Utah, serta Idaho. Surat penangkapan untuk pria yang tubuhnya penuh tato itu sudah dikeluarkan pada Jumat malam (11/11), tak lama setelah insiden tembakan dekat Gedung Putih yang terjadai pada pukul 21.30 (Sabtu pagi pukul 9.30 WIB).

Ortega yang mengendarai mobil itu sebenarnya sempat dihentikan petugas dari Kepolisian Arlington begitu insiden tembakan tadi meletus. Pria yang diperkirakan masuk ke Washington D.C beberapa pekan lalu itu juga sempat dimintai keterangan dan difoto. Tapi, kemudian dilepas.

Para petugas sudah berusaha memburu Ortega di antara para demonstran Occupy D.C, tapi belum berhasil. "Kami yakin dia (Ortega) masih di seputaran Washington D.C," kata salah seorang petugas kepada News4.  

Beberapa saksi mata mengungkapkan, setelah rentetan tembakan terdengar pada Jumat malam lalu itu, dua mobil melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan lokasi. Petugas gabungan dari Secret Service, Park Police, D.C Police, dan Arlington Police, juga langsung turun ke lapangan memeriksa.

Sementara itu, Presiden Barack Obama sejak Selasa lalu (15/11) sudah berada di Canberra, Australia. Tapi, kunjungan itu juga tak luput dari insiden. Yakni, bocornya dokumen berisi detail berbagai lokasi yang akan dikunjungi presiden kulit hitam pertama AS tersebut.

Kebocoran itu diketahui setelah dokumen tersebut ditemukan di sebuah mobil van tua yang belum diketahui milik siapa. Penjagaan pun langsung diperketat. Dari Australia, Obama bakal terbang ke Bali, Indonesia, untuk menghadiri KTT ASEAN. (ttg/jpnn)
Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update

Diperiksa soal Ujaran Kebencian, Ustaz Zulkifli Bingung
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:33 wib

Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Zulaikhah Ajak Dukung Program Pemerintah
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:23 wib

50 Persen Kekuatan Mafia Narkoba Berada di Lapas
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:20 wib
TEKNOLOGI
Samsung Luncurkan Galaxy A8 dan A8+
Jumat, 19 Januari 2018 - 11:01 wib

Jembatan Danau Bingkuang Segera Ditutup
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:46 wib
Pemprov-Bawaslu Riau Gelar Pertemuan Tertutup
ASN Tak Boleh Like Status Politik
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:42 wib
POLITIK
Ingatkan Bapaslon Segera Lengkapi Kekurangan Syarat
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:40 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Lantik Kades Rantau Panjang
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:39 wib

Agung Laksono Tolak Ringankan Fredrich
Jumat, 19 Januari 2018 - 10:36 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Trump Sangkal Kedutaan AS Pindah ke Yerusalem

Jumat, 19 Januari 2018 - 11:31 WIB

Penumpang Berbaju 10 Lapis

Jumat, 19 Januari 2018 - 09:54 WIB

Iran Tuding Arab Saudi Pengkhianat Umat Islam

Kamis, 18 Januari 2018 - 00:34 WIB

Penangkapan Maling Helikopter Berlangsung Dramatis

Selasa, 16 Januari 2018 - 13:56 WIB

Pulangkan 150 Pengungsi Rohingya Setiap Hari

Selasa, 16 Januari 2018 - 11:16 WIB

sumatranet
Sagang Online
loading...
Follow Us