16 April 2014 - 11.12 wib

Rencana Pengaspalan Jalan Pulau Rengas Batal

20 Januari 2012 - 12.04 WIB > Dibaca 1012 kali Print | Komentar
 
TELUK KUANTAN (RP) - Rencana pengaspalan jalan yang panjangnya hampir sepanjang tiga kilometer untuk menghubungkan Desa Pauh Angit dengan Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, pada 2012 ini batal dilaksanakan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Nopriman ST MT melalui Kabid Bina Marga, Nasri Edi kepada Riau Pos, di Teluk Kuantan baru-baru ini.

”Itulah, dulunya kan sudah kita usulkan untuk dilakukan pengaspalan di APBD murni. Tetapi tidak tahu kenapa bisa tidak ada. Ya nanti akan kita coba usulkan kembali di APBD Perubahan,” ujar Nasri.

Menanggapi itu, anggota DPRD, H Nayarlis, menyesalkan pembatalan pengaspalan jalan menuju Desa Pulau Rengas yang tidak dijabarkan di kegiatan APBD Kuansing 2012 ini.

Menurut H Nayarlis, jalan dengan panjang hampir 3 kilometer itu merupakan akses utama siapapun yang ingin menjangkau Desa Pulau Rengas.

Apalagi pengaspalan jalan tersebut pernah dijanjikan Bupati Kuansing H Sukarmis untuk diaspal secepat mungkin.

”Kecewa, ya pasti kecewa. Namun kita masih berharap jalan yang saat ini kondisinya berlumpur saat datang hujan, dan berkabut saat musim panas, sangat memperihatinkan. Ya mudah-mudahanlah dapat perhatian serius dari pemerintah kita,” ujar Nayarlis kemarin.

Ia berharap semoga ada solusi untuk mewujudkan keinginan masyarakat Pulau Rengas sekitarnya agar bisa pula menikmati jalan beraspal. Dilihat keperluan, katanya, jalan ini sangat menunjang perekonomian masyarakat.

Di samping itu juga mobilitas masyarakat cukup tinggi. Jadi, ditegaskan Nayarlis, tidak ada alasan sebenarnya, jalan yang pernah dijanjikan untuk diaspal oleh bupati tidak diaspal.(jps)
KOMENTAR
Berbagi
Berita Terkait
 
Pro Otonomi Lainnya
Video Terkait

Pemuda Ditemukan Tewas di Tengah Jalan

Jalan Riau Ujung Rusak Parah Dan Berdebu

480 Anggota Polisi Jalani Test Urine, 5 Positif Narkoba

Follow Us

Bangunan Salahi GSB Tak Kunjung Dibongkar Satpol PP

Warga Berharap Bisa Segera Menempati

Harga Cabai Merah Anjlok

Tiga Waria Diperiksa sebagai Saksi Pembunuhan

2.800 Siswa Ikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

8 Zona Parkir Dilelang

2014, Pasar Modern Rp42 Miliar Dibangun di Kota Duri

Unjuk Rasa Minta PT Adei Dihukum Berat

Tim Ahli Nilai Pembakaran Lahan PT Adei Terencana

Pembayaran Gaji Guru Bantu Tunggu Rangkuman Usulan Bupati/Wali Kota