Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Pekanbaru
20 Januari 2012 - 19.33 WIB > Dibaca 1338 kali Print | Komentar
Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Pekanbaru
KABUT ASAP: Kabut asap akibat pembakaran lahan dan semak belukar menimbulkan kabut asap di Kota Pekanbaru Jumat petang (20/1/2012) pukul 17.40 WIB. (foto aznil fajri)
PEKANBARU - Pasca ditemukannya 34 titik hotspot di Provinsi Riau, Rabu (18/1),
kabut asap tipis mulai menyelimuti angkasa Kota Pekanbaru, Jumat petang (20/1)
sekitar pukul 17.40 WIB.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau Ir Fadrizal Labay MP
melalui Kabid Pengendalian Kerusakan Lingkungan Martin MR kepada riaupos online
Jumat (20/1), titik hotspot di Riau nihil atau tak ditemukan lagi pada Kamis (19/1), namun pada Kamis itu di Pulau Sumatera masih ada ditemukan titik hotspot sebanyak 11 titik. Ini berati turun dibanding Rabu lalu yang mencapai 61 titik hotspot di Pulau Sumatera.

Kendati titik hotspot turun namun dalam pemantauan riaupos online pada Jumat petang
(20/1) kabut asap tipis mulai menyelimuti Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau.

Kondisi kabut asap tipis ditambah panas terik dengan suhu permukaan Kota Pekanbaru
sekitar 33 derajat celcius Jumat siang hingga petangnya (20/1), sedikit membuat gerah warga kota minyak ini. Kondisi gerah ini sangat terasa terutama bagi pengendara sepeda motor. Namun warga kota belum menggunakan masker. Sementara aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru belum terganggu.

Munculnya kabut asap di Pekanbaru selain adanya titik hotspot tadi, juga akibat beberapa warga mulai membakar lahan semak belukar. Di beberapa sudut kecamatan di Kota Pekanbaru ditemukan beberapa warga yang sengaja membakar semak belukar di ladangnya menimbulkan kepulan asap ke udara Kota Pekanbaru.(azf)

Graha Pena Riau Space for Rent
KOMENTAR
Berita Update
Bathin Galang Pecahkan Rekor Dunia
2 Agustus 2015 - 08.02 wib
Menebas Halangan untuk Kemajuan Seni
Menebas Halangan untuk Kemajuan Seni
2 Agustus 2015 - 08.01 wib
Puisi dan Budi Pekerti
2 Agustus 2015 - 07.59 wib
Orangtua Penentu Nasib Anak
2 Agustus 2015 - 07.55 wib
Pemerintah Harus Lebih Peduli
2 Agustus 2015 - 07.53 wib
Kembalikan ke Daerah Asal
2 Agustus 2015 - 07.51 wib
Anak Itu Harta Terindah
2 Agustus 2015 - 07.50 wib
Kejar Uang, Kuasai Simpang
2 Agustus 2015 - 07.44 wib
Komite Wasit Segera Laporkan Solikin
2 Agustus 2015 - 07.40 wib
Wushu Target Tujuh Atlet Lolos PON
2 Agustus 2015 - 07.37 wib
Riza Pahlefi: Ambil Faedah Sejarah
2 Agustus 2015 - 07.31 wib
37 Ribu Ha Sawah Terancam Gagal Tanam
2 Agustus 2015 - 07.21 wib
Asap Tebal, Hotspot Tak Termonitor
2 Agustus 2015 - 07.18 wib
Hujan Buatan Terus Diupayakan
2 Agustus 2015 - 07.14 wib
Cari Berita
Follow Us
Populer hari ini