DAERAH
 
Warga Pelalawan Heboh Bisnis VGMC
Banyak yang Galau Setelah Gadaikan SK
5 Oktober 2012 - 10.12 WIB > Dibaca 3106 kali Print
 
Laporan, MASHURI KURNIAWAN, Pangkalankerinci mashurikurniawan@riaupos.co

Investasi menggiurkan dengan keuntungan berlipat dari Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) ternyata banyak diikuti PNS, pengusaha, pedagang, anggota DPRD, bahkan masyarakat biasa, di Kabupaten Pelalawan.

Bahkan ada yang investasi miliaran rupiah. Dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Namun, keuntungan tersebut sekarang tinggal mimpi saja.

Perbincangan hangat yang menyebutkan tentang susahnya pencairan dana dari VGMC terus dibincangkan di kedai kopi dan kantor dinas.

Bahkan nilai investasi masyarakat yang ikut investasi tersebut ada yang mencapai Rp1 miliar. Sedangkan rata-rata investasi Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Seperti yang diutarakan Husni Tamrin, di Pangkalankerinci. Tamrin menyebutkan, investasi ini sangat menggiurkan. Namun, dirinya tidak tertarik untuk investasi tersebut. Lebih baik berfikir tentang kepentingan masyarakat dan usaha kebun saja.

‘’Saya bilang menggiurkan katanya kalau investasi Rp100 juta bisa dapat per bulan Rp25 juta per bulan. Siapa yang yang mau member uang sebesar itu. Tapi, sekarang saya dengan pembicaraan di tengah masyarakat banyak yang mengeluh. Bahkan ada yang termenung karena baru masukan investasi Rp300 juta sampai gadaikan SK. Namun dananya tidak bisa diambil lagi,’’ ujarnya kepada Riau Pos, Kamis.

Dari penuturan Tamrin, investasi ini memang sudah ada ang memberikan keuntungan. Namun, bila sudah tidak bisa dibuka lagi websitenya, dana tidak dapat diambil, menurut dia, banyak kerugian yang dialami masyarakat.

‘’Dari informasi yang diperoleh di lapangan, investasi VGMC di Kabupaten Pelalawan bisa mencapai Rp645 miliar. Ada yang menggadaikan SK PNS, rumah, hanya untuk investasi ini,’’ ungkap Tamrin

Dia berharap ke depan masyarakat bisa berfikir lebih baik lagi, sebelum melakukan investasi. Yang paling penting, cek dulu kebenaran tentang investasi tersebut, bertanya terlebih dahulu dengan orang yang ahli investasi.’’ Jangan salah pilih investasi,’’ pungkasnya.

Andre salah satu PNS Pemkab Pelalawan juga menyatakan, bisnis VGMC memang sangat menggiurkan. Dia menggadaikan SK untuk mendapatkan modal sebesar Rp100 juta di VGMC.

‘’Baru berjalan satu tahun, informasi VGMC tidak bisa dibuka lagi sedikit membuat saya khawatir. Karena belum pulang modal,’’ kata Andre kepada Riau Pos, saat makan siang di sebuah kedai kopi Jalan Akasia.

Wakil Bupati Pelalawan, H Marwan Ibrahim menambahkan, dirinya sudah mengingatkan kepada seluruh PNS untuk tidak terlalu mengikuti hawa nafsu berinvestasi di VGMC.

Karena, kalau uangnya tidak kembali, bisa menyebabkan fikiran tidak tenang. Sebaiknya, sambungnya, lakukan tugas dengan baik sebagai pelayan kepada masyarakat.

‘’Saya sudah mengingatkan kepada seluruh PNS untuk bisa lebih tenang dalam melakukan investasi. Kalau sudah kejadiannya ada informasi VGMC sudah mulai susah melakukan transaksi seperti speedline tentulah berdampak buruk bagi yang investasi,’’ pungkasnya.***  

 
 
 
 
 
 
blog comments powered by Disqus  
 
 
 
 
 
Puting Beliung, Warga Rambah Utama Alami Patah Tulang
Pembangunan Jalan Poros Diminta Direalisasikan
Pelaku Penipuan Modus Pemasangan Listrik Antardaerah Ditangkap
Warga Sebut RIS-PNPM Rantau Panjang Tak Prosedural
Jalan Pahlawan Rusak, Puluhan KK Mengeluh
Kampar Pilot Project Pakan Ikan Lokal
Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Malaria
Penghuni Lapas Teluk Kuantan Didominasi Kasus Narkoba
Pembuatan Tanda Batas TNTN Mendesak
Ditargetkan Kecamatan Ada Sekolah Inklusi
 
 
 
 
Riau Pos Group
Support by: