DAERAH
 
Kejari Siap Kawal Sidang Ulang Direktur PT TK
18 Maret 2013 - 15.12 WIB > Dibaca 993 kali Print
 
PANGKALANKERINCI (RP)-Kejari nyatakan siap mengawal sidang ulang Direktur PT Tenaga Kampar (TK) terpidana Budi Artiful.

Demikian dikatakan Humas Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan Rico Sitanggang SH kepada Riau Pos, baru-baru ini di Pangkalankerinci. Dikatakannya, sebelum menyerahkan diri, terpidana kasus perambahan hutan di areal hutan Desa Sukoi, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan tahun 2007 silam ini, telah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri (PN) Pangkalankerinci.

‘’Pengajuan PK terhadap Budi Artiful terpidana ilegal logging yang didampingi penasehat hukumnya (PH) telah diajukan pada Selasa (5/3) lalu,’’ terang Rico.

Rico mengungkapkan, sebelumnya Budi juga telah mengajukan PK ke PN Pelalawan, pada 17 Oktober 2012 lalu melalui istrinya selaku ahli waris. Tapi baru beberapa kali digelar sidang, dan sempat tertunda beberapa kali. Setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pangkalankerinci menolak membacakan, sebelum menghadirkan terpidana Budi tersebut.

‘’Maka pada 29 Januari lalu, permohonan PK disampaikan oleh PH terpidana ke PN Pelalawan. Sehingga PK pertama yang diajukan dianggap batal dan kini kembali diajukan oleh terpidana Budi setelah sempat dinyatakan buron oleh pihak Kejari Pangkalankerinci,’’ ucapnya sambil menambahkan  jadwal sidang belum pasti, tapi kemungkinan dalam waktu dekat, karena sedang dilakukan persiapan.

Di tempat terpisah, Kepala Kejari Pangkalankerinci Edi Guswar ketika dikonfirmasi Riau Pos, melalui Kasi Pidum Yanuar Rheza SH, mengaku PK yang diajukan terpidana Budi Artiful merupakan haknya. Namun demikian, terpidana ini tetap harus menjalani hukuman di Lapas Pekanbaru. Setelah divonis 4 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar dan subsider 6 bulan kurungan oleh Mahkamah Agung RI.(*2)

 
 
 
 
 
 
 
blog comments powered by Disqus  
 
 
 
 
 
Puting Beliung, Warga Rambah Utama Alami Patah Tulang
Pembangunan Jalan Poros Diminta Direalisasikan
Pelaku Penipuan Modus Pemasangan Listrik Antardaerah Ditangkap
Warga Sebut RIS-PNPM Rantau Panjang Tak Prosedural
Jalan Pahlawan Rusak, Puluhan KK Mengeluh
Kampar Pilot Project Pakan Ikan Lokal
Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Malaria
Penghuni Lapas Teluk Kuantan Didominasi Kasus Narkoba
Pembuatan Tanda Batas TNTN Mendesak
Ditargetkan Kecamatan Ada Sekolah Inklusi
 
 
 
 
Riau Pos Group
Support by: