DAERAH
 
415 Guru Non PNS Terima SK Penyesuaian
2 Mai 2013 - 12.11 WIB > Dibaca 4625 kali Print
 
BAGANSIAPI-API (RP) - Sebanyak 415 pegawai bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Rohil menerima SK Inpassing (penyesuaian) yang dikeluarkan dari Kementerian Agama RI. Pegawai bukan PNS di lingkungan Kamenag Rohil yang mendapatkan SK Inpassing tersebut sebagian besar merupakan kalangan tenaga pendidik atau guru dari tingkat Raudhatul Anfal (RA), Madrasah Ibtidayah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

‘’Untuk menjadi guru bukan PNS di kalangan Kamenag itu, bukan mudah. Ada kriterianya seperti masa kerja dan jam tatap muka serta seleksi. Seleksi itu sendiri dilakukan secara bertingkat. Yakni dimulai dari Kamenag Rohil. Hasil dari Kamenag Rohil diserahkan ke Kanwil Kamenag Riau untuk kembali diseleksi,’’ kata Kepala Kantor Kamenterian Agama Rohil H Agustiar SAg kepada Riau Pos, Rabu (1/5) di Bagansiapi-api.

Selanjutnya, tambah Agustiar, hasil dari Kanwil Kamenag Riau kembali dikirimkan ke Biro Kepegawaian Kamenag Pusat untuk diseleksi. ‘’Alhasil dari sekitar 600 orang guru bukan PNS yang ikut seleksi, hasilnya yang mendapatkan SK Inpassing khususnya di wilayah Kabupaten Rohil hanya sebanyak 415 orang. Guru bukan PNS di lingkungan Kamenag Rohil yang mendapatkan SK Inpassing itu, boleh dikatakan terbanyak antara kabupaten dan kota yang ada di Riau,’’ kata Agustiar.

Tujuannya, lanjut Agustiar, adalah untuk mengangkat derajat dan kesejahteraan bagi para guru bukan PNS tersebut. Karena, guru bukan PNS tersebut memiliki hak yang sama seperti kalangan pegawai PNS. ‘’Misalnya pembayaran tunjangan sertifikasi yang semua disesuaikan SK. Tapi setelah ada instruksi disesuaikan dengan SK Inpassing, maka tunjanganya harus dibayar sesuai pangkat dan golongan serta masa kerjanya sebagai guru bukan PNS,’’ kata Agustiar.

Selain itu, tambah Agustiar, guru bukan PNS yang telah menerima SK Inpassing tersebut bila naik pangkat dan mengabdi selama 60 tahun.

‘’Ini merupakan salah satu program dari Kementerian Agama RI dalam meningkatkan kesejahteraan para guru yang ada di daerah. Bedanya, kalau guru PNS di masa akhir jabatannya masih mendapatkan dana pensiun.(sah)
 
 
 
 
 
 
blog comments powered by Disqus  
 
 
 
 
 
Puting Beliung, Warga Rambah Utama Alami Patah Tulang
Pembangunan Jalan Poros Diminta Direalisasikan
Pelaku Penipuan Modus Pemasangan Listrik Antardaerah Ditangkap
Warga Sebut RIS-PNPM Rantau Panjang Tak Prosedural
Jalan Pahlawan Rusak, Puluhan KK Mengeluh
Kampar Pilot Project Pakan Ikan Lokal
Musim Hujan, Warga Diminta Waspadai Malaria
Penghuni Lapas Teluk Kuantan Didominasi Kasus Narkoba
Pembuatan Tanda Batas TNTN Mendesak
Ditargetkan Kecamatan Ada Sekolah Inklusi
 
 
 
 
Riau Pos Group
Support by: