Depan >> Opini >> >>

Arif Mujahidin

Penjelasan dari Sarihusada tentang SGM Soya

9 Agustus 2012 - 08.57 WIB > Dibaca 6018 kali | Komentar
 

Sehubungan dengan berita di Riau Pos tanggal 31 Juli 2012 “Berjudul Ribuan Minuman Kaleng Ditarik”,  di mana dalam berita itu tertulis bahwa susu pertumbuhan SGM Soya merupakan salah satu produk makanan yang ikut ditarik, bersama ini perlu kami jelaskan sebagai berikut:

Pertama, susu pertumbuhan SGM Soya merupakan produk dalam negeri produksi PT Sarihusada yang telah mendapatkan izin dari BPOM dengan perincian:

1. SGM Soya 1: BPOM RI MD 811409453040 (1 Juni 2011-1 Juni 2016)
2. SGM Soya 2: BPOM RI MD 811409452040 (9 Mei 2011-9 Mei 2016)
3. SGM Soya 3 - Presinutri: BPOM RI MD 811409451040 (9 Mei 2011-9 Mei 2016)
4. SGM Soya 4 - Presinutri: BPOM RI MD 811409448040 (14 Maret 2011-14 Maret 2016)

Kedua, produk ini diedarkan di seluruh Indonesia dan mendapatkan penerimaan yang baik dari konsumen sebagai salah satu produk nutrisi berkualitas dan terjangkau  untuk anak-anak Indonesia.

Ketiga, kami telah melakukan konfirmasi  dengan pihak BPOM Pekanbaru melalui ibu Evi Mardini (Bagian Pelayanan) dan Veranika Ginting (Kepala Seksi Pemeriksaan) pada tanggal  2 Agustus 2012, dan menurut mereka, tidak ada produk susu pertumbuhan SGM Soya yang  terkena “razia” atau ditarik dalam inspeksi yang dilakukan BPOM Pekanbaru.

Keempat, dengan demikian, tampaknya telah terjadi salah sebut/salah kutip merek/produk dalam isi berita di atas.

Untuk itu kami mohon agar redaksi dapat meralat berita dimaksud serta memuat penjelasan ini sebagai bagian dari hak jawab kami serta untuk memberikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat. Terima kasih atas perhatiannya.***


Arif Mujahidin,  Corporate Affairs Head Sarihusada.

KOMENTAR
Lainnya
Terbaru
Gubri: Riau Banyak Memberikan Kontibusi Kepada Negara

Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:57 WIB

Penangkapan Gatot Brajamusti Sangat Disayangkan

Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:42 WIB

Ketua DPD PDI P Jakarta di Copot, Langkah Ahok Mulus?

Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:36 WIB

Kata Kapolri: Yang Bakar Hutan Tangkap dan Proses

Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:28 WIB

Pembakar Lahan Tak Takut pada Helikopter atau F-16

Selasa, 30 Agustus 2016 - 00:19 WIB

Follow Us