Riaupos.co

Provinsi Rekom Pembangunan Gedung Pustaka Empat Lantai di Kuansing
2018-08-15 10:30:47 WIB
 
Provinsi Rekom Pembangunan Gedung Pustaka Empat Lantai di Kuansing
 
KUANSING (RIAUPOS.CO) - Setelah melalui pertimbangan dan analisa yang cukup mendalam, akhirnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Riau memberikan surat rekomendasi ke pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, untuk membangun gedung perpustakaan empat lantai di Kuansing.


Hal itu tertuang dalam surat rekomendasi yang ditandatangani langsung oleh Kepala Dipersip Riau, Dr Hj Rahima Erna dan diberikan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, Drs Azhar di Pekanbaru beberapa waktu lalu.


“Alhamdulillah, rekomendasi dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau sudah kita dapat, tentunya kita berterima kasih atas dukungan dan suport yang telah di berikan,” ujar Azhar di dampingi Kasi Akuisisi Dispersip Kuansing, Hevi Heri Antoni, SSos MSi.


Dijelaskan Azhar, beberapa waktu lalu, Kadis Dipersip Riau beserta jajaran sudah berkunjung ke Kuansing. Mereka sudah melihat langsung kondisi gedung dan berbagai persyaratan yang diminta juga sudah dipenuhi.


“Saya juga selalu melakukan koordinasi baik dengan Kabid Perpustakaan Dispersip Riau, Irwan maupun Kabid Arsip Dispersip Riau, Sri Mekka. Tujuannya untuk penguatan kelembagaan, baik pelayanan perpustakaan maupun percepatan tata kelola kearsipan,” ujar Azhar.


Pada prinsipnya, lanjut Azhar, pihak provinsi sangat responsif dengan upaya yang sudah, tengah dan akan dilakukan.  Bahkan untuk pembangunan gedung baru tersebut, persyaratan yang digariskan Dispersip Riau juga sudah dipenuhi, seperti DED, keabsahan lahan dan lainnya.


“Mari kita doakan agar upaya ini membuahkan hasil. Untuk saat ini, minat baca di Kuansing terbilang tinggi. Ini terbukti ketika mobil pustaka keliling mendatangi beberapa sekolah yang ada di Kuansing. Kami sampai kewalahan memberikan jadwal. Karena permintaan dari sekolah untuk bisa datang ke sekolah mereka,” ujar Azhar.


 Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi saat dimintai keterangan terkait pembangunan pustaka tersebut mengatakan bahwa, Pemkab Kuansing mengapresiasi langkah yang dilakukan Dispersip Kuansing. Menurut Mursini, proposal yang sudah disampaikan tersebut direspon pemerintah pusat sehingga Kuansing dalam waktu dekat mempunyai gedung pustaka yang megah.


“Secara pribadi dan kelembagaan, saya juga apresiasi Dispersip Riau yang mensuport penuh upaya kita dan memberikan bimbingan terhadap Dispersip Kuansing. Ini adalah langka awal bagi kita. Semoga terlaksana secepatnya,” kata Mursini.


Selain itu, Dispersip Kuansing juga memberikan pembekalan tentang Tata Kelola Arsip serta tata cara pengklasifikasian arsip terhadap OPD dan kecamatan bersama Kabid Arsip Dra Hj Harnita MPd beberapa waktu lalu. Dalam agenda tersebut, seluruh OPD dan pihak kecamatan dihadirkan guna membahas tentang pembentukan unit kearsipan, yang suratnya ditanda tangani langsung oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini  MSi saat itu


“Alhamdulillah, sebagian OPD dan kecamatan sudah merespon dan mengantarkan SK unit kearsipan ke Dispersip Kuansing,” ujar Harnita.


Tujuannya, lanjut Harnita, agar petugas yang sudah ditunjuk sebagai pengelola unit kearsipan, benar benar mampu melakukan pengelolaan dan pengklasifikasian arsip sesuai dengan kaidah dan aturan yang ada.Pusat Bantu 1 Unit Mobil Pustaka Keliling
Dinas Perpustakaan dan kearsipan Kuantan Singingi mendapat bantuan satu unit mobil pustaka keliling dari Dinas Perpustakaan Nasional di Jakarta beberapa bulan yang lalu.


Bantuan yang diserahkan Kabid Pengembangan Perpustakaan Nasional, Sukoyo, SSos MSi tersebut tidak hanya mobil pustaka keliling. Namun beberapa bantuan lainnya seperti, mesin genset, tv dan laptop juga diterima kepala Dinas Perpustakaan Kuansing, Drs Azhar.


Azhar berharap, dengan bantuan tersebut, hendaknya akan meningkatkan kualitas dan minat baca anak sekolah. Terutama yang berada di daerah terpncil.


“Semoga melalui bantuan mobil perpustakaan keliling ini, Kuansing bisa lebih maju dan minat baca masyarakat makin meningkat. Bantuan mobil ini sangat penting untuk menjangkau daerah-daerah yang jauh dari ibukota kecamatan,” ujar Azhar.


Azhar menyebutkan, bantuan itu merupakan bentuk kepercayaan pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak Bupati. Tanpa kerja keras dan dukungan pemerintah Kabupaten Kuansing, tentu semua ini tidak tercapai. Begitu juga peran DPRD Kuansing untuk menumbuhkembangkan anak didik kita,” kata Azhar.


Cara lain yang dilakukan Dispersip Kuansing untuk meningkatkan minat baca masyarakat terutama para pelajar, yaitu dengan mendatangi berbagai sekolah yang ada di Kuansing. Cara tersebut dinilai ampuh karena Dispersip Kuansing menyediakan berbagai macam buku yang populer.


Salah satunya dengan mendatangi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 yang berada di Desa Sekakak Kecamatan Cerenti. Dalam kunjungan tersebut, antusias guru-guru dan pelajar membuat pihak pustaka keliling harus mengatur jadwal.


“Iya, kami sudah masuk ke hampir semua kecamatan di Kuansing ini. Cuma karena terkendala mobil dan anggota yang kurang, sehingga belum semua permintaan kepala sekolah bisa kami penuhi. Tapi kami berjanji akan mendatangi setiap sekolah yang meminta, sekalipun dipelosok kecamatan yang jauh dari ibukota Teluk Kuantan,” kata Azhar.


Menurut wakil kepala sekolah SMPN 3 Sikakak, Yusmarni merasa terharu dengan kedatangan Pusling tersebut. Menurut Yusmarni, awalnya pihak sekolah merasa pesimis karena sekolah mereka sangat jauh dari kota Teluk Kuantan.


“Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pusling ke sekolah kami. Kami juga kaget saat melihat Pak Kadis Perpustakaan dan Kearsipan ikut turun langsung. Semoga Pusling mengutamakan sekolah-sekolah yang terpencil terlebih dahulu,” ujar Yusmarni.


Azhar juga merasa bangga dengan sambutan dari majelis guru dan siswa SMPN 3 Sikakak yang begitu antusias. Terlihat dari kerumunan siswa untuk membaca buku yang disediakan. “Kami sangat terbantu dengan mobil Pustaka Keliling ini. Dengan adanya agenda seperti ini, minat baca siswa akan semakin tinggi,” ujar Azhar.


Selama kunjungan ke beberapa daerah, persoalan anggota dan anggaran memang menjadi kendala. Apalagi sekolah yang dikunjungi berada didaerah terpencil.


Makanya, pemerintah daerah selalu berpesan untuk selalu menjaga arsip. Jika arsip terjaga dengan baik, maka dipastikan bisa mengatasi masalah yang mungkin terjadi. Hal itu ditegaskan Arsiparis Riau, Drs Minang Puji Astuti didampingi beberapa waktu lalu.


Dikatakan Drs Minang Puji Astuti, keberadaan arsip terjaga sangat dibutuhkan dalam suatu OPD, terlebih Badan Kepalegawaian Daerah (BKD) yang membidangi ribuan pegawai di Kuansing.


“Maka peran pengelolaan arsip yang baik sangat penting, sehingga semua terjaga dengan baik,” ujar Astuti.


Terkait surat menyurat, kunci utama harus mengacu pada tata naskah dinas. Sehingga diharapkan, pasca sosialisasi tersebut penggunaan surat menyurat sudah seragam dan mengacu pada tata naskah dinas.


Kuansing beberapa tahun belakangan sudah berturut-turut mendapat peringkat tiga dalam lomba perpustakaan sekolah tingkat SLTA se-Provinsi Riau. Pencapaian tersebut adalah bentuk keseriusan pemkab dalam memperhatikan pendidikan anak-anak.


Dari hasil penilaian dewan juri, maka Kabupaten Kuantan Singingi yang mengirimkan Perpustakaan Sekolah SMAN Pintar kembali meraih juara tiga pada tahun 2017 hingga 2018. (cr6/jps/dac/adv)

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=187980&kat=10

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi