Riaupos.co

Alamaaak!
Ditipu Nama Menu
2018-08-03 12:49:22 WIB
 
Ditipu Nama Menu
 
(RIAUPOS.CO) - Kafe dan restoran tumbuh bak jamur di Kota Pekanbaru. Tak hanya menawarkan makanan dan minuman, pemilik kafe juga menyajikan ruangan kafe yang berkonsep dan unik. Tujuannya supaya pengunjung tertarik dan betah berlama-lama di kafe.

Tak hanya itu. Daya tarik lainnya adalah nama makanan yang disajikan. Makin unik, makin penasaran pengunjung untuk mencobanya.

Tapi tetap saja jangan salah pilih. Kalau tidak, ya siap-siap saja kecewa.

Seperti pengalaman Joni, mahasiswa semester 5. Saat itu, ia dan teman-temannya tertarik mengunjungi sebuah kafe di Jalan Arifin Achmad. Dari pengamatannya setiap kali melintas di jalan tersebut, kafe itu selalu ramai pengunjung. Makanya ia penasaran dengan menu yang ditawarkan kafe itu.

“Kami penasaran kenapa selalu ramai di sana. Mungkin makanannya enak dan murah,” ujar Joni memulai cerita.

Setelah melihat menu yang ditawarkan pramusaji, Joni memesan nasi goreng kampung dan minuman american sweet orange.

Cukup lama menunggu, pesanan Joni tiba. Nasi goreng yang dipilihnya sesuai dengan apa yang diharapakan Joni. Baik dalam hal penampilan maupun rasa.

Tapi berbeda dengan minuman yang dipilihnya. Benar-benar di luar ekspektasi Joni. American sweet orange yang dipilihnya ternyata penampilannya tidak ada yang istimewa. Kesan barat sesuai namanya pun tidak terlihat. Hanya gelas kaca berisi air berwarna orange.

Ia pun mulai mencoba rasanya. “Astagaa..., rasanya seperti minuman serbuk,” kata Joni.

Karena penasaran, Joni pun mencari di Google tentang minuman american sweet orange. Hasilnya, minuman itu salah satu varian yang dikeluarkan produk minuman serbuk sachet.

“Pintar banget yang buat menu. Karena menulis menunya pakai istilah barat, jadi mahal banget harganya. Padahal biasa beli di luar seribu per bungkus. Ini malah jadi Rp10 ribu,” ujarnya kesal. Alamaaak!(cr9)






 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=187472&kat=21

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi