Riaupos.co

Hasil Tangkapan Nelayan Turun Drastis
2018-08-08 17:30:08 WIB
 
PERAWANG (RIAUPOS.CO) - Nelayan yang berdomisili di Tualang, Kecamatan Tualang mengeluhkan sulitnya mencari ikan di sungai saat ini.


Sebagian nelayan mengakui hasil tangkapan kini tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, karena sekali turun ke sungai mereka hanya mampu memperoleh ikan sebanyak 18-20 kg. Sebelumnya, mereka bisa membawa pulang sampai 100 kg dalam semalam.


Selain memperoleh penghasilan sedikit, ikan yang diperoleh lebih banyak ikan Rasau yang dijual per kilogram hanya Rp5.000.


Suprizal, nelayan Tualang menuturkan hasil tangkapan ikan sudah jauh menurun. Hal ini disebabkan salah satunya adanya pencemaran limbah.


‘’Sekarang ikan rasau yang banyak tertangkap. Ikan lain seperti juara, pantau dan lainnya sangat kurang sekali,” ujarnya, Selasa (7/8).


Terkait adanya bantuan dari Kampung Tualang berupa jaring dan belat, dirinya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kampung. ‘’Jaringnya sangat bagus, kami biasanya beli yang murah saja. Jika rusak, baru kami pakai jaring yang diberikan. Sayang dipakai sekarang, harganya mahal,” paparnya.


Hal senada juga disampaikan nelayan lainnya, Hendi yang mengeluhkan kondisi nelayan saat ini yang sulit mendapatkan ikan di sungai.


‘’Semalaman kita turun, paling banyak yang dapat 18 kg ikan rasau,” ungkapnya.(wik)

 

 
URL berita: http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=187685&kat=3

 
© 2015 Riaupos.co | Hak Cipta Dilindungi